Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Jumat, 17 Januari 2025. BMKG mengimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi banjir rob di 14 wilayah pesisir Indonesia, serta cuaca ekstrem di 8 wilayah lainnya.
BMKG mencatat bahwa banjir rob berpotensi terjadi di wilayah pesisir berikut:
Melalui kanal YouTube resminya, prakirawan BMKG Satriana Roguna menyampaikan perkiraan cuaca di kota-kota besar:
BMKG menyebutkan kombinasi dinamika atmosfer dapat menyebabkan hujan lebat hingga cuaca ekstrem di wilayah berikut:
BMKG juga melaporkan dua bibit siklon tropis:
Kedua bibit siklon ini berpotensi menyebabkan perlambatan angin (konvergensi) di beberapa wilayah yang memicu pertumbuhan awan hujan dan gelombang laut tinggi.
Sirkulasi siklonik terpantau di perairan Barat Aceh, menyebabkan konvergensi angin di:
Konfluensi angin juga terpantau di:
BMKG mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap kecepatan angin >25 knot di wilayah:
Kondisi ini meningkatkan risiko gelombang tinggi di perairan terkait.
Tetap pantau informasi terbaru dari BMKG melalui kanal resmi untuk meminimalkan risiko yang ditimbulkan cuaca ekstrem.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
Sejak Januari 2026, pusat-pusat tekanan rendah tersebut telah mulai terpantau di wilayah selatan Indonesia dan berkontribusi terhadap peningkatan intensitas hujan di sejumlah daerah.
Lestari mengungkapkan bahwa pada penghujung 2025, sejumlah pakar sebenarnya telah menyampaikan peringatan mengenai potensi hujan lebat, fluktuasi cuaca, serta dampak perubahan iklim.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan status siaga hujan lebat untuk wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah pada 10 hari (dasarian) terakhir di Januari 2026.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
Peringatan tersebut disampaikan oleh Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Anisa S, berdasarkan hasil analisis data pasang surut air laut.
BMKG merilis prakiraan cuaca Indonesia untuk Sabtu, 22 November 2025. Salah satu pemicu utama cuaca buruk adalah Siklon Tropis Vina yang berada di perairan utara Australia.
BMKG menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami hujan ringan hingga lebat pada Rabu, 29 Oktober 2025.
PEMUDIK yang berencana akan menuju ke arah timur Pulau Jawa diimbau untuk mewaspadai potensi banjir rob di jalur pantura.
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi banjir air laut pasang (rob) di sepanjang pesisir pantai utara (pantura), Jawa Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved