Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BANYAK mitos mengenai keamanan dan efektivitas alat kontrasepsi. Mitos-mitos ini dapat menimbulkan ketakutan yang tidak perlu dan membuat beberapa orang ragu untuk menggunakan metode kontrasepsi yang paling sesuai bagi mereka.
Dengan demikian, artikel ini akan membahas mitos dan fakta terkait seputar alat kontrasepsi.
Alat kontrasepsi umumnya digunakan untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, terutama dalam situasi di mana kehamilan tidak memungkinkan. Kehamilan terjadi ketika sperma pria bertemu dengan sel telur di rahim perempuan, dan alat kontrasepsi berfungsi untuk mencegah proses ini.
Baca juga : Mengenal Jenis-Jenis Kontrasepsi: Pilihan, Kelebihan, dan Kekurangannya
Penggunaan alat ini juga bertujuan untuk menghentikan produksi sel telur dan mencegah sel sperma yang telah membuahi sel telur menempel pada lapisan rahim. Bagi mereka yang ingin menghindari kehamilan, tersedia berbagai pilihan alat kontrasepsi, seperti pil, IUD, kondom, dan metode penghalang lainnya.
Banyak orang percaya penggunaan alat kontrasepsi dapat membuat sulit hamil di masa depan, yang menyebabkan banyak perempuan ragu untuk menggunakannya. Namun, ini hanyalah mitos.
Alat kontrasepsi memang berfungsi mengatur kesuburan untuk mencegah kehamilan, dan setelah dihentikan, kesuburan akan kembali normal. Waktu pemulihan kesuburan tergantung pada jenis alat kontrasepsi yang digunakan, misalnya, pada pil dan IUD, kesuburan dapat kembali segera setelah penggunaan dihentikan, sementara suntik KB mungkin memerlukan waktu 3-6 bulan.
Baca juga : Apa Itu Hari Kontrasepsi Sedunia? Maksud, Tujuan, dan Sejarahnya
Sebenarnya, perempuan dapat hamil hingga usia lebih dari 40 tahun, selama belum memasuki menopause, yang biasanya terjadi di atas usia 40 tahun. Oleh karena itu, jika Anda belum menopause, tetaplah menggunakan kontrasepsi untuk menghindari kehamilan yang tidak direncanakan.
Alat kontrasepsi terbagi menjadi hormonal dan non-hormonal. Hanya alat kontrasepsi hormonal yang dapat berpotensi meningkatkan berat badan, sementara yang non-hormonal tidak memengaruhi berat badan. Alat kontrasepsi hormonal mengandung estrogen yang dapat meningkatkan nafsu makan dan retensi cairan, namun tidak semua pengguna mengalami efek ini.
Sebenarnya, setiap kali berhubungan intim, ada kemungkinan kehamilan. Jadi, jika Anda ingin menunda kehamilan, penting untuk selalu menggunakan kontrasepsi. Alat kontrasepsi sudah teruji klinis dan aman digunakan dalam jangka pendek maupun panjang. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk menentukan jenis yang tepat.
Faktanya, penggunaan kontrasepsi harus sesuai jadwal agar efektif. Misalnya, pil KB harus diminum setiap hari pada waktu yang sama. Menganggap pil KB cukup diminum saat berhubungan dapat mengakibatkan efektivitasnya menurun. Begitu juga suntik KB, yang harus sesuai jadwal untuk menjaga efektivitas.
Itulah beberapa mitos dan fakta seputar alat kontrasepsi. (Z-3)
MULAI 1 Januari atau pada hari tahun baru warga Tiongkok akan dikenakan pajak penjualan sebesar 13% untuk alat kontrasepsi, sementara layanan penitipan anak dibebaskan dari pajak.
Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara mengungkapkan, pihaknya menemukan alat kontrasepsi saat penggerebekan pesta gay pada Minggu (22/6)
Penelitian ini memperkuat bukti bahwa kontrasepsi hormonal memiliki efek yang bervariasi terhadap kesehatan mental, tergantung pada kondisi individu.
BRIN melalui berbagai program risetnya, mendorong pengembangan teknologi kesehatan, termasuk teknologi kontrasepsi.
Berikut beberapa fungsi kondom yang perlu kamu tahu, seperti dipaparkan oleh dr. Arthur Samuel Simon, Sp.KK, seorang Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin.
Kontrasepsi jangka pendek merupakan metode pencegahan kehamilan yang berlaku dalam durasi waktu terbatas dan memerlukan penggunaan rutin.
Siapa sangka, golongan darah ternyata ikut berkaitan dengan risiko serangan jantung. Ini bukan mitos kesehatan.
Isu yang kerap beredar di masyarakat tersebut berkaitan dengan infeksi parasit Toxoplasma gondii, bukan karena kucing itu sendiri.
Langkah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyesuaikan postur anggaran Transfer ke Daerah (TKD) seringkali dicap sebagai keputusan pragmatis belaka.
Salah satu hal yang menarik adalah burung wiwik kelabu jarang terlihat, tetapi suaranya sering terdengar. Akibatnya, suaranya kerap dianggap tanda kematian.
luka tidak bisa disembuhkan dengan air liur atau oli
Mitos lama mengenai perawatan luka justru berisiko memperburuk kondisi luka dan meningkatkan potensi infeksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved