Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dan Albukhary International University (AIU) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangka melanjutkan kerja sama program beasiswa pendidikan tinggi sarjana bagi mustahik.
Kesepakatan kerja sama beasiswa ini ditandai dengan komitmen penandatanganan MoU Baznas dan AIU di Chancellery Building AIU, Kedah, Malaysia, Senin, (29/7).
Turut hadir Pimpinan Baznas RI Bidang Koordinasi Nasional KH Achmad Sudrajat MA, Pimpinan Baznas RI Bidang Pengumpulan H Rizaludin Kurniawan M.Si, CFRM, Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah Farid Septian, S.Sos., M.Hum serta Kepala Bagian TUP Deddy Sushanto.
Baca juga : Pusat Zakat Melaka Malaysia Apresiasi Pengelolaan Zakat yang Dilakukan Baznas di Indonesia
Pimpinan Baznas RI Bidang Koordinasi Nasional KH Achmad Sudrajat MA menjelaskan Baznas dan AIU sebelumnya telah bekerja sama selama 3 tahun yaitu periode 2019-2021 dan memiliki awardee sebanyak 134 mahasiswa mulai angkatan 1-3 yang berasal dari 21 Provinsi di Indonesia.
"Angkatan pertama telah lulus menyelesaikan pendidikan mereka dan kini terjun ke dunia profesional sesuai bidang masing-masing. Selain itu terdapat beberapa alumni yang melanjutkan jenjang master dan mendapatkan beasiswa seperti Zaidan Mufaddhal di Tiongkok dan Yulistiani Khairiyyah di Taiwan," kata Achmad.
Achmad menambahkan, berdasarkan tracer alumni, beberapa alumni BCB (Beasiswa Cendekia Baznas) AIU juga telah menjadi muzaki. Hal ini, menurutnya, sesuai dengan tujuan besar pengelolaan dana zakat yaitu moving out mustahik to muzaki.
Baca juga : Potensi Rp12,5 T, MAAB Malaysia Undang Baznas RI Kaji Pengelolaan Wasiat di Kuala Lumpur
Dengan adanya kerja sama ini, Achmad berharap mampu memberi kesempatan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan yang tinggi. Pihaknya juga berharap para alumni dapat menjadi muzaki di masa mendatang.
"Mudah-mudahan kerja sama Baznas dan AIU terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang, memberikan kesempatan kepada mahasiswa yang berasal dari kalangan underprivilege untuk mendapatkan pendidikan tinggi yang layak dan mendorong sumber daya manusia yang berkualitas serta berdaya saing selaras dengan Rencana Pemerintah Jangka Menengah," jelasnya.
Sementara itu, Registrar AIU, Prof Dato Dr Abd Aziz Tajuddin, FASc. FIPM, mengatakan, AIU memiliki program beasiswa untuk keluarga tidak mampu di sejumlah negara. Khusus di Indonesia, AIU mempercayakan kerja sama ini kepada Baznas.
Hal itu karena Baznas, menurutnya, telah dikenal sebagai lembaga yang profesional dan transparan dalam pengelolaanya. Dengan adanya program beasiswa ini, pihaknya juga berterima kasih kepada Baznas karena bersedia menjalin kerja sama.
"Tentunya kami berterima kasih kepada Baznas karena bersedia bekerja sama dengan Albukhary International University dalam program beasiswa untuk keluarga tidak mampu. Semoga program ini dapat mencetak generasi yang berpendidikan tinggi," katanya. (RO/Z-1)
Dinara saat ini berada di Amerika Serikat sebagai penerima beasiswa penuh (full scholarship) dari Kedutaan Besar AS melalui program pertukaran pelajar.
PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) menyalurkan beasiswa senilai Rp100 juta kepada Jakarta Indonesia Korean School (JIKS).
Program beasiswa "Glow and Lovely Bintang Beasiswa" telah berjalan selama sembilan tahun, menerima lebih dari 18.000 aplikasi pada tahun ini.
Beasiswa tersebut diberikan kepada sejumlah anak anggota yang memenuhi kriteria, dari sisi prestasi akademik.
KETUA Asosiasi Jaringan Beasiswa Indonesia, Rina Fatimah, menyebut pihaknya berkomitmen memperluas akses informasi beasiswa kepada masyarakat Indonesia.
Peresmian PMB tahun ini mengusung semangat membuka akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda Indonesia.
Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) Zona Maritim Batu Pahat menyita sedikitnya enam ton pasir timah dan menahan tiga WNI yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.
Kemenangan ini sekaligus menjadi revans untuk Adnan/Indah setelah takluk dalam pertemuan terakhir menghadapi Goh/Lai di Korea Open 2025 pada September lalu.
Creative Family Award-Art Alive periode 2024/2025 digelar di 28 kota di Indonesia dengan peserta mencapai 32.000 pasangan anak dan orang tua.
Malaysia diperkirakan telah mengalami kerugian hingga RM277 miliar (sekitar Rp1.154 triliun) akibat kejahatan keuangan yang melibatkan pencurian dan kebocoran dana publik.
PERUSAHAAN robotika asal Tiongkok yang berfokus pada embodied intelligence, Agibot, akan memperluas pasar di kawasan Asia-Pasifik sepanjang 2026.
STUDIO animasi asal Malaysia, Monsta Studios kembali dengan film animasi layar lebar terbaru mereka, Papa Zola The Movie. Film ini telah lebih dulu tayang di jaringan bioskop Malaysia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved