Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Kesehatan Jiwa di Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Imran Pambudi mengungkapkan pemerintahan selanjutnya atau pemerintahan Prabowo akan menyediakan pelayanan skrining kesehatan, termasuk pemeriksaan kejiwaan setiap tahun pada orang dewasa dan anak.
Nantinya ke depan akan dilakukan skrining kesehatan termasuk kejiwaan bagi dewasa dan anak. Pemerintahan yang baru menyampaikan dilakukan skrining kesehatan, sementara dari Kementerian Kesehatan sudah mulai untuk menyusun yang dimaksud dengan skrining kesehatan apa saja.
"Jadi ada yang mulai tadi screening fisiknya, kemudian kalau anak-anak tentu saja seperti TK dan SD dari situ berkembang kemudian kalau sudah mulai dewasa termasuk skrining PTM dan juga ada skrining jiwa, termasuk Tuberkulosis," kata Imran saat ditemui di Jakarta Selatan, Rabu (2/10).
Baca juga : Tingkatan Kesadaran Kesehatan Jiwa Melalui Program SeJiWa
Diketahui saat ini gangguan mental terbesar yakni ansietas, depresi, dan skizofrenia namun setiap daerah berbeda-beda. Pada 2023 ia menyebut daerah yang paling banyak mengalami gangguan mental di Provinsi Yogyakarta.
"Kemudian sosial ekonomi juga mempengaruhi jadi sosial ekonomi justru sekarang yang banyak terdampak adalah justru yang Ekonominya ke bawah," ujar dia.
Sementara dilihat juga untuk napza kalau dulu hanya terkonsentrasi untuk kelompok-kelompok tertentu. Namun sekarang sudah semakin luas, kalau dulu hanya di kota-kota tapi sekarang sudah sampai ke pedesaan.
Baca juga : Kesehatan Mental Orang Tua, Guru, dan Pengasuh Anak Perlu Rutin Dievaluasi
Ia menjelaskan upaya penanganan gangguan jiwa harus mulai dilakukan upaya preventif, promotif, dan kuratif sampai rehabilitasi. Kalau sesuai dengan siklus yang perlu dilakukan skrining karena dengan skrining bisa mendeteksi siapa-siapa orang yang sudah mulai ada masalah.
"Masalah ini harus segera ditangani supaya tidak tidak tambah parah jadi itu strategi utamanya untuk melakukan atau mengantisipasi permasalahan-permasalahan kesehatan jiwa jadi skriningnya kita perkuat dan diperbanyak," ungkapnya.
Selain itu tindak lanjutnya juga harus jelas sehingga tindak lanjutnya adalah Kemenkes membuat pelatihan-pelatihan di puskesmas agar semakin banyak yang bisa mengatasi masalah mental.
"Karena dari data kami puskesmas yang bisa mengatasi atau menangani masalah kejiwaan itu Baru sekitar 38%. Jadi kecil karena tenaganya masih kurang, mereka tidak percaya diri menangani gangguan jiwa padahal tidak semua itu butuh, rujukan ke rumah sakit jiwa," ungkapnya.
Kemudian masalah obat masalah obat juga karena aturan-aturan masalah obat-obatan jiwa masih dalam kategori psikotropika jadi ketat Ini juga menjadi di faktor puskesmas juga ragu-ragu. (Z-9)
Lestari Moerdijat mengatakan, dibutuhkan komitmen semua pihak untuk mewujudkan upaya yang lebih baik dalam pencegahan dan penanganan masalah kesehatan jiwa pada anak dan remaja.
Fenomena keinginan bunuh diri pada remaja tidak dipicu oleh penyebab tunggal, melainkan akumulasi dari berbagai faktor yang kompleks.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Paparan berita negatif berlebihan dapat berdampak pada kesehatan mental. Psikolog menjelaskan risiko vicarious trauma dan cara mencegahnya.
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
Sering memuji anak secara berlebihan bisa menjadi salah satu pemicu munculnya gangguan kepribadian narsistik/Narcissistic Personality Disorder (NPD) di masa depan.
Penguatan pelayanan kesehatan primer, terutama Puskesmas dan Posyandu, harus menjadi prioritas dalam strategi nasional penanganan kesehatan mental anak.
Keluhan kesehatan mental yang muncul cukup beragam, mulai dari gangguan tidur, rasa cemas berlebihan, jantung berdebar, hingga sesak napas.
Stres tidak hanya memengaruhi mental tetapi juga penampilan. Dari jerawat hingga rambut rontok, berikut 10 perubahan pada wajah dan tubuh akibat stres.
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) periode 2025–2026 menemukan indikasi masalah kesehatan jiwa pada hampir 10 persen anak di Indonesia.
Peneliti berhasil memodifikasi senyawa psilosin dari jamur ajaib untuk mengobati depresi tanpa efek samping "fly".
Penggunaan AI sebagai sarana terapi mengungkap fenomena "gunung es" kekerasan seksual ritual di Inggris. Pakar kepolisian mulai gelar pelatihan khusus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved