Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASTIKAN ASI melimpah adalah impian setiap ibu menyusui. Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi, terutama dalam enam bulan pertama kehidupannya. Berikut ini adalah beberapa cara alami yang dapat membantu meningkatkan produksi ASI dan memastikan kebutuhan bayi tercukupi.
Produksi ASI yang optimal sangat penting untuk memastikan bayi mendapatkan nutrisi terbaik. Bagi banyak ibu menyusui, meningkatkan produksi ASI adalah prioritas utama. Terdapat berbagai cara alami yang dapat membantu merangsang produksi ASI, termasuk konsumsi makanan tertentu dan teknik relaksasi. Berikut ini adalah beberapa tips dan makanan alami yang dapat membantu meningkatkan produksi ASI.
• Oatmeal
Baca juga : Tips Naikkan Produksi ASI, Panduan Ibu Menyusui
Oatmeal adalah pilihan makanan yang sangat baik untuk ibu menyusui yang ingin meningkatkan produksi ASI. Kandungan zat besi, beta-glukan, serta nutrisi lainnya dalam oatmeal membantu mendukung kesehatan ibu dan merangsang produksi ASI. Kadar zat besi yang rendah dapat mengurangi produksi ASI. Anda bisa menikmati semangkuk oatmeal setiap pagi atau menambahkan oatmeal ke dalam smoothies dan kue.
• Biji Fenugreek
Biji fenugreek telah lama digunakan sebagai galactagogue, yang dapat membantu meningkatkan produksi ASI.Anda bisa menambahkan biji fenugreek ke dalam makanan atau membuat teh fenugreek dengan menyeduh biji fenugreek dalam air panas.
Baca juga : Pemerintah Terbitkan Aturan Influencer Dilarang Promosikan Sufor Bayi
• Bayam dan Sayuran Hijau
Sayur hijau merupakan salah satu sumber nutrisi terbaik bagi ibu menyusui. Kaya akan vitamin, mineral, dan phytoestrogen, sayur hijau seperti bayam, kangkung, dan brokoli membantu meningkatkan produksi ASI secara alami. Selain itu, kandungan antioksidan dan serat dalam sayur hijau juga mendukung kesehatan ibu dan bayi, menjadikan sayur hijau pilihan sempurna dalam menu harian untuk ibu menyusui yang ingin memberikan nutrisi terbaik bagi si kecil. Jadi, jangan ragu untuk menambahkan lebih banyak sayur hijau dalam menu Anda setiap hari!
• Biji Wijen
Baca juga : 11 Cara Memperbanyak ASI untuk Ibu Menyusui
Biji wijen mengandung kalsium yang tinggi, penting untuk ibu menyusui. Anda bisa menaburkan biji wijen pada makanan seperti salad atau memasukkannya ke dalam adonan roti.
• Kacang-Kacangan dan Biji-Bijian
Kacang-kacangan seperti almond dan kacang mete mengandung protein dan lemak sehat yang dapat membantu meningkatkan produksi ASI. Konsumsi sebagai camilan atau tambahkan ke dalam smoothies dan makanan penutup.
Baca juga : Kadar Kolesterol Tinggi dalam ASI Berfungsi Melindungi Bayi
• Ikan
Ikan adalah salah satu sumber protein yang sangat baik bagi ibu menyusui. Kaya akan asam lemak omega-3, vitamin D, dan berbagai mineral penting, ikan membantu meningkatkan produksi ASI dan mendukung kesehatan ibu serta perkembangan bayi. Asam lemak omega-3 dalam ikan, seperti salmon dan tuna, juga berperan penting dalam perkembangan otak dan mata bayi. Mengonsumsi ikan secara teratur tidak hanya membantu menambah produksi ASI tetapi juga memastikan bayi mendapatkan nutrisi terbaik. Pastikan untuk memilih ikan rendah merkuri untuk keamanan dan manfaat optimal.
Untuk memastikan ASI melimpah, menyusuilah secara teratur dan sesuai permintaan bayi, karena prinsip supply and demand memastikan produksi ASI meningkat. Konsumsi makanan bergizi seperti oatmeal, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan ikan kaya omega-3 untuk mendukung produksi ASI. Pastikan juga minum cukup air setiap hari dan menjaga kesehatan dengan tidur yang cukup serta mengelola stres melalui teknik relaksasi seperti yoga atau meditasi. Pijat payudara sebelum dan selama menyusui serta memompa ASI di antara sesi menyusui juga bisa membantu merangsang produksi lebih banyak ASI.(NA)
Kandungan natrium (garam) dalam satu bungkus mi instan, khususnya varian kuah, sangatlah tinggi yakni mencapai lebih dari 1.000 miligram.
Kandungan gula yang disamarkan ini sering ditemukan pada jenis makanan ultraprocessed food (UPF).
Orangtua juga diminta mewaspadai Bahan Tambahan Pangan (BTP) seperti pewarna atau penyedap rasa yang sering ditambahkan ke dalam makanan.
Pemeriksaan ini dilakukan karena ada laporan pada Sabtu (24/1) yang menduga makanan tersebut terbuat dari bahan Polyurethane Foam (PU Foam) atau material busa kasur maupun spon cuci.
Kebiasaan menyimpan makanan sisa yang sudah matang sempurna untuk kemudian dipanaskan kembali adalah praktik yang kurang baik bagi kesehatan dan kualitas nutrisi.
Makanan yang sejak awal sudah diolah dengan suhu tinggi, seperti digoreng atau dibakar, sangat rentan mengalami degradasi nutrisi jika kembali terkena panas.
Penyakit jantung bawaan merupakan kelainan struktur jantung yang didapat sejak lahir dan berpotensi mengganggu aliran darah ke seluruh tubuh.
Seiring meningkatnya misi komersial ke luar angkasa, para ahli memperingatkan adanya risiko kesehatan reproduksi yang terabaikan. Apakah manusia siap bereproduksi di orbit?
Data menunjukkan sekitar 30% bayi mengalami gumoh, dengan puncak frekuensi pada usia 3 hingga 4 bulan.
Membedong kaki dengan tujuan meluruskan struktur tulang tidak memiliki dasar medis.
Pemilihan alas kaki seharusnya mengutamakan kenyamanan anak di atas fungsi korektif yang belum tentu diperlukan.
Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran bayi yang semakin besar akan memberikan tekanan mekanis pada pembuluh darah di sekitar panggul.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved