Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi IX DPR RI Irma Suryani menentang wacana serangga masuk dalam menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada anak sekolah. Menurutnya, wacana yang diungkap Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) itu tidak layak.
"Tentu tidak layak masuk variasi menu MBG, dan melalui media ini saya peringatkan sebaiknya BGN tidak perlu kasih argumen aneh-aneh, fokus saja pada kontrol kualitas dan mencegah potensi fraud yang mungkin terjadi," kata Irma saat dihubungi, Selasa (28/1).
Sebelumnya, Kepala BGN Dadan Hindayana membuka peluang serangga masuk dalam menu MBG di daerah tertentu yang terbiasa makan serangga seperti belalang atau ulat sagu. Ini ditujukan sebagai alternatif sumber protein. Meski di beberapa daerah ulat sagu dan belalang sering dikonsumsi, Irma tegaskan hal itu tidak layak sebagai alternatif sumber protein dan masuk ke menu MBG. Sumber protein bisa didapatkan dari telur, ikan, dan ayam yang masing-masing daerah memiliki ciri khas tersendiri dalam mengolahnya. Dengan begitu diharapakan siswa bisa senang dan lahap menyantap makanan bergizi sesuai ciri khas daerah masing-masing.
"Bikin gaduh saja. Jika masih ada makanan layak ngapain juga makan serangga meskipun di daerah tertentu ada yang mengonsumsinya. Protein hewani yang bisa didapat sebaiknya dari telur, ikan, atau ayam," ujar dia.
"Ingat MBG ini program sensitif, jadi harus kerja maksimal, tidak bisa kerja biasa-biasa saja," sambungnya.
Ahli Gizi Masyarakat, Tan Shot Yen menilai menyajikan serangga, ulat sagu dan semacamnya dalam menu program MBG akan merusak nafsu makan anak. Pada dasarnya kandungan dalam makanan bukan hanya mengenai gizi, yang tak kalah penting yakni keamanan pangan. Sehingga pemerintah daerah harus lebih baik menyajikan makanan seperti telur yang juga mengandung protein hewani, pengolahannya pun diawasi secara ketat hingga makanan itu sampai ke tangan siswa.(M-2)
Penghentian sementara operasional MBG ini merupakan bagian dari manajemen strategis agar distribusi tetap tepat sasaran.
BGN tutup 62 Satuan Pelayanan Gizi (SPPG) karena sajikan menu tak sesuai anggaran selama Ramadan 2026. Simak sanksi dan kronologinya di sini.
BGN selidiki dugaan keracunan 7 warga di Nabire usai konsumsi Makan Bergizi Gratis. Sampel dikirim ke Jayapura, SOP dapur diperketat.
Badan Gizi Nasional bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia meluncurkan program e-learning penyusunan laporan keuangan serta aplikasi pelaporan keuangan SPPG.
Sejumlah pakar dan hasil kajian sosiologi menunjukkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mampu memperkuat solidaritas dan semangat belajar siswa di sekolah.
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 1.512 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di wilayah II atau Pulau Jawa.
Wakil Ketua Komisi II DPR Aria Bima ingatkan pemerintah bahwa WFH satu hari bukan solusi tunggal hemat BBM.
Legislator PDIP Harris Turino mengajak masyarakat memperkuat solidaritas dan menjaga integritas di tengah tantangan ekonomi pada momen Idulfitri 1447 H.
Wakil Ketua Komisi X DPR, MY Esti Wijayanti, menolak keras wacana sekolah daring untuk penghematan BBM. Ingatkan dampak buruk 'learning loss' dan penurunan karakter siswa.
ANGGOTA Komisi III DPR RI, Abdullah, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan penjelasan mendetail terkait polemik peralihan penahanan Yaqut Cholil Qoumas.
Pemerintah resmi menetapkan Idulfitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Ketua Komisi VIII DPR dan Menteri Agama imbau masyarakat jaga toleransimeski ada perbedaan lebaran
WAKIL Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengapresiasi kesiapan petugas dalam arus mudik Lebaran 2026. Ia pun menyebut koordinasi antar-instansi sudah berjalan sangat baik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved