Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENTINGNYA deteksi dini kelainan bawaan pada anak harus terus digaungkan. Dengan begitu berbagai langkah pengobatan dan terapi bisa segera dilakukan dengan tepat.
Ketua Pelaksana Harian Bulan Bedah Anak Nasional, Leecarlo Millano, mengatakan, saat ini masih banyak orang tua yang kurang memahami kondisi ini dan bagaimana penanganannya. Padahal, terlambatnya deteksi kelainan bawaan dapat berpengaruh pada kesehatan dan masa depan anak-anak mereka.
Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa sekitar 5-6% bayi yang lahir di Indonesia mengalami kelainan bawaan. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat memengaruhi perkembangan fisik dan kognitif anak. Oleh karena itu, seminar ini bertujuan untuk memberikan informasi yang jelas mengenai deteksi dini dan penanganan medis yang tepat.
Baca juga : 6 Jenis Mainan yang Cocok Dimainkan Sesuai Usia untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak
Leecarlo mengatakan kesadaran terhadap kelainan bawaan pada anak merupakan hal vital yang harus dimiliki setiap orang tua, Dengan begitu, dapat dilakukan intervensi yang tepat untuk mengurangi risiko komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak yang terlahir dengan kelainan bawaan.
"Masih banyak orang tua yang kurang memahami kondisi kelainan bawaan pada anak dan bagaimana penanganannya. Ini bukan hanya soal kesehatan fisik, tapi juga tentang masa depan anak-anak kita. Kami ingin memastikan bahwa setiap anak yang lahir dengan kelainan bawaan memiliki kesempatan untuk tumbuh sehat dan mencapai potensi penuh mereka," kata Leecarlo, dalam seminar Perhimpunan Bedah Anak Indonesia (PERBANI) bertema Mengenal Kelainan Bawaan pada Anak di 38 lokasi di seluruh Indonesia pada Minggu (6/10).
Leecarlo mengatakan, edukasi dan sosialisasi soal kelainan bawaan pada anak bisa dilakukan lewat berbagai cara, seperti melalui seminar tersebut. Ia mengatakan kegiatan tersebut menarik perhatian lebih dari 2.000 orang tua dari berbagai daerah, termasuk kota besar dan daerah terpencil.
Baca juga : Skrining dan Deteksi Dini Jadi Kunci Pengelolaan Penyakit Pernapasan
"Dengan begitu diharapkan orang tua lebih siap dalam mengenali tanda-tanda kelainan bawaan, baik selama kehamilan maupun setelah kelahiran," kata Leecarlo.
Leecarlo juga menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai disiplin medis dalam penanganan kelainan bawaan. Dengan melibatkan spesialis bedah anak, dokter spesialis anak, dan perawat, setiap orang dapat memperoleh pemahaman komprehensif tentang berbagai aspek penanganan medis.
Leecarlo mengatakan edukasi yang dilakukan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini, sehingga setiap anak yang lahir dengan kelainan bawaan dapat mendapatkan penanganan yang tepat dan berkualitas. (Z-9)
Studi terbaru mengungkap bayi lahir tahun 2003-2006 terpapar lebih banyak zat kimia PFAS daripada dugaan semula.
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) bersama organisasi profesi dan akademisi menyoroti mutasi dan pemberhentian empat dokter spesialis anak yang dinilai tidak berdasar.
MULAI 2027 atau tahun depan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan memberikan vaksin human papillomavirus atau vaksin HPV untuk anak laki-laki usia 11 tahun.
Peneliti ungkap tanaman pangan seperti pisang dan kakao di wilayah bekas bencana tambang Brasil serap logam berat beracun. Anak-anak di bawah enam tahun paling berisiko.
Studi JAMA Pediatrics mengungkap 1 dari 20 anak berisiko alergi makanan pada usia 6 tahun. Faktor genetik, lingkungan, hingga pola makan awal jadi pemicu utama.
BPOM perketat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis karena risiko keamanan pangan. Sepanjang 2024 tercatat 138 KLB keracunan.
PEMERIKSAAN kesehatan pranikah atau pre-marital check up menjadi langkah penting bagi pasangan yang akan menikah. Pemeriksaan ini bertujuan mendeteksi penyakit menular.
Hirschsprung menyebabkan gangguan buang air besar (BAB) pada bayi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved