Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BAGI individu dengan kadar kolesterol tinggi, pemilihan makanan yang tepat sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung. Dua jenis makanan yang sering menjadi perhatian adalah kuning telur dan gorengan.
Namun, mana di antara keduanya yang lebih berisiko bagi penderita kolesterol tinggi?
Kuning telur dikenal memiliki kandungan kolesterol yang tinggi. Menurut data dari National Institutes of Health (NIH), satu butir telur besar mengandung sekitar 186 mg kolesterol, yang sebagian besar terdapat pada kuningnya.
Meskipun demikian, penelitian menunjukkan bahwa konsumsi telur tidak secara signifikan meningkatkan kadar kolesterol darah pada sebagian besar individu. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam The American Journal of Clinical Nutritionmenemukan bahwa konsumsi hingga satu butir telur per hari tidak terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung pada populasi umum.
Namun, bagi individu dengan kondisi tertentu, seperti diabetes tipe 2, konsumsi telur yang berlebihan mungkin perlu diperhatikan.
Gorengan, di sisi lain, sering kali mengandung lemak trans dan lemak jenuh yang tinggi. Konsumsi lemak trans telah terbukti meningkatkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan menurunkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik), yang berkontribusi pada peningkatan risiko penyakit kardiovaskular.
Sebuah meta-analisis yang dipublikasikan dalam BMJ menyimpulkan bahwa asupan lemak trans berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit jantung koroner.
Berdasarkan bukti ilmiah yang ada, konsumsi gorengan tampaknya lebih berisiko bagi individu dengan kolesterol tinggi dibandingkan dengan kuning telur.
Namun, penting untuk diingat bahwa respons terhadap makanan dapat bervariasi antara individu. Oleh karena itu, disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan atau ahli gizi sebelum membuat perubahan signifikan dalam pola makan Anda.
Sumber:
Bagi penderita diabetes, penyakit kardiovaskular, dan tekanan darah tinggi, Dr Zakiah merekomendasikan konsumsi maksimal dua butir telur per minggu.
“Mengonsumsi kuning telur dapat meningkatkan kolesterol jahat adalah fakta. Pada bagian kuning telur, kandungan kolesterolnya sebesar 5% dari total lemak,”
Vitamin D bisa didapat dari kuning telur, susu kedelai hingga jamur maitake
Ten meningkatnya penderita jantung koroner berkaitan erat dengan faktor risiko yang makin umum ditemukan, di antaranya kurang gerak, obesitas, dan kebiasaan mengonsumsi gorengan.
Gorengan termasuk jajanan populer di Indonesia karena harganya murah, rasanya gurih, dan mudah ditemukan di pedagang kaki lima.
Istilah ini sangat populer di Indonesia, biasanya merujuk pada jajanan atau camilan yang dijual di pinggir jalan maupun di warung.
Konsumsi gorengan berlebihan memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker lambung. Bahkan, jenis makanan ini bisa menyebabkan diabetes tipe 2 dan obesitas.
Makanan gorengan memang enak dan menggugah selera, tapi konsumsi berlebihan sangat berisiko bagi kesehatan jangka panjang.
Menjaga suhu minyak tetap pada kisaran ideal 175-190°C dapat membantu mencegah gorengan menyerap terlalu banyak minyak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved