Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan bahwa pemenuhan gizi bagi masyarakat bukan sekadar isu kesehatan publik, melainkan amanat konstitusi yang menjadi fondasi keadilan sosial. Hal itu disampaikannya dalam peringatan Hari Gizi Nasional 2026 bertajuk “Gizi, Konstitusi, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia” di Jakarta, Jumat (23/1).
Ibas menekankan bahwa akses terhadap gizi yang layak adalah hak konstitusional warga negara yang dijamin dalam Pasal 28H dan Pasal 34 UUD NRI 1945. Menurutnya, negara wajib hadir untuk menjamin pelayanan kesehatan dan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
"Keadilan gizi adalah bagian dari keadilan sosial. Tidak ada cermin yang lebih jujur tentang jiwa suatu bangsa selain bagaimana bangsa itu memperlakukan anak-anaknya, termasuk dalam menjamin kecukupan gizi," ujar Ibas, melalui keterangannya, Jumat (23/1/2026).
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI itu menyoroti pentingnya kesinambungan kebijakan gizi lintas era pemerintahan. Ia mengapresiasi fondasi yang diletakkan pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan penguatan Posyandu.
Langkah tersebut, menurut Ibas, kini diperkuat oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui kebijakan progresif seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia memandang program ini sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.
"Kita mendukung kebijakan negara membantu rakyat, namun kita juga tidak boleh menutup mata jika ada kebijakan yang perlu dievaluasi dan disempurnakan agar tepat sasaran," tambah lulusan Doktor IPB University tersebut.
Diskusi ini juga menghadirkan sejumlah pakar yang memberikan catatan kritis. Pakar kesehatan dr. Tan Shot Yen menekankan pentingnya kedaulatan pangan lokal. Ia mengingatkan masyarakat untuk mengurangi ketergantungan pada makanan ultra-proses (ultra-processed food) dan kembali pada bahan pangan segar yang beragam.
Sementara itu, Prof. Evy Damayanti menyoroti aspek keamanan pangan dalam program skala besar seperti MBG. Ia mengingatkan pemerintah untuk memperketat pengawasan mutu dan rantai pasok agar dampak positif gizi benar-benar tersampaikan ke siswa.
Dari sisi efektivitas, Anugrah Novianti memberikan perspektif perbandingan global mengenai pentingnya akurasi data, terutama untuk kelompok rentan seperti lansia, agar bantuan gizi diberikan sesuai dengan keterbatasan fisik dan ekonomi penerima. (H-2)
PN1 (Perfect Nutrition) resmi dinobatkan sebagai Minuman Kesehatan dengan Kandungan Nutrisi Terbanyak oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
MUI sebut program makan bergizi gratis (MBG) memiliki potensi sangat besar untuk mendukung pemenuhan gizi siswa dan ibu hamil di seluruh Indonesia.
Investasi gizi sejak dini merupakan kunci untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas di masa mendatang.
Pemenuhan gizi yang cukup dan seimbang tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga sangat menentukan perkembangan kognitif, motorik, hingga sosial emosionalnya.
UJI coba program Makan Bergizi Gratis segera dilakukan di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Uji coba dilakukan di SDN Sirahcai, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor.
Dukungan ini mencakup penyediaan katalog menu bergizi dan pelatihan keterampilan memasak agar makanan yang disajikan dalam skala besar tetap higienis, bervariasi, dan efisien.
Persagi bersama sejumlah mitra meluncurkan Program Edukasi Gizi Serentak yang menjangkau lebih dari 1.000 sekolah di berbagai wilayah Indonesia.
Seribu hari pertama kehidupan merupakan periode biologis yang sangat menentukan pembentukan fungsi otak, sistem imunitas, dan kapasitas metabolik anak.
Sup ayam angkak dinilai membantu mengatasi anemia pada remaja putri. Angkak kaya zat besi, vitamin B12, dan asam folat yang penting untuk pembentukan sel darah merah.
Aksi yang digelar untuk Hari Gizi Nasional tersebut juga diisi edukasi program Isi Piringku dari Kemenkes.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved