Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MELAHIRKAN prematur masih menjadi tantangan besar bagi kesehatan ibu hamil, meskipun telah banyak kemajuan dalam perawatan prenatal dan neonatal selama beberapa dekade terakhir.
Laporan "March of Dimes" 2024 memberikan skor D+ untuk penanganan kelahiran prematur di Amerika Serikat.
Kelahiran prematur didefinisikan sebagai proses persalinan yang terjadi sebelum usia kehamilan mencapai 37 minggu. Pada 2023, sekitar 1 dari 10 kelahiran di AS terjadi secara prematur, menunjukkan hampir tidak ada perubahan dari tahun sebelumnya.
Namun, tim peneliti dari The Ohio State University College of Nursing, bekerja sama dengan Ohio State Wexner Medical Center, mengembangkan tes darah yang dapat memprediksi risiko kelahiran prematur dengan akurasi hingga 97,5%.
Dr. Shannon Gillespie, asisten profesor di The Ohio State University, menjelaskan sekitar dua pertiga kasus kelahiran prematur terjadi secara spontan, yang dipicu perubahan fisik seperti kontraksi atau pecahnya air ketuban.
Selain itu, paparan stres psikologis, seperti diskriminasi rasial, kurang tidur, dan gejala kecemasan atau depresi, juga meningkatkan risiko.
Setelah satu dekade penelitian pada 257 partisipan, tim Gillespie menemukan banyak faktor risiko kelahiran prematur memengaruhi sistem kekebalan tubuh secara halus. Tes ini dirancang mengukur perubahan fungsi kekebalan yang penting dalam memprediksi risiko kelahiran prematur.
Gillespie menyatakan tes ini dapat memprediksi risiko dengan akurasi hingga 97,5% jika dilakukan sebelum usia kehamilan 20 minggu. Penelitian lebih lanjut tengah dilakukan untuk memastikan keandalan tes ini di awal kehamilan.
Saat ini, tes ini belum tersedia di fasilitas kesehatan. Namun, Gillespie berharap tes ini dapat menjadi bagian dari perawatan prenatal rutin dalam beberapa tahun mendatang.
Tujuan utama tes ini adalah memberikan informasi kepada ibu hamil untuk mendukung kesehatan mereka dan bayi. Misalnya, jika seseorang berisiko tinggi melahirkan prematur, dokter dapat memberikan obat untuk mempercepat pematangan paru-paru bayi, meningkatkan peluang bertahan hidupnya.
Gillespie berharap tes ini dapat membuka jalan bagi perawatan kesehatan yang lebih personal. “Jika kita tahu apa yang menjadi penyebab risiko, kita dapat memilih intervensi yang tepat untuk orang yang tepat dan mencegah penyakit sepenuhnya,” ujarnya.
Melalui penelitian ini, Gillespie ingin menyampaikan pesan kepada mereka yang terdampak kelahiran prematur bahwa mereka tidak sendirian. "Kami berkomitmen penuh untuk menangani masalah ini, menawarkan intervensi yang terbukti, dan memberikan ketenangan pikiran bagi keluarga," tutupnya. (parents/Z-3)
Angka kelahiran bayi secara prematur di Indonesia saat ini sampai 675 ribu per tahun.
Kehamilan pada usia remaja, terutama di bawah 20 tahun, dapat membawa berbagai risiko kesehatan serius bagi ibu dan janin.
Bayi prematur memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum sepenuhnya berkembang sehingga mereka rentan atas berbagai infeksi.
Salah satu faktor penyebab turunnya angka harapan hidup adalah kualitas udara yang buruk.
Peneliti ciptakan replika lapisan rahim untuk pelajari proses implantasi embrio. Terobosan ini diharapkan mampu menekan angka keguguran dan meningkatkan sukses IVF.
Studi terbaru HUJI mengungkap embrio dan rahim melakukan dialog molekuler intens melalui vesikel ekstraseluler hanya dalam satu jam setelah pertemuan.
Data Sensus Penduduk 2020 mencatat angka kematian ibu mencapai 189 per 100.000 kelahiran hidup, sementara kematian bayi berada di angka 17 per 1.000 kelahiran hidup.
Studi menemukan ketidakseimbangan hormon tiroid yang berlangsung selama beberapa trimester kehamilan dapat meningkatkan risiko autisme pada anak.
Ibu hamil sebaiknya menghindari makanan yang kurang matang hingga minuman dengan kandungan kafein.
Jo Bo Ah resmi mengumumkan bahwa ia tengah mengandung anak pertamanya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved