Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PERMASALAHAN kesejahteraan guru masih menggunung, salah satunya seperti pengangkatan guru dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pun kini masih terjadi. Wakil Ketua Komisi X DPR RI, My Esti Wijayati, mengungkapkan bahwa masih adanya permasalahan dalam pengangkatan PPPK.
"Saat periode lalu kami menyelesaikan pengangkatan PPPK, ternyata masih ada persoalan yang mengikuti. Ini membuktikan bahwa solusi tidak hanya berhenti di tahap pengangkatan, tetapi juga harus ada keberlanjutan kebijakan," kata Esti dalam RDPU di Senayan,Jakarta, Kamis (6/2).
Berbagai persoalan masih membayangi dunia pendidikan, khususnya terkait regulasi, kesejahteraan guru, serta kepastian status tenaga pendidik. Apalagi membaca postur anggaran pendidikan yang mencapai 20% dari APBN atau sekitar Rp724 triliun, di mana Rp347 triliun dialokasikan untuk transfer ke daerah guna sektor pendidikan.
"Ini potret pendidikan kita yang membutuhkan keseriusan bersama. Komitmen Presiden sudah jelas, beliau peduli terhadap pendidikan, baik dari sisi infrastruktur sekolah maupun kesejahteraan guru, baik negeri maupun swasta," ujarnya.
Senada dengan itu Anggota Komisi X DPR RI, Denny Cagur, menyoroti bahwa permasalahan pendidikan tidak hanya terkait kesejahteraan guru, tetapi juga menyangkut fasilitas sekolah yang masih membutuhkan perhatian lebih.
"Banyak hal yang harus dibenahi. Ini baru dari sisi guru, belum lagi sekolah-sekolah yang fasilitasnya sangat minim. Hari Senin, kami akan bertemu dengan Mendikdasmen, jadi aspirasi ini akan kami sampaikan langsung," ungkapnya.
Komisi X DPR RI memastikan akan terus menjadi wadah perjuangan bagi para guru dan tenaga pendidik di Indonesia. Dengan sinergi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat, diharapkan kebijakan pendidikan dapat lebih berpihak pada peningkatan kesejahteraan guru serta perbaikan kualitas pendidikan nasional. (Iam/M-3)
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025
Presiden Prabowo Subianto mendorong peningkatan dalam inklusi dan literasi keuangan nasional, termasuk pembentukan dewan baru yang fokus pada kesejahteraan keuangan.
Menag Nasaruddin Umar menegaskan perluasan akses Pendidikan Profesi Guru (PPG) kini tidak hanya diikuti oleh guru-guru agama Islam saja, tapi menjangkau seluruh guru lintas agama.
Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat tata kelola program-program prioritas untuk mewujudkan pemerataan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menempati peringkat kedua sebagai menteri berkinerja terbaik di Kabinet Indonesia Maju dengan tingkat apresiasi publik mencapai 67,3 persen.
Ibas berbincang dan mendengar aspirasi dari Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan, di antaranya KUB Mina Upadi, Sentra Mina Abadi, dan Mitra Bahari.
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) bertujuan meningkatkan kualitas fisik generasi muda sekaligus menjalankan kewajiban negara dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat.
Kemendikdasmen memastikan akan melakukan realokasi anggaran pada tahun 2026 guna mempercepat pemulihan sistem pendidikan di wilayah terdampak bencana Sumatra.
PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas utama dalam pembangunan nasional.
Anggaran Kemendikdasmen disebut harus minimal sekitar Rp110 triliun agar dapat secara maksimal menjalankan berbagai program baik itu tunjangan untuk para guru hingga wajib belajar.
Bupati mengatakan, Pemkab Banyumas mengalokasikan 34% APBD untuk sektor pendidikan, jauh di atas standar nasional yang hanya 20%.
Seharusnya program MBG, gaji guru dan dosen, dan sekolah kedinasan tidak masuk dalam anggaran pendidikan dan perlu dipisahkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved