Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBIASAAN anak sekarang yang sering mengonsumsi makanan dan minuman manis hingga sebabkan penyakit ginjal menjadi perhatian serius pemerintah. Bahkan banyak anak kecil harus menjalani prosedur cuci darah karena penyakit ginjal yang dideritanya.
Cuci darah dilakukan karena adanya masalah pada ginjal, penyakit itu sifatnya kronis ada waktu bertahun-tahun atau ada kelainan bawaan itu sebabnya harus ada deteksi dini fungsi ginjal baik rasio albumin dalam urin terhadap kreatinin tidak boleh lebih dari 30.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan jika sudah di atas batas biasanya disebabkan oleh darah tinggi atau gula apalagi kebiasaan anak sekarang sering mengonsumsi gula yang berlebih dalam sehari.
Baca juga : Pentingnya Skrining dan Deteksi Dini Penyakit Ginjal Kronis
"Anak-anak sekarang senang dengan makanan dan minuman yang manis jadi butuh kerja sama orang tua agar melakukan deteksi dan pembatasan konsumsi gula berlebih kepada anak," kata Budi saat ditemui di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Selasa (30/7).
Tingginya masalah ginjal pada anak sering terjadi karena kurangnya edukasi dan tidak ada pengawasan terhadap konsumsi anak. Sehingga bukan hanya anggaran dan sumber daya manusia (SDM) yang dibutuhkan untuk mengatasi masalah ini melainkan juga mengubah cara berpikir masyarakat untuk membatasi asupan manis pada anak.
"Sebanyak SDM dalam penanganan dan pencegahan penyakit ginjal tidak akan pernah cukup jika masyarakat tidak membiasakan diri hidup sehat sejak awal dan dari kecil," ujar dia.
Baca juga : Kemenkes: Gangguan Ginjal Akut tidak Ada Hubungan dengan Infeksi dan Vaksin Covid-19
Dihubungi terpisah, Dokter dan Ahli Gizi Masyarakat, Tan Shot Yen, menjelaskan minuman manis bisa juga sebabkan obesitas dan anak obesitas cenderung punya potensi penyakit degeneratif.
Penyakit yang dimaksud seperti masalah pada jantung, diabetes, hingga hipertensi. Oleh karena itu peran orang tua harus ditingkatkan untuk menjadi contoh dan pengawas asupan anak.
"Orang tua bukan hanya mengontrol tapi juga memberi contoh. Kalau ibunya saja malas masak, alasan pekerjaan, bekal sekolah pun hanya diberi biskuit wafer dan susu kotak bergula maka akan sulit untuk melakukan diperhatikan," ujar Tan Shot Yen. (Iam/Z-7)
Karena ginjal terletak di bagian belakang rongga perut, tumor kecil sulit dideteksi tanpa teknologi terkini di bidang kesehatan.
Batu ginjal merupakan kondisi medis yang terjadi ketika mineral dan garam dalam urine mengkristal dan membentuk benda keras di dalam ginjal.
Rasa lelah ini tidak hilang meski sudah istirahat. Ginjal yang sakit gagal memproduksi hormon erythropoietin. Hormon ini penting untuk pembentukan sel darah merah.
Deteksi dini gejala batu ginjal diperlukan agar Anda dapat mengambil langkah pencegahan sebelum merembet jadi operasi batu ginjal.
Anda bisa menambahkan kale ke dalam salad, ditumis dengan bumbu, atau diolah menjadi smoothies.
Tim Andrews (67), Seorang pria asal New Hampshire, Amerika Serikat, kembali menjalani dialisis setelah berhasil hidup selama 271 hari dengan ginjal babi hasil rekayasa genetik.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Virus Nipah secara alami berasal dari kelelawar pemakan buah dari genus Pteropus atau dikenal sebagai flying fox.
Penularan utama leptospirosis terjadi melalui kontak kulit dengan air atau tanah yang telah tercemar urine hewan pembawa bakteri, dengan tikus menjadi perantara yang paling sering ditemukan.
TANTANGAN dan dinamika penyakit hati di Indonesia disoroti. Penyakit hati di Indonesia menunjukkan pola yang semakin kompleks, mulai dari hepatitis kronis, sirosis, hingga kanker hati.
Epilepsi bukan penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau organisme yang bisa berpindah antarindividu.
Kondisi kaki dapat memberikan petunjuk penting terkait kesehatan saraf, peredaran darah, hingga penyakit sistemik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved