Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis perkiraan cuaca untuk Minggu, 24 November 2024. BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir rob yang diperkirakan akan terjadi di pesisir Kepulauan Riau, Pesisir Utara Jawa Tengah, dan Pesisir Kalimantan Barat.
Melalui kanal YouTube resmi milik BMKG, Yohanes A.K selaku prakirawan menyampaikan perkiraan cuaca untuk kota–kota besar di Indonesia.
BMKG juga menginformasikan Bibit siklon tropis 96S terpantau di Samudra Hindia Barat Daya Sumatera, yang menyebabkan peningkatan kecepatan angin atau low-level jet di Samudra Hindia Barat hingga Barat Daya Sumatera dan di Samudra Hindia Selatan Banten dan Jawa Barat.
Selain itu, sirkulasi siklonik terpantau di Samudra Hindia Barat Aceh dan di Laut Natuna Utara, yang membentuk daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi. Konvergensi ini memanjang di perairan barat Aceh dan di Laut Cina Selatan bagian utara Natuna.
Daerah konvergensi lainnya juga terpantau memanjang di wilayah Jawa Tengah, dari Kalimantan Barat hingga Kalimantan Tengah, serta di Papua Tengah. Kondisi ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar siklon tropis, sirkulasi siklonik, dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.
Angin pada ketinggian 3.000 kaki di wilayah Indonesia umumnya bertiup dari arah timur dan tenggara, dengan kecepatan berkisar antara 19 hingga 32 km/jam. Suhu udara di Indonesia berada pada kisaran 16 hingga 36 derajat Celsius, dengan kelembapan antara 63 hingga 99 persen.
Tinggi gelombang laut diperkirakan umumnya berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter. Namun, di beberapa perairan, tinggi gelombang dapat mencapai 2,5 hingga 4 meter, seperti di perairan barat Kepulauan Nias hingga Mentawai, Samudra Hindia barat Nias hingga Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, serta Samudra Hindia selatan Banten.
Peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot juga terpantau di Laut Andaman, Laut Cina Selatan, Teluk Thailand, Laut Sulu, dan Laut Filipina, yang dapat meningkatkan tinggi gelombang di wilayah perairan sekitar.
Masyarakat diimbau untuk waspada dan memantau informasi cuaca melalui aplikasi BMKG untuk mendapatkan update yang diperbarui setiap 3 jam di wilayah masing-masing. (Z-12)
BMKG memprakirakan cuaca Jakarta hari ini, Rabu 11 Februari 2026, akan diguyur hujan ringan pada siang hari secara merata. Simak rincian lengkapnya.
Hasil analisis BMKG memperlihatkan kemunculan gelombang frekuensi rendah dan gelombang ekuatorial Rossby yang aktif di sekitar wilayah NTB
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
BMKG memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026, masyarakat diminta waspada hujan lebat
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Jakarta hari ini, 10 Februari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan lebat hingga sedang sejak pagi hari.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta Kamis 5 Februari 2026. Waspadai potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta. Cek detailnya!
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Istilah awan kontainer tidak dikenal dalam ilmu meteorologi. Narasi yang beredar di masyarakat merupakan bentuk kesalahpahaman dalam memahami fenomena atmosfer.
Waspada terhadap peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bersifat fluktuatif, yang dapat terjadi pada pagi, siang atau sore, malam, hingga dini hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved