Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis perkiraan cuaca untuk Senin, 13 Januari 2025. BMKG memprediksi hujan akan mengguyur 36 kota besar di Indonesia dan waspadai potensi banjir rob.
Potensi banjir ROB tersebut diprediksi dapat terjadi di 12 wilayah pesisir Indonesia, yaitu:
Untuk Bibit siklon tropis 97S terdeteksi di Samudra Hindia Barat Daya Banten dengan kecepatan angin maksimum 20 knot dan tekanan udara 1.2 hPa, berpotensi berkembang menjadi siklon tropis rendah dalam 24 jam.
Sementara itu, area gangguan tropis di selatan Nusa Tenggara Barat memiliki kecepatan angin 15 knot dan tekanan udara 1.55 hPa, dengan potensi siklon tropis rendah.
Sirkulasi siklonik terpantau di Samudra Hindia Barat Aceh dan Laut Cina Selatan membentuk daerah perlambatan angin atau konvergensi dari perairan utara hingga barat Aceh dan Laut Natuna. konvergensi yang dapat meningkatkan hujan dan gelombang laut tinggi
Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi hujan sedang hingga lebat dan cuaca ekstrem yang perlu diwaspada.
Ini meliputi wilayah sebagian besar Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.
BMKG mengingatkan untuk mewaspadai peningkatan kecepatan angin yang dapat mencapai lebih dari 25 knot, terpantau di Laut Andaman, perairan Utara Aceh, Laut Cina Selatan, Laut Natuna Utara, Selat Malaka bagian utara, dan Samudra Pasifik timur Filipina.
Kondisi ini dapat meningkatkan gelombang laut, dengan gelombang tinggi yang diperkirakan mencapai 4-6 meter di Laut Natuna Utara.
Masyarakat diimbau memantau informasi cuaca melalui aplikasi BMKG untuk mendapatkan update yang diperbarui setiap 3 jam di wilayah masing-masing.
BMKG menggelar Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Jabodetabek mulai 16 hingga 22 Januari 2026 mitigasi menekan potensi bencana hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan
Peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem, sehingga keselamatan dan keamanan bersama tetap terjaga.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
BMKG, TNI AU, dan BPBD DKI Jakarta gelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 16-22 Januari 2026 untuk cegah bencana hidrometeorologi di Jabodetabek.
hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di Kabupaten Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Buleleng
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan status siaga hujan lebat untuk wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah pada 10 hari (dasarian) terakhir di Januari 2026.
BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang mengguyur seluruh wilayah Jakarta hari ini, 21 Januari 2026. Cek jadwal hujan dan suhu udara di sini.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca cerah berawan sampai hujan intensitas ringan mendominasi sejumlah wilayah Indonesia pada 21 Januari 2026.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
CUACA ekstrem masih berpotensi di 20 daerah Selasa (20/1), hingga berdampak bencana hidrometeorologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved