Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Minggu, 16 Februari 2025.
Dari hasil pemantauan BMKG, berikut prakiraan cuaca di 38 kota di Indonesia yang diprediksi mengalami potensi cuaca ekstrem, mulai dari awan tebal, hujan ringan, udara kabur, hingga hujan disertai petir:
Awan Tebal: Banda Aceh, Tanjung Pinang
Hujan Ringan: Medan, Pekanbaru, Padang, Jambi
Hujan Sedang: Bengkulu
Hujan Petir: Palembang, Pangkal Pinang, Lampung
Hujan Ringan: Serang, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya
Hujan Petir: Bandung
Berawan Tebal: Mataram
Hujan Ringan: Denpasar
Hujan Sedang: Kupang
Berawan Tebal: Pontianak
Hujan Ringan: Samarinda, Banjarmasin, Tanjung Selor
Hujan Petir: Palangkaraya
Hujan Ringan: Makassar, Mamuju, Palu, Gorontalo, Kendari, Manado
Hujan Ringan: Ambon, Sorong, Manokwari, Jayawijaya, Jayapura
Hujan Sedang: Ternate, Nabire, Merauke
Bibit siklon tropis 93W terdeteksi di Laut Cina Selatan, bergerak ke arah barat daya dengan potensi melemah. Pola sirkulasi yang semakin menghilang menjadi indikasi pelemahan sistem tersebut.
Daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) terpantau di:
Perairan timur Sumatera Utara
Pesisir utara Jakarta
Utara Jawa Barat
Kalimantan Tengah
Perairan timur Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Perairan barat Maluku
Maluku
Papua bagian tengah
Daerah pertemuan angin (konfluensi) terpantau di:
Samudra Hindia, selatan Nusa Tenggara Barat
Laut Sulawesi
Laut Arafuru
Kombinasi pola dinamika atmosfer tersebut meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan gelombang laut tinggi di sekitar wilayah bibit siklon tropis serta daerah konvergensi atau konfluensi tersebut.
Potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang diprediksi terjadi di wilayah:
Sumatera
Jawa
Bali
Nusa Tenggara
Kalimantan
Sulawesi
Maluku
Maluku Utara
Papua
Papua Barat
Peningkatan Kecepatan Angin: Kecepatan angin lebih dari 25 knot terpantau di Laut Cina Selatan, yang berpotensi memicu gelombang tinggi di perairan sekitar.
BMKG memperingatkan potensi banjir rob di beberapa pesisir:
Pesisir Batam
Pesisir Sumatera Barat
Pesisir Merauke
Imbauan untuk Masyarakat Prakiraan cuaca merupakan gambaran umum yang dapat berubah sesuai kondisi terkini. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan memperbarui informasi cuaca melalui aplikasi Info BMKG di Play Store dan App Store, situs web Info BMKG, serta akun media sosial resmi BMKG. (YouTube BMKG/Z-10)
BMKG peringatkan potensi hujan lebat di 12 wilayah Sumatra Barat jelang Lebaran 2026 akibat konvergensi udara. Cek daftar wilayah dan jadwal cuaca.
Kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu ini diharapkan menjadi perhatian dalam perencanaan aktivitas, terutama perjalanan darat, laut, dan udara, serta berbagai kegiatan luar ruang
Pada periode tersebut, kata dia, suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 25-33 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara berkisar 62-95 persen.
BMKG, melalui laman resmi https://www.bmkg.go.id/ yang dikutip di Jakarta, Selasa, mencatat kondisi hujan ringan terjadi di Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Barat
Sejumlah perairan Sumatra Utara berpotensi mengalami gelombang tinggi pada 27 hingga 29 Januari 2026 dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter.
Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan akan hujan ringan. Namun, potensi hujan petir sudah mulai muncul sejak pagi menjelang siang.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh terbentuknya tiga titik sirkulasi siklonik yang tersebar dari utara hingga timur wilayah Nusantara, memicu pertumbuhan awan hujan
Aktivitas sirkulasi siklonik di sejumlah perairan Indonesia meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di berbagai daerah.
BMKG mencatat peluang hujan di wilayah Kepri pada hari tersebut berada dalam kategori rendah hingga menengah (20–40 persen), dengan sebaran yang tidak merata.
BMKG peringatkan hujan lebat hingga angin kencang saat arus balik Lebaran 2026. Potensi cuaca ekstrem terjadi di banyak wilayah.
Akan tetapi, katanya, mulai Kamis ini, kondisi atmosfer menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan yang berpotensi memicu hujan di wilayah Cilacap dan sekitarnya.
Jakarta ditetapkan masuk dalam kategori Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat serta risiko bencana hidrometeorologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved