Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
KETUA Tim Kerja Imunisasi, Surveilans PD3I dan KIPI Kemenkes Endang Budi Hastuti menekankan bahwa orangtua jangan takut untuk memberikan imunisasi polio kepada anak.
"Kita sudah berupaya untuk menyampaikan, menyebarkan informasi terkait bahaya polio terkait amannya vaksin polio ini. Jadi kita berharap dengan pemberian informasi yang benar itu bisa melawan hoaks yang muncul di masyarakat selama ini," kata Endang di Kantor IDAI, Jakarta, Selasa (23/7).
Semua pihak, mulai dari organisasi profesi, Kementerian Kesehatan, lalu dari lintas sektor yang lain untuk bisa menyampaikan keamanan imunisasi polio ke masyarakat. Jika ada Kejadian Ikutan Pascaimunisasi (KIPI) tidak besar dan masih jarang terjadi. Jika dari 1.000 hanya 1 atau 2 timbulkan KIPI yang tidak berat sehingga jangan sampai buat ragu atau takut.
Baca juga : Masih Ditemukan Orangtua tidak Mau Berikan Imunisasi Anak
"Kalau ada kejadian KIPI, silakan segera menghubungi tugas atau fasilitas kesehatan yang memberikan imunisasi, agar ditindaklanjuti, karena akan dibuktikan apakah kejadian ikutan vaksin imunisasi ini memang disebabkan oleh vaksinnya atau bukan," ujar dia.
Sebanyak 27 provinsi melakukan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) polio. Imunisasi nasional untuk mencegah sangat mudah, vaksinnya juga sudah disediakan oleh Kementerian Kesehatan.
"Dibandingkan nanti kalau anaknya ternyata mengalami kelumpuhan akan lebih banyak biaya yang dikeluarkan. Kami optimis akan sampai herd immunity pada PIN kali ini karena kami selalu memantau per hari, kemudian juga kami sudah melibatkan juga dari Kementerian Dalam Negeri juga sudah mengeluarkan surat himbauan kepada semua gubernur dan bupati wali kota yang menjalankan PIN polio," ungkapnya.
Diketahui ada dua penyebab kematian pada balita yakni diare dan pneumonia atau radang paru akut. Keduanya vaksin barunya sudah masuk dalam National Immunization Program gratis.
Pemberian dua atau lebih jenis vaksin pada waktu yang bersamaan baik suntikan dan tetes aman untuk diberikan dan menimbulkan kekebalan yang baik. (Iam/Z-7)
Hal itu terjadi karena pemerintah Indonesia melaporkan adanya kasus Vaksin Derived Polio Virus (VDPV).
SEBANYAK 252 calon jemaah haji (Calhaj) Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung (Babel), menjalani vaksin meningitis dan polio di sejumlah puskesmas.
ISRAEL memblokade masuknya vaksin polio ke Jalur Gaza, Palestina. Ini membuat keselamatan lebih dari 600.000 anak Palestina terancam.
Pada 12 April 1955, dunia menyaksikan tonggak sejarah dalam bidang kesehatan dengan pengumuman vaksin polio yang dikembangkan oleh Dr. Jonas Salk.
WHO berencana memulai putaran kedua vaksinasi polio untuk ratusan ribu anak-anak di Gaza pada 14 Oktober 2024.
Dengan situasi KLB Polio yang saat ini sedang terjadi, dibutuhkan pemberian 2 dosis imunisasi tambahan polio tetes melalui kegiatan Pekan Imunisasi Nasional (PIN).
Kementerian Kesehatan resmi menetapkan PT Etana Biotechnologies Indonesia sebagai salah satu Laboratorium Pusat Unggulan Pengembangan Vaksin dan Produk Bioteknologi.
MENINGKATNYA kasus campak di Indonesia dinilai berkaitan dengan turunnya cakupan imunisasi rutin lengkap dalam beberapa tahun terakhir.
KABUPATEN Sumenep, Jawa Timur menetapkan Kasus Luar Biasa (KLB campak) karena kasus yang mulai menunjukkan grafik meningkat. Per 21 Agustus 2025 terdeteksi 1.035 kasus campak di Sumenep.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) tengah mengejar target eliminasi kasus campak di Sumenep, Madura. Saat ini telah ditetapkan status Kejadian Luar Biasa campak (KLB Campak) di Sumenep.
Kasus Raya, anak yang meninggal karena tubuhnya dipenuhi dengan cacing di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, seharusnya bisa dicegah jika keluarga dan lingkungan sekitar saling mengingatkan.
Jika diabetes menyerang di usia muda, tubuh akan terpapar kadar gula darah tinggi dalam jangka waktu panjang, sehingga risiko komplikasi seperti penyakit jantung, stroke dan lainnya meningkat
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved