Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
OLAHRAGA merupakan salah satu hal yang mampu dilakukan masyarakat untuk menguatkan otot dan mengendalikan kadar gula dalam darah, selain asupan makanan. Aktivitas ini tidak hanya meningkatkan kebugaran pada tubuh, juga bisa mengatur kadar gula secara efektif.
Penderita diabetes sangat dianjurkan untuk rutin berolahraga. Olahraga memiliki manfaat yang sangat penting untuk pengidap diabetes, yaitu membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan menjaga kadar gula darah tetap terkendali.
Saat berolahraga, tubuh akan membutuhkan energi ekstra, sehingga menyebabkan otot menyerap glukosa dan terjadilah penurunan kadar gula darah.
Melatih kekuatan otot serta menjaga berat badan sangat bermanfaat untuk mencegah terjadinya kenaikan kadar gula darah pada tubuh.
Jenis olahraga yang satu ini cukup sederhana, namun memiliki manfaat yang baik. Orang yang memiliki riwayat penyakit diabetes sangat dianjurkan untuk berolahraga dengan memilih jalan cepat. Berjalan cepat juga termasuk latihan aerobik yang dapat meningkatkan denyut jantung. Dengan berolahraga ini, aliran darah akan menjadi lebih lancar dan peredarannya di dalam tubuh akan lebih baik.
Latihan beban ini harus dilakukan setidaknya dua kali seminggu pada hari yang tidak berturut-turut dengan intensitas sedang (50% dari 1 Repetisi Maksimal atau 1-RM) atau berat (75-80% dari 1-RM). Untuk dapat menguatkan kekuatan otot secara optimal, dianjurkan untuk melakukan setidaknya satu set pengulangan hingga mendekati kelelahan ataupun hingga 3-4 set.
Bersepeda dapat memberikan beberapa manfaat bagi penderita diabetes. Selain mengontrol kadar gula darah, bersepeda juga bisa menjadi pilihan olahraga dengan intensitas rendah yang baik bagi kesehatan sendi dan tulang. Tidak hanya itu, bersepeda juga dapat meningkatkan fungsi paru-paru dan kardiovaskular yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Yoga menjadi pilihan untuk mengatasi stress dan masalah kecemasan yang dialami salah satu penyakit diabetes. Jenis olahraga ini menggabungkan gerakan tubuh untuk membangun kelenturan, kekuatan dan keseimbangan tubuh. Rutin melakukan yoga juga bisa memperbaiki fungsi saraf, melawan resistensi insulin serta mengontrol dan menjaga kadar gula dalam darah. Yoga juga bisa membantu meningkatkan massa otot dan mengurangi tekanan dan risiko stres pada seseorang.
Selain yoga, Latihan Tai Chi juga cocok untuk dilakukan para penderita diabetes. Tai Chi merupakan olahraga yang berisi serangkaian gerakan tubuh yang lambat dan halus. Gerakan-gerakan dalam olahraga ini berfungsi untuk menenangkan tubuh dan pikiran. Latihan yang satu ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kebugaran tubuh dan kesehatan mental, mengendalikan kadar gula darah, serta mengurangi risiko kerusakan saraf.
Olahraga ini berfokus pada gerakan fisik yang disesuaikan dengan irama/musik pengiring. Senam ini membantu melancarkan sirkulasi udara dalam tubuh, sehingga meningkatkan metabolisme dan membuat penyerapan insulin bekerja lebih baik. (Halodoc/RSPI/RSUI/Z-3)
Oahraga yang dilakukan sesaat setelah sahur sangat tidak dianjurkan. Hal ini karena aktivitas fisik di pagi hari saat berpuasa dapat memicu dehidrasi.
Asupan nutrisi pada waktu sahur dan berbuka harus benar-benar diperhatikan agar kebutuhan vitamin, mineral, dan air tetap terpenuhi.
Studi terbaru mengungkap diabetes bukan sekadar masalah kesehatan, tapi ancaman bagi GDP dunia. Temukan mengapa pencegahan dini menjadi kunci stabilitas ekonomi.
Pada penderita diabetes, infeksi ini dapat berkembang lebih cepat, sulit disembuhkan, dan berpotensi menimbulkan komplikasi jika tidak ditangani secara tepat.
Langkah pertama dalam merawat luka diabetes adalah menjaga kebersihan luka setiap hari. Luka harus dibersihkan menggunakan air mengalir dan sabun
Diabetes tipe 5 atau maturity onset diabetes of the young (MODY), merupakan variasi diabetes yang biasanya muncul pada usia muda biasanya kurang dari 25 tahun.
Mengenali tanda-tanda awal gula darah tinggi, mengetahui langkah pertolongan pertama, serta menerapkan pola hidup pencegahan menjadi hal penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang.
Banyak orang mengaitkan kadar gula darah tinggi atau hiperglikemia langsung dengan diabetes. Namun, kenyataannya ada faktor lain.
Risiko metabolisme tubuh juga perlu diwaspadai dari tingginya kadar gula darah. Selain resistensi insulin, gula darah yang tinggi dapat meningkatkan komplikasi serius
Latihan kekuatan atau angkat beban dapat memberikan manfaat yang lebih besar daripada olahraga lari, khususnya dalam mengontrol gula darah dan mengurangi lemak tubuh.
Gula darah atau glukosa adalah sumber energi utama bagi tubuh manusia. Glukosa berasal dari makanan yang kita konsumsi setiap hari, terutama dari karbohidrat.
Jika tidak dikendalikan, hiperglikemia dapat menimbulkan kerusakan serius pada organ tubuh seperti mata, ginjal, saraf, dan pembuluh darah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved