Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
Rambut rontok merupakan hal yang normal. Namun, ada hal yang perlu diwaspadai apabila jumlah helai rambut yang rontok per hari melebihi batas normal. Dilansir dari Alodokter, rambut rontok sebanyak 50 hingga 100 helai setiap hari merupakan hal yang wajar. Itu tidak akan menimbulkan kebotakan. Sebab, akan ada rambut baru yang tumbuh dan menggantikan rambut rontok tersebut.
Namun jika rambut rontok berlebihan, apalagi bila disertai dengan pertumbuhan rambut yang terganggu atau terhenti, patut diwaspadai.
Menurut Dion Haryadi, seorang dokter umum jumlah rambut yang rontok dalam sehari bervariasi. Namun, ada jumlah normal yang bisa dijadikan acuan.
“Normalnya, rambut rontok setiap harinya itu sekitar 50 sampai 100 helai. Ini sebenarnya bagian dari siklus pertumbuhan rambut yang alami,” jelas Dion, dikutip Instagramnya @dionharyadi, Minggu (15/12/2024).
Rambut rontok berlebihan (lebih dari 100 helai per hari) secara medis disebut sebagai telogen effluvium. Kerontokan ini terjadi secara menyeluruh pada bagian kepala sehingga tidak menyebabkan kebotakan pada satu area saja (pitak). Rambut akan tampak tipis dan londisi ini bisa terjadi saat tubuh mengalami stres.
Rambut rontok berlebihan terjadi pada pria maupun wanita dari segala usia. Namun, wanita lebih sering mengalami hal ini, terutama jika ada perubahan hormonal.
Dalam beberapa kasus, rambut rontok berlebihan tidak membutuhkan pengobatan khusus. Sebab, rambut akan tumbuh kembali. Tetapi pada kasus rambut rontok berlebihan, ada kemungkinan memerlukan perawatan. Anda bisa berkonsultasi ke dokter kulit.
Dokter akan merekomendasikan obat-obatan, pengangkatan sebagian kulit kepala, terapi laser untuk menumbuhkan rambut, atau mungkin operasi transplantasi rambut.
Agar rambut rontok berlebihan tidak semakin parah, Anda bisa melakukan langkah pencegahan. Salah satunya dengan membatasi penataan rambut menggunakan alat pemanas dan bahan kimia, seperti mencatok, mengeriting rambut, atau mewarnai rambut.
Jangan lupa untuk selalu mengaplikasikan kondisioner setelah keramas untuk melindungi helai rambut. Selain itu, hindari mengepang atau mengikat rambut, serta menyisir rambut dalam keadaan basah. (H-3)
Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh balita untuk mencegah terjadinya penularan campak.
Poltekes Bhakti Kencana menawarkan tiga program studi strategis yang dirancang berdasarkan kebutuhan pasar kerja
KITA semua mengikuti dengan waspada perkembangan eskalasi konflik dan perang di kawasan Timur Tengah.
Kondisi kesehatan Nadiem Makarim menurun akibat reinfeksi bekas operasi. Eks Mendikbudristek ini terancam operasi lagi di tengah sidang korupsi Chromebook.
Penyumbatan jantung atau Penyakit Jantung Koroner (PJK) terjadi akibat penumpukan plak (lemak, kolesterol, dan kalsium) pada arteri koroner.
Meskipun populer dan estetik, bubble tea menyimpan risiko kesehatan serius seperti paparan timbal, gangguan pencernaan, hingga masalah kesehatan mental. Simak faktanya!
Stres tidak hanya memengaruhi mental tetapi juga penampilan. Dari jerawat hingga rambut rontok, berikut 10 perubahan pada wajah dan tubuh akibat stres.
Rambut rontok menyerang 85% pria dan 33% perempuan. Simak panduan lengkap pengobatan medis, inovasi terbaru 2026, hingga saran ahli untuk mengatasinya.
Sejumlah studi menunjukkan bahwa sebagian besar kasus rambut rontok justru bermula dari kondisi kulit kepala yang tidak sehat.
Salah satu kesalahan mendasar masyarakat adalah hanya berfokus pada perawatan batang rambut.
Kerontokan rambut yang dipicu oleh menopause merupakan salah satu kondisi yang paling menantang secara emosional bagi perempuan
Rambut rontok sebenarnya hal normal jika jumlahnya sekitar 50 sampai 100 helai per hari, namun menjadi masalah jika terjadi terus-menerus dan jumlahnya banyak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved