Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah upaya mewujudkan Perlindungan Sosial Universal (Universal Coverage), BPJS Ketenagakerjaan secara resmi meluncurkan buku bertajuk “Tantangan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Indonesia”. Peluncuran buku itu dilakukan di Gedung Radio Republik Indonesia (RRI) Jakarta.
BPJS Ketenagakerjaan, sebagai lembaga penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan, menyadari pentingnya mencapai universal coverage, yang berarti memberikan akses jaminan sosial kepada seluruh pekerja di Indonesia.
Turut hadir dalam peluncuran buku ini sejumlah tokoh yang memiliki peranan penting dalam program jaminan sosial di Indonesia, Plt Sesmenko Pemberdayaan Masyarakat Andie Megantara, Direktur Human Capital dan Umum BPJS Ketenagakerjaan Abdur Rahman Irsyadi, dan Ketua DJSN Nunung Nuryartono.
“Peluncuran buku ini merupakan salah satu cara yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan untuk meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan. Dalam buku ini disebutkan adanya tantangan seperti digital ekonomi ketika banyak pekerja formal beralih ke informal, sering dijumpai kepesertaan yang tidak rutin mengiur. Selain itu, kami juga mengharapkan universal coverage dapat terwujud sehingga perlu memperluas ekosistem di seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Abdur Rahman Irsyadi.
Buku ini merupakan manifestasi komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam merespon tantangan global yang semakin kompleks di era digital, sekaligus peluang untuk memperkuat sistem jaminan sosial di Indonesia.
“Dalam buku ini jelas terlihat bagaimana tantangan ke depan yang harus dijawab BPJS Ketenagakerjaan, bahwa aspek coverage untuk menjangkau pekerja informal, pekerja rentan sesuai dengan amanat konstitusi, serta bagaimana BPJS Ketenagakerjaan bisa secara adaptif melakukan proses perkembangan dari sisi teknologi, inovasi yang bisa menjangkau seluruh pekerja di Indonesia. Peserta juga harus merasakan manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan, tidak hanya untuk peserta tetapi juga untuk keluarganya,” ungkap Nunung.
Tujuan penulisan dan penerbitan buku ini adalah untuk memperkuat wacana jaminan sosial sebagai isu publik yang sangat penting dalam pembangunan Indonesia saat ini dan ke depan.
Dengan adanya buku ini diharapkan semakin banyak masyarakat Indonesia yang memahami dan turut berkontribusi dalam kemajuan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Buku Tantangan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Indonesia merupakan karya 30 karyawan BPJS Ketenagakerjaan yang telah menerima beasiswa Pendidikan Double Degree di Universitas Gadjah Mada dan Master of Social Policy di Universitas of Melbourne berkolaborasi dengan beberapa dosen Fisipol UGM.
Melalui buku ini, masyarakat diharapkan dapat lebih memahami pentingnya jaminan sosial untuk pekerja, sehingga pekerja dapat terlindungi dari risiko pada saat menuju ke tempat kerja, saat bekerja, sampai kembali ke rumah untuk melindungi pekerja dari risiko kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, kehilangan pekerjaan, risiko saat memasuki hari tua hingga risiko kematian.
“Saya berharap buku ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi pembaca, dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan sistem jaminan sosial di Indonesia serta memberikan kontribusi nyata dalam mencapai kesejahteraan bagi seluruh pekerja, sehingga pekerja dapat Kerja Keras Bebas Cemas,” tutup Abdur Rahman Irsyadi. (RO/Z-1)
Pada tahun 2026, Pemerintah Kota Makassar kembali melakukan terobosan dengan menambahkan Program Jaminan Hari Tua bagi 45.000 pekerja rentan
Hingga Senin (5/1), pemerintah belum mengeluarkan regulasi resmi terkait pengaktifan kembali BSU di tahun anggaran 2026.
Sejumlah pekerjaan rumah dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di tanah air harus dituntaskan.
BPJS Ketenagakerjaan hadir memberikan perlindungan penuh bagi PMI Sigit Aliyando yang mengalami kecelakaan di Korea Selatan, mulai dari perawatan hingga pemulangan ke Tanah Air.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako, peralatan masak, perlengkapan kebersihan, serta perlengkapan sekolah bagi anak-anak yang terdampak bencana.
Bantuan yang disalurkan meliputi 26 ton beras, paket sembako, perlengkapan sekolah, dan peralatan masak.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Buku Tumpeng Indonesia: Dari Dapur Tradisional Menuju Meja Bangsa disusun untuk memberikan perspektif luas mengenai tumpeng sebagai bagian dari kebudayaan.
Dalam memoarnya, Aurelie Maoeremans menceritakan bahwa pertemuannya dengan sosok "Bobby" terjadi saat ia masih berusia 15 tahun di sebuah lokasi syuting iklan.
Sekjen BPP Hipmi Anggawira menghadirkan dua buku yang membahas seputar arah kebijakan ekonomi Indonesia dalam menghadapi dinamika global.
Data BPS dalam Survei Sosial Ekonomi pada Maret 2024, sekitar 22,5 juta orang atau 8,23% penduduk Indonesia menyandang disabilitas.
Kementan juga mendiseminasi naskah kebijakan berjudul “Regenerasi Petani untuk Percepatan Pencapaian Swasembada Pangan Berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved