Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMUDIK yang berencana akan menuju ke arah timur Pulau Jawa diimbau untuk mewaspadai potensi banjir rob di jalur pantura. BMKG menyatakan adanya potensi banjir rob di jalur pantura khususnya pada sore hingga petang.
Direktur Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo mengatakan bahwa banjir rob atau banjir akibat pasang air laut berpotensi melanda di jalur pantura masih akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan atau setidaknya sore - petang ini.
"Tepatnya banjir rob akan menggenangi jalan mulai sari pukul 15.00 WIB - 19.00 WIB. Jadi kami merekomendasikan supaya pemudik aman, diharapkan bisa melintas sebelum pukul 14.00 WIB dan setelah pukul 20.00 WIB," kata dia.
Eko menegaskan bahwa BMKG sudah menerbitkan peringatan dini dan menginformasikan potensi banjir rob di jalur pantura itu secara masif untuk menjadi rujukan arus mudik mulai Kamis (6/3).
Hal tersebut diungkapkannya guna merespons unggahan video di media sosial adanya kemacetan arus lalu lintas di jalur pantura Semarang-Demak, tepatnya pada ruas jalan di wilayah Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, yang tergenang banjir 10-40 sentimeter, Kamis (27/3) malam.
Adapun dalam peringatan dini BMKG telah melaporkan potensi banjir rob setidaknya pada 7-12 Maret 2025 dan 22-27 Maret 2025 di Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Brebes, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang.
Berdasarkan analisa tim Meteorologi Maritim BMKG dalam peringatan dininya banjir rob itu terjadi karena adanya fenomena bulan purnama (Perigee) 7 Maret 2025 dan bulan baru (Super New Moon) 29 Maret 2025 yang meningkatkan ketinggian air laut maksimum di sejumlah wilayah pesisir Indonesia, termasuk pesisir utara Jawa.
BMKG dalam hal ini juga telah menyediakan kanal informasi peringatan dini,prakiraan cuaca berbasis digital yang bisa diakses pemudik secara real-time melalui laman internet infoBMKG atau https://maritim.bmkg.go.id/cuaca/peringatan/banjir dan https://signature.bmkg.go.id/dwt/ yang dapat digunakan secara gratis selama 24 jam.
Bahkan, dia mengungkapkan bahwa Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas sudah membuka posko untuk menunjang akses informasi kondisi cuaca selama arus mudik/balik Lebaran, yang terintegrasi dengan tim petugas gabungan BPBD, Ditlantas, ataupun Satlantas Polres setempat.
"Semua informasi sudah terintegrasi. Bahkan, sudah kami sampaikan peringatan dini banjir rob ini kepada Gubernur Jawa Tengah jauh hari," ungkapnya. (Ant/E-4)
Selain akibat naiknya permukaan air laut, banjir rob di di wilayah tersebut juga terjadi akibat curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem.
Bahaya yang mengintai tidak hanya air laut, tapi juga dampak ikutan seperti angin puting beliung.
Di perairan utara Jawa Tengah masih berlangsung banjir rob, sementara itu gelombang tinggi 1,25-2,5 meter juga terjadi di perairan Karimunjawa akibat cuaca ekstrem.
Kepala BRIN Arif Satria menyatakan kesiapan riset dan inovasi Giant Sea Wall untuk mengatasi banjir rob dan penurunan tanah di Pantura Jawa.
Pada Minggu (4/1), kapal Dumai Line yang sedang melayani rute Dumai-Batam diterjang ombak tinggi dan angin kencang, menciptakan suasana mencekam di antara penumpang.
Peringatan tersebut disampaikan oleh Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Anisa S, berdasarkan hasil analisis data pasang surut air laut.
Di perairan utara Jawa Tengah masih berlangsung banjir rob, sementara itu gelombang tinggi 1,25-2,5 meter juga terjadi di perairan Karimunjawa akibat cuaca ekstrem.
Air laut pasang (rob) juga masih berlangsung di perairan utara, sehingga berdampak banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah.
FENOMENA bulan purnama (supermoon) Rabu (5/11) malam berpotensi menimbulkan air laut pasang (rob) di perairan utara Jawa Tengah.
Cuaca ekstrem masih berpotensi di 26 daerah di Jawa Tengah Selasa (4/11), air laut pasang (rob) menurun dan baru akan kembali terjadi Kamis (6/11).
Air laut pasang (rob) di perairan utara Jawa Tengah cukup tinggi mencapai 1,1 meter, juga berdurasi lebih panjang yakni pada pukul 01.00-06.00 WIB.
Banyak kendaraan mati mesin (mogok) akibat banjir dengan ketinggian 20-60 centimeter masih merendam di Jalan Kaligawe Raya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved