Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menyerukan peningkatan penanganan dan penuntasan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sebagai langkah penting untuk memutus rantai kekerasan di masyarakat.
"Kasus kekerasan yang tidak ditangani dengan baik tidak hanya melukai korban secara individu tetapi juga melemahkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum. Akibatnya, banyak korban yang memilih diam, memperkuat siklus kekerasan terus berulang," ujar Lestari dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/1).
Berdasarkan data Komnas Perempuan tahun 2024, tercatat 401.975 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Namun, Kepolisian melalui Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak/Pidana Perdagangan Orang (PPA/PPO) baru mampu menangani 105.475 kasus.
Lestari menegaskan, pihak terkait harus segera mengambil langkah strategis untuk menyelesaikan ribuan kasus kekerasan yang belum tertangani. Ia menilai penuntasan kasus ini krusial untuk membangun kepercayaan publik terhadap keseriusan pemerintah dalam melindungi warganya.
"Saya sangat prihatin dengan banyaknya kasus yang berlarut-larut dan tidak berpihak pada korban. Kondisi ini memberi peluang kepada pelaku untuk lolos dari jerat hukum, sementara korban kerap enggan melapor karena merasa tidak mendapat perlindungan yang cukup," tambahnya.
Sebagai anggota Komisi X DPR RI dan Majelis Tinggi Partai NasDem, Lestari mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengambil tindakan nyata dalam menuntaskan kasus-kasus tersebut.
Ia menegaskan, langkah ini menjadi bagian penting dari komitmen pemerintah untuk memenuhi amanat konstitusi dalam melindungi setiap warga negara.
"Dengan penanganan yang cepat dan tepat, keadilan bagi korban dapat ditegakkan, dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum dapat dipulihkan," pungkasnya. (RO/Z-10)
Insiden viral pengeroyokan guru oleh wali murid di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menjadi alarm keras darurat kekerasan di dunia pendidikan Indonesia.
UNISA Yogyakarta menyampaikan keprihatinan atas dugaan kasus kekerasan yang melibatkan dua mahasiswa UNISA Yogyakarta.
Dinas terus berkoordinasi dengan lintas instansi untuk memastikan ketersediaan layanan pengaduan yang mudah diakses oleh seluruh warga hingga tingkat kelurahan.
Tidak ada zona tertentu yang bisa dikategorikan rawan secara absolut karena potensi kekerasan dapat terjadi di mana saja.
Ia menjelaskan, koordinasi melibatkan berbagai unsur aparat penegak hukum.
Kemendikdasmen meluncurkan Gerakan Rukun dengan Teman yang merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mendorong percepatan akses bagi penyandang disabilitas agar mereka dapat berperan aktif dalam setiap tahapan pembangunan nasional.
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Lestari Moerdijat mendorong kesinambungan sektor pendidikan dan dunia usaha untuk menjawab tantangan sosial dan sektor ekonomi yang meningkat dalam proses pembangunan.
KEWASPADAAN terhadap ancaman gangguan kesehatan mental anak dan remaja harus ditingkatkan dan menjadi kepedulian bersama untuk segera diatasi.
KEMAMPUAN story telling atau bercerita sangat dibutuhkan untuk memberi pemahaman yang benar bagi masyarakat terkait langkah pengobatan yang tepat dalam mengatasi kanker.
BANGUN kewaspadaan masyarakat untuk mengantisipasi ancaman penyebaran virus Nipah di tanah air.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved