Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Tips Puasa Penderita Diabetes: Olahraga Hingga Menu Berbuka

Akmal Fauzi
17/2/2026 22:33
Tips Puasa Penderita Diabetes: Olahraga Hingga Menu Berbuka
Ilustrasi: Pedagang melayani pembeli makanan untuk berbuka puasa (takjil) di Pasar Takjil Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta(ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

BAGI penderita diabetes dan hipertensi, menjaga kebugaran selama bulan Ramadhan memerlukan perhatian khusus pada pola makan dan aktivitas fisik. Dr. dr. Inge Permadhi, MS, SpGK(K), Dokter Spesialis Gizi Klinik dari Universitas Indonesia, membagikan strategi agar tubuh tetap fit tanpa risiko kesehatan yang membahayakan.

Waktu Olahraga Terbaik: Hindari Dehidrasi Pasca Sahur

Banyak orang memilih berolahraga setelah sahur, namun dr. Inge tidak menyarankan hal tersebut bagi penderita komorbid. Olahraga setelah sahur berisiko memicu rasa haus berlebih dan lemas di siang hari.

"Jangan lupa juga olahraga, misalnya kalau dilakukan sesudah sahur, dikhawatirkan (seseorang) menjadi haus, jadi, lakukan olahraga kira-kira setengah atau satu jam sebelum berbuka," kata Inge dikutip dari Antara, Selasa (17/2).

Melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sebelum berbuka dianggap lebih aman karena tubuh akan segera mendapatkan asupan cairan dan energi dalam waktu dekat.

Aturan Berbuka bagi Pasien Diabetes

Saat waktu berbuka tiba, penderita diabetes sering kali tergoda dengan hidangan manis. Namun, dr. Inge mengingatkan untuk tetap waspada dalam memilih menu takjil.

  • Hindari Makanan Terlalu Manis: Batasi konsumsi kolak atau buah dengan indeks glikemik tinggi seperti jambu, melon, atau madu secara berlebihan di awal berbuka.
  • Target Gula Darah: "Pemilihannya itu harus benar-benar supaya kadar gula darah meningkat normal, tidak menjadi meningkat berlebihan," tegasnya.
  • Pola Makan Bertahap: Disarankan makan dalam porsi kecil namun sering agar tubuh tidak lemas dan berat badan tetap terkontrol.

Strategi Protein dan Makan Malam

Untuk menjaga massa otot dan stabilitas gula darah, asupan protein harus mencapai 10-15 persen dari total porsi makan harian. Protein berperan penting dalam penyembuhan luka dan memperlambat penyerapan glukosa.

Berikut adalah tips manajemen makan malam:

  • Waktu Makan: Sebaiknya makan malam dilakukan sekitar tiga jam sebelum tidur.
  • Susu Khusus Diabetes: Sebagai tambahan nutrisi, susu diabetes bisa menjadi solusi praktis untuk memenuhi kebutuhan protein yang mungkin berkurang selama puasa.

"Memindahkan protein yang ada pada makan siang, sebelum tidur bisa mengonsumsi susu untuk diabetes," ujar dr. Inge. (Ant/P-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik