Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBIASAAN anak sekarang yang sering mengonsumsi makanan dan minuman manis hingga sebabkan penyakit ginjal menjadi perhatian serius pemerintah. Bahkan banyak anak kecil harus menjalani prosedur cuci darah karena penyakit ginjal yang dideritanya.
Cuci darah dilakukan karena adanya masalah pada ginjal, penyakit itu sifatnya kronis ada waktu bertahun-tahun atau ada kelainan bawaan itu sebabnya harus ada deteksi dini fungsi ginjal baik rasio albumin dalam urin terhadap kreatinin tidak boleh lebih dari 30.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan jika sudah di atas batas biasanya disebabkan oleh darah tinggi atau gula apalagi kebiasaan anak sekarang sering mengonsumsi gula yang berlebih dalam sehari.
Baca juga : Pentingnya Skrining dan Deteksi Dini Penyakit Ginjal Kronis
"Anak-anak sekarang senang dengan makanan dan minuman yang manis jadi butuh kerja sama orang tua agar melakukan deteksi dan pembatasan konsumsi gula berlebih kepada anak," kata Budi saat ditemui di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Selasa (30/7).
Tingginya masalah ginjal pada anak sering terjadi karena kurangnya edukasi dan tidak ada pengawasan terhadap konsumsi anak. Sehingga bukan hanya anggaran dan sumber daya manusia (SDM) yang dibutuhkan untuk mengatasi masalah ini melainkan juga mengubah cara berpikir masyarakat untuk membatasi asupan manis pada anak.
"Sebanyak SDM dalam penanganan dan pencegahan penyakit ginjal tidak akan pernah cukup jika masyarakat tidak membiasakan diri hidup sehat sejak awal dan dari kecil," ujar dia.
Baca juga : Kemenkes: Gangguan Ginjal Akut tidak Ada Hubungan dengan Infeksi dan Vaksin Covid-19
Dihubungi terpisah, Dokter dan Ahli Gizi Masyarakat, Tan Shot Yen, menjelaskan minuman manis bisa juga sebabkan obesitas dan anak obesitas cenderung punya potensi penyakit degeneratif.
Penyakit yang dimaksud seperti masalah pada jantung, diabetes, hingga hipertensi. Oleh karena itu peran orang tua harus ditingkatkan untuk menjadi contoh dan pengawas asupan anak.
"Orang tua bukan hanya mengontrol tapi juga memberi contoh. Kalau ibunya saja malas masak, alasan pekerjaan, bekal sekolah pun hanya diberi biskuit wafer dan susu kotak bergula maka akan sulit untuk melakukan diperhatikan," ujar Tan Shot Yen. (Iam/Z-7)
Kunci utama menjaga kesehatan ginjal terletak pada pemenuhan cairan yang cukup.
Konsumsi karbohidrat yang tidak terkontrol saat sahur dapat memicu gangguan metabolisme, terutama pada organ pankreas dan ginjal.
Pahami cara ginjal membuang purin secara alami melalui pengaturan pH balance urin dan hidrasi tepat. Bukan sekadar daftar pantangan makanan.
TB ginjal merupakan salah satu bentuk TB ekstra paru. Kondisi ini terjadi akibat infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis pada jaringan ginjal.
Diet karnivora tidak direkomendasikan karena bertentangan dengan prinsip dasar gizi seimbang dan tidak direkomendasikan untuk masyarakat umum.
Karena ginjal terletak di bagian belakang rongga perut, tumor kecil sulit dideteksi tanpa teknologi terkini di bidang kesehatan.
Penderita diabetes umumnya menunjukkan empat gejala utama yang saling berkaitan, atau yang sering disebut sebagai gejala klasik 4P.
Stimulasi 40Hz setiap hari mampu menjaga fungsi kognitif pasien, bahkan menurunkan biomarker utama penyakit Alzheimer.
Memasuki tahun 2026, data menunjukkan pergeseran tren medis yang mengkhawatirkan: lonjakan signifikan kasus diabetes tipe 2 pada kelompok usia 20 hingga 30 tahun (Gen Z).
Perkembangan janin yang tidak sempurna hingga memicu PJB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dari sisi kesehatan orang tua maupun lingkungan.
Stroke yang dipicu oleh fibrilasi atrium cenderung lebih berat dibandingkan stroke pada umumnya.
Keempat penyakit tersebut adalah Avian Influenza (flu burung), Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV), Super Flu, dan infeksi virus Nipah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved