Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGAPAN bahwa minum obat diabetes dan hipertensi secara rutin dapat menyebabkan gagal ginjal adalah tidak benar. Menurut Ketua Umum Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI) Pringgodigdo Nugroho, hal itu hanya sebagai respon dari ketakutan sebagian orang untuk mengonsumsi obat-obatan tersebut. Jadi meski disediakan di puskesmas, masih ada yang khawatir gagal ginjal sehingga beralih ke obat-obatan herbal.
"Justru tekanan darah yang tinggi, yang tidak terkendali, yang tidak minum obat. Juga gula darah yang tinggi, yang tidak terkendali, karena tidak minum obat, ini yang akan merusak ginjal," kata Pringgodigdo dalam 'Ginjal Sehat untuk Semua' yang disiarkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di kanal YouTube resminya di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Selain itu, ujarnya, para ahli ginjal sedunia tidak menyarankan pasien-pasien yang punya gangguan ginjal untuk mengonsumsi obat-obatan herbal yang tidak diketahui efeknya untuk organ itu. Bahkan, katanya, ada kandungan yang malah menjadi toksik sehingga merusak ginjal.
Baca juga : Inflasi Membuat Biaya Medis Meningkat
Dia menyebutkan hipertensi serta diabetes dapat membawa komplikasi berupa penyakit ginjal kronis yang dapat menjadi penyakit ginjal tahap akhir sehingga membuat pasien harus menjalani hemodialisis atau cuci darah.
Menurutnya, sejumlah faktor risiko penyakit ginjal kronis adalah diabetes, masalah tekanan darah, penyakit jantung, baik yang diidap diri sendiri maupun karena ada riwayat penyakit itu pada keluarga. Selain itu obesitas juga dapat meningkatkan faktor risiko.
Adapun gejala-gejala penyakit itu, kata dia, adalah bengkak di anggota tubuh misalnya tangan, kaki, mata, wajah, dan tangan. Lalu ada juga gangguan saat pipis, misalnya volume pipis yang berkurang, warna yang gelap atau ada darahnya, ada busanya, dan rasa nyeri. Selain itu rasa lelah serta kehausan yang meningkat.
Baca juga : Konsumsi Obat Antinyeri dan Asam Urat Bisa Sebabkan Gagal Ginjal Kronis
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Pusat Ikatan Perawat Dialisis Indonesia Syamsul Bahri mengatakan perlu ada peran dari perawat untuk melakukan pendekatan pada masyarakat guna membangun kepercayaan.
Dengan membangun kepercayaan masyarakat atau pasien, kata dia, maka dapat membangun persepsi serta mengubah perilaku tersebut, terutama para pasien yang masih dalam enam bulan pertama pengobatan. "Kurang dari 6 bulan, biasanya dia masih coba-coba gitu," katanya.
Syamsul mengatakan tak hanya obat-obatan herbal, para pasien itu mencoba hal-hal aneh lainnya sebagai alternatif. Dengan menunjukkan data-data serta bukti yang dapat dipertanggungjawabkan tentang pasien-pasien yang kondisinya makin parah, bahkan meninggal karena coba-coba, kata dia, maka persepsi mereka dapat berubah dan mereka mematuhi pengobatan yang diberikan dokter. (S-1)
Peneliti Universitas Bonn temukan manfaat luar biasa diet oat selama dua hari bagi penderita sindrom metabolik. Simak bagaimana oat mengubah bakteri usus dan kesehatan jantung.
Resistensi insulin adalah akar masalah diabetes dan obesitas yang sering tidak terdeteksi. Kenali gejala fisik, penyebab, dan cara memulihkannya secara alami di sini.
Oahraga yang dilakukan sesaat setelah sahur sangat tidak dianjurkan. Hal ini karena aktivitas fisik di pagi hari saat berpuasa dapat memicu dehidrasi.
Asupan nutrisi pada waktu sahur dan berbuka harus benar-benar diperhatikan agar kebutuhan vitamin, mineral, dan air tetap terpenuhi.
Studi terbaru mengungkap diabetes bukan sekadar masalah kesehatan, tapi ancaman bagi GDP dunia. Temukan mengapa pencegahan dini menjadi kunci stabilitas ekonomi.
Pada penderita diabetes, infeksi ini dapat berkembang lebih cepat, sulit disembuhkan, dan berpotensi menimbulkan komplikasi jika tidak ditangani secara tepat.
Studi global mengungkap hubungan air minum asin dengan kenaikan tekanan darah. Ancaman serius bagi warga pesisir akibat perubahan iklim.
Satu dari lima remaja Indonesia mengalami tekanan darah di atas normal. Kondisi ini membuka jalan bagi hipertensi dan penyakit kronis di usia produktif.
Oahraga yang dilakukan sesaat setelah sahur sangat tidak dianjurkan. Hal ini karena aktivitas fisik di pagi hari saat berpuasa dapat memicu dehidrasi.
Asupan nutrisi pada waktu sahur dan berbuka harus benar-benar diperhatikan agar kebutuhan vitamin, mineral, dan air tetap terpenuhi.
Inovasi ini dirancang khusus untuk membantu menurunkan stres psikologis pada penderita hipertensi, sebuah faktor yang sering terabaikan dalam penanganan tekanan darah tinggi.
Selain hipertensi, Dinkes Batam juga menyoroti tingginya beban penyakit menular dan pernapasan. I
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved