Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) BMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang selama periode 3–9 Januari 2025.
Dari pantauan BMKG, ada fenomena atmosfer yang berpotensi memengaruhi cuaca di Indonesia dalam seminggu ke depan. Angin Monsun Asia, fenomena La Nina lemah, gelombang atmosfer, serta sirkulasi siklonik di bagian utara Indonesia menjadi faktor utama yang dapat memicu peningkatan curah hujan di berbagai wilayah.
"BMKG memantau beberapa fenomena atmosfer, termasuk Angin Monsun Asia dan La Nina lemah, yang menjadi faktor utama peningkatan potensi hujan di wilayah Indonesia. Sirkulasi siklonik dan gelombang atmosfer juga memperkuat kemungkinan cuaca ekstrem dalam seminggu ke depan,” ungkap BMKG dalam pernyataannya.
Sirkulasi siklonik terpantau di Samudra Hindia barat Aceh, Laut Natuna Utara, dan Samudra Pasifik utara Maluku Utara. Fenomena ini membentuk daerah konvergensi di Perairan Nias hingga Aceh, Laut Natuna Utara, dan Perairan utara Maluku Utara. Selain itu, pertemuan angin atau konfluensi juga terjadi di Sumatra bagian utara, Laut China Selatan timur Vietnam hingga Laut Natuna, dan Samudra Pasifik utara Maluku Utara. Kelembapan udara yang cenderung basah di lapisan bawah hingga atas serta labilitas lokal yang kuat semakin mendukung pembentukan awan konvektif di berbagai wilayah.
BMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang selama periode 3–9 Januari 2025. Potensi hujan sedang hingga lebat terjadi di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua.
Sementara itu, hujan lebat hingga sangat lebat diperkirakan terjadi di Aceh, Sumatra Utara, Riau, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua. Potensi angin kencang juga teridentifikasi di wilayah Riau, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Sumatra Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan genangan air, terutama di wilayah yang rawan. Pastikan lingkungan sekitar bersih dari sumbatan air dan tetap pantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG,” tambah BMKG.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang, siaga, dan memahami langkah evakuasi jika diperlukan. Informasi terkait cuaca akan terus diperbarui sesuai perkembangan terbaru melalui situs resmi BMKG, media sosial, atau aplikasi infoBMKG. (H-3)
Hasil analisis BMKG memperlihatkan kemunculan gelombang frekuensi rendah dan gelombang ekuatorial Rossby yang aktif di sekitar wilayah NTB
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
BMKG memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026, masyarakat diminta waspada hujan lebat
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Jakarta hari ini, 10 Februari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan lebat hingga sedang sejak pagi hari.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
Hasil analisis BMKG memperlihatkan kemunculan gelombang frekuensi rendah dan gelombang ekuatorial Rossby yang aktif di sekitar wilayah NTB
Potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, cukup merata di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian timur, Pantura, dan Solo Raya.
New York City berduka setelah 18 orang tewas akibat suhu beku ekstrem yang melanda selama 13 hari.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BMKG operasikan modifikasi cuaca (OMC) untuk cegah banjir Jakarta hingga 12 Februari 2026. Simak langkah mitigasi dan status pintu air terbaru.
Jakarta siaga banjir hingga 12 Februari 2026. BMKG prediksi hujan sangat lebat dan lakukan modifikasi cuaca untuk mitigasi bencana di Ibu Kota.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved