Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis update prakiraan cuaca untuk Senin, 6 Januari 2025. Berdasarkan laporan tersebut, hujan diprediksi mengguyur 36 kota besar di Indonesia. Selain itu, masyarakat diimbau waspada terhadap potensi banjir rob di beberapa wilayah pesisir.
Potensi banjir rob diperkirakan terjadi di tiga wilayah pesisir utama, yaitu:
Pesisir Jawa Tengah
Pesisir Kalimantan Timur
Pesisir Sulawesi Utara
Informasi ini disampaikan BMKG melalui kanal YouTube resminya. Berikut detail perkiraan cuaca untuk beberapa kota besar di Indonesia:
Hujan ringan: Banda Aceh, Medan, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang
Hujan sedang: Tanjung Pinang, Lampung
Hujan disertai petir: Padang, Pekanbaru, Bengkulu
Berawan tebal: Serang
Hujan ringan: Jakarta, Bandung, Yogyakarta
Hujan disertai petir: Semarang, Surabaya
Hujan ringan: Mataram, Denpasar
Hujan disertai petir: Kupang
Hujan ringan: Samarinda, Banjarmasin
Hujan disertai petir: Tanjung Selor, Pontianak, Palangka Raya
Hujan ringan: Gorontalo, Palu, Mamuju, Makassar, Kendari
Hujan disertai petir: Manado
Hujan ringan: Ambon, Sorong, Jayapura, Jayawijaya
Hujan sedang: Nabire, Manokwari
Hujan disertai petir: Ternate, Merauke
BMKG juga melaporkan adanya sirkulasi siklonik yang terdeteksi di beberapa wilayah, termasuk:
Laut Cina Selatan (sebelah timur Laut Natuna)
Samudra Hindia (barat Aceh)
Laut Sawu
Laut Arafuru
Kondisi ini memicu pembentukan daerah konvergensi di berbagai wilayah, seperti Laut Natuna Utara, perairan barat Aceh, hingga Papua Selatan. Selain itu, daerah konfluensi juga terdeteksi di perairan sekitar Jawa, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan.
Kecepatan angin: 10–50 km/jam (dominan dari arah barat)
Suhu udara: 16–33°C
Kelembapan: 61–100%
Umumnya: 0,5–2,5 meter
Tinggi: 2,5–4 meter di Laut Natuna Utara dan perairan Kepulauan Natuna
BMKG mengimbau masyarakat untuk:
Tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.
Memantau informasi cuaca terbaru melalui aplikasi BMKG yang diperbarui setiap 3 jam.
Menghindari aktivitas laut di wilayah dengan gelombang tinggi.
Dengan memahami informasi ini, masyarakat diharapkan dapat mempersiapkan diri menghadapi kondisi cuaca pada hari ini. (Z-10)
BMKG memprakirakan cuaca Jakarta hari ini, Rabu 11 Februari 2026, akan diguyur hujan ringan pada siang hari secara merata. Simak rincian lengkapnya.
Hasil analisis BMKG memperlihatkan kemunculan gelombang frekuensi rendah dan gelombang ekuatorial Rossby yang aktif di sekitar wilayah NTB
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
BMKG memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026, masyarakat diminta waspada hujan lebat
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Jakarta hari ini, 10 Februari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan lebat hingga sedang sejak pagi hari.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta Kamis 5 Februari 2026. Waspadai potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta. Cek detailnya!
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Istilah awan kontainer tidak dikenal dalam ilmu meteorologi. Narasi yang beredar di masyarakat merupakan bentuk kesalahpahaman dalam memahami fenomena atmosfer.
Waspada terhadap peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bersifat fluktuatif, yang dapat terjadi pada pagi, siang atau sore, malam, hingga dini hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved