Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
BNPB mencatat bahwa hingga pekan terakhir Januari 2025, bencana hidrometeorologi basah seperti banjir masih mendominasi kejadian bencana di Indonesia. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menegaskan bahwa sejumlah wilayah terdampak cukup signifikan baik dari segi jumlah korban maupun kerugian materiil.
"Banjir dan angin kencang yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menunjukkan bahwa puncak musim hujan masih berlangsung dan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan," ujarnya, Minggu (2/2).
Salah satu daerah yang terdampak adalah Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hujan lebat menyebabkan banjir bandang di Desa Labuhan Bontong pada 30 Januari 2025. "Sebanyak 478 kepala keluarga atau 1.483 jiwa terdampak akibat banjir bandang ini. Meskipun tidak ada laporan korban jiwa, genangan masih bertahan hingga Jumat malam," kata Abdul Muhari.
Banjir juga melanda Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, dengan dua kejadian signifikan pada 16 dan 28 Januari yang berdampak pada ribuan kepala keluarga. "Dalam dua kejadian banjir tersebut, total lebih dari 12.000 kepala keluarga terdampak di berbagai desa dan kecamatan," jelasnya.
Di Jawa Barat, angin kencang menyebabkan kerusakan di Kabupaten Bogor. Abdul Muhari menyebutkan bahwa 13 kepala keluarga terdampak dan beberapa rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang. "Warga telah mulai melakukan perbaikan rumah yang atapnya rusak akibat angin kencang," tambahnya.
Sementara itu, banjir di Kabupaten Bandung yang sebelumnya menggenangi ribuan rumah kini telah surut, memungkinkan akses jalan kembali normal. Di Riau, banjir berdampak pada beberapa kabupaten dengan jumlah korban mencapai puluhan ribu jiwa. "Di Rokan Hulu, sebanyak 1.332 kepala keluarga terdampak, sementara di Kampar jumlahnya jauh lebih besar, mencapai 17.329 jiwa," ungkapnya.
Di Kalimantan Barat, situasi lebih serius dengan banjir melanda beberapa kabupaten besar seperti Kubu Raya, Sambas, dan Landak. "Di Kabupaten Sambas, 44.881 jiwa terdampak dan dua orang meninggal dunia. Air masih belum surut dan curah hujan tinggi memperparah kondisi," terang Abdul Muhari.
Menanggapi kondisi ini, BNPB telah menyalurkan bantuan kepada daerah terdampak. "Kami telah memberikan bantuan senilai Rp489 juta kepada masing-masing lima kabupaten terdampak di Kalbar, dengan total bantuan BNPB mencapai Rp2,3 miliar," ujarnya. Selain itu, BNPB juga menyalurkan dana siap pakai, perahu karet, selimut, serta peralatan pendukung lain.
Selain bantuan logistik, BNPB melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari Lanud Supadio untuk mengurangi curah hujan di Kalimantan Barat. "Pada 29 Januari kami telah menyebarkan satu ton garam dan pada 30 Januari sebanyak dua ton, dengan harapan bisa mengurangi intensitas hujan di wilayah terdampak," jelas Abdul Muhari.
Di Jawa Tengah, banjir dan longsor juga terjadi di beberapa kabupaten seperti Batang, Kendal, Grobogan, dan Demak. "Banjir di Batang berdampak pada 575 kepala keluarga, sementara di Kendal satu orang meninggal dunia akibat banjir yang masih menggenangi beberapa titik," paparnya.
BNPB terus mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. "Peringatan dini cuaca dari BMKG menunjukkan potensi hujan lebat masih terjadi di beberapa wilayah, termasuk Kepulauan Riau, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan Kalimantan Timur. Kami mengajak seluruh pihak untuk tetap siaga," tutup Abdul Muhari. (Z-2)
"Bencana hidrometeorologi basah yang paling banyak terjadi adalah banjir 1.324 bencana diikuti cuaca ekstrem 575 kasus, tanah longsor 197 kasus dan gelombang pasang/abrasi 16 kasus,"
MEMASUKI pekan keempat April 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana hidrometeorologi basah yang didominasi oleh banjir.
Hujan deras disertai angin kencang merusak rumah warga dan fasilitas pendidikan di Desa Gondanglegi Wetan, Kecamatan Gondanglegi, Malang.
MEMASUKI pekan pertama bulan April, BNPB melalui Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) mencatat sejumlah kejadian bencana Hidrometeorologi Basah.
Banjir Kota Gunungsitoli merendam sekitar 500 unit rumah warga, satu fasilitas kesehatan, satu fasilitas pendidikan, serta 3 akses jalan.
BMKG mengumumkan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) akan kembali dilakukan pada 11-20 Maret 2025
Identifikasi trauma pada anak memerlukan kepekaan khusus karena mereka belum mampu mengomunikasikan perasaan mereka secara verbal.
Banyak orang, baik penyintas maupun relawan, cenderung mengabaikan kondisi mental mereka sendiri karena fokus utama tersita untuk menolong keluarga atau memenuhi kebutuhan dasar.
BPBD Kabupaten Majalengka mencatat mulai 1 Januari hingga 18 Februari 2026 telah terjadi 152 kejadian bencana di Kabupaten Majalengka.
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca resmi agar dapat melakukan mitigasi mandiri.
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
Kepala Klenteng Hok Tik Bio Purwokerto, Jawa Tengah, Suryana menyampaikan ungkapan keprihatinannya atas maraknya bencana yang timbul di berbagai daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved