Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
SISTEM sanitasi yang baik dan terawat memegang peranan penting dalam mencegah terjadinya pandemi atau wabah. Menurut Wakil Menteri Kesehatan Prof. Dante Saksono Harbuwono, pandemi Black Death atau penyakit pes, yang dibawa oleh kutu tikus pada tahun 1347 hingga 1352 dan menewaskan jutaan orang di Eropa, Asia, dan Afrika Utara, disebabkan oleh sanitasi yang buruk.
"Jadi, kalau kita tidak ingin pandemi black death itu terulang, kita harus memperbaiki sanitasi yang ada di masyarakat," kata Wakil Menteri Kesehatan Dante, Selasa (11/12).
"Ternyata, jumlah angka kematian akibat wabah sama dengan jumlah angka kematian akibat perang. Bahkan, lebih cepat lagi," tambahnya.
Ia menegaskan gerakan sanitasi sehat bukan gerakan individu, tetapi merupakan gerakan masyarakat bersama dan upaya multisektor yang melibatkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Bappenas, dan Kementerian Dalam Negeri.
"Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi dari pemerintah atas komitmen dan kerja keras pemerintah daerah, pelaku usaha, serta penyelenggara fasilitas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Ia menilai bahwa penghargaan ini juga harus dapat menghasilkan keluaran yang terukur. Wamenkes menginginkan hasil dari perbaikan sanitasi harus disertai dengan penurunan angka penyakit menular.
"Nanti tahun depan, saya pesan kepada Dirjen P2P untuk melaksanakan kegiatan penilaian outcome-nya setelah sanitasi ini diperbaiki, apakah angka diarenya turun, angka penyakit menularnya turun, dan sebagainya," jelasnya.
Direktur Penyehatan Lingkungan Kemenkes, Anas Ma’ruf menyatakan penghargaan ini merupakan bentuk dukungan dan komitmen Kementerian Kesehatan dalam mencapai pembangunan kesehatan berkelanjutan di bidang kesehatan lingkungan, yang selaras dengan RPJMN dan SDG’s 2030..
"Tentunya juga untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya baik itu pada tingkat nasional, provinsi, kabupaten kota, hingga tingkat terkecil, yaitu desa dan kelurahan," ucap Anas.
Penghargaan STBM diberikan melalui proses seleksi yang ketat. Tahapannya mencakup verifikasi dokumen, survei lapangan, dan pleno penetapan oleh tim lintas kementerian, lembaga, serta mitra pembangunan.
STBM Awards diberikan kepada 1 gubernur yang telah berhasil menyelesaikan Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS) di seluruh wilayahnya yaitu gubernur Jawa Tengah. Penghargaan juga diberikan kepada 42 kabupaten/kota yang pada 2024 telah mencapai keberhasilan dalam perubahan perilaku masyarakat untuk menerapkan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat dengan tiga kategori, yakni pratama, madya, dan paripurna.
Adapun rinciannya kategori pratama sebanyak 23 kabupaten/kota, kategori madya sebanyak 15 kabupaten/kota, dan kategori paripurna sebanyak 4 kabupaten/kota Kedua, penghargaan pelabuhan dan bandara sehat diberikan kepada 30 pelabuhan dan 26 bandar udara yang telah mencapai keberhasilan menyelenggarakan kesehatan lingkungan dengan indikasi aman, nyaman, bersih, dan sehat.
Ketiga, penghargaan program keamanan pangan olahan siap saji diberikan kepada 2 provinsi pembina terbaik dan 10 kabupaten/kota yang telah melakukan upaya percepatan dalam rangka untuk penciptaan Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi (SLHS) dan label Hygiene Sanitasi Pangan (HSP). (H-2)
Proses pengerjaan pipanisasi dilakukan dengan melibatkan relawan pendamping serta masyarakat setempat secara bergotong royong.
Penyaluran genset berkapasitas 250 kVA ke RSUD Langsa dilakukan untuk memastikan ketersediaan listrik bagi operasional rumah sakit pascabencana.
Jaringan listrik PLN di seluruh wilayah terdampak telah kembali normal. Namun, persoalan krusial masih dihadapi warga, yakni keterbatasan akses air bersih.
Proses ini diklaim mampu menghilangkan zat besi, bau, kekeruhan, serta menonaktifkan bakteri dan virus hingga 99% dalam air.
Upaya penyediaan akses air bersih bagi permukiman padat kembali dilakukan melalui pembangunan fasilitas sanitasi di kawasan Kampung Pemulung Pondok Labu
Dari total 192 kepala keluarga di Fafinesu hanya 5% warga yang mampu membeli air bersih dengan menyisihkan 25% penghasilannya per bulan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi memasukkan virus Nipah (NiV) ke dalam daftar patogen prioritas yang berpotensi memicu pandemi berikutnya.
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, Azhar Jaya, memaparkan lokasi 66 rumah sakit tersebut tersebar di berbagai wilayah.
Ia mengatakan sebagai upaya pencegahan virus Nipah maka yang bisa dilakukan yaitu menjaga protokol kesehatan, dan mengetahui cara penularannya.
Di Indonesia, gangguan penglihatan akibat kelainan refraksi yang tidak terkoreksi masih menjadi tantangan serius.
Kemenkes bekerja sama dengan Philips, Graha Teknomedika, dan Panasonic Healthcare Indonesia sepakat untuk melakukan transfer teknologi dan produksi alkes berteknologi tinggi secara lokal.
Rencana ini mengemuka dalam Diseminasi Hasil Studi Implementasi Skrining HPV DNA yang digelar hari ini, Selasa (27/1/2026), di Kementerian Kesehatan RI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved