Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) periode 2014-2016, Sudirman Said, menekankan pentingnya penanganan polusi udara untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ia menyatakan polusi udara yang tidak ditangani akan membawa dampak negatif yang serius bagi kesehatan dan kehidupan sehari-hari.
"Bila polusi udara tidak terselesaikan, masalahnya akan menyangkut pada kesehatan, pemborosan, hal-hal yang sifatnya negatif bagi kualitas hidup kita. Kita perlu memanfaatkan masa transisi pemerintahan sebagai pintu masuk untuk memberikan advokasi kepada policy maker,” ujar Sudirman Said saat menyampaikan materi di acara Biru Voices Ambassadors 2024, yang diadakan Yayasan Udara Anak Bangsa atau dikenal dengan Bicara Udara, di Gordy HQ, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, Sabtu (20/7).
Sebagai pemateri, Sudirman menekankan pentingnya mengajak seluruh masyarakat untuk menyadari dan melakukan kampanye kebersihan udara bersama.
Baca juga : Senin Pagi, Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat
“Kita perlu mendorong gerakan peduli polusi udara menjadi gerakan sosial yang masif. Harus mengajak seluruh masyarakat untuk menyadari atau melakukan suatu kampanye kebersihan udara bersama dan itu sangat baik karena inisiatornya para ibu-ibu muda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kualitas hidup anak dan keluarga,” kata dia.
Selain itu, Sudirman juga menyampaikan pentingnya konsistensi kebijakan dan advokasi dari publik.
Menurutnya, kebijakan yang selaras dari pimpinan tertinggi hingga ke bawah sangat diperlukan, mulai dari Presiden, Kementerian ESDM, Kementerian LHK, serta Kementerian BUMN harus satu visi bersinergi untuk mengatasi masalah polusi udara
"Pertama kebijakan perlu dikembalikan ke rancangan awalnya, yaitu untuk melindungi masyarakat. Kedua, transisi energi dan juga transisi mobilitas perlu dilaksanakan secara konsisten. Jika di perkotaan transportasi umum ditata secara serius, ini akan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi serta menekan emisi dan polusi. Ketiga, civil society dan sektor privat perlu terus mengingatkan sekaligus berkolaborasi dengan pemerintah,” tambahnya.
Sementara itu, Co-Founder Bicara Udara Novita Natalia juga menekankan peran penting orangtua dalam ranah kebijakan lingkungan.
"Indonesia Emas 2045 menjadi target pemerintah saat ini. Peran orang tua dalam ranah kebijakan sering kali tidak dilibatkan, padahal merekalah yang mempersiapkan anak-anak untuk mewujudkan Indonesia emas. Melalui Biru Voices Ambassador, Bicara Udara menyediakan wadah untuk para orang tua dan community leaders berperan aktif dalam edukasi publik, dan mengawal kebijakan," ungkap Novita.
Baca juga : Sabtu (20/7), Kualitas Udara Jakarta Masuk Kategori tidak Sehat
Keresahan orangtua terhadap polusi udara menjadi latar belakang utama dilibatkannya mereka dalam acara Biru Voices 2024 yang diselenggarakan Bicara Udara.
Dampak polusi udara yang mengganggu kesehatan anak dan keluarga serta kekhawatiran akan kualitas lingkungan saat ini dan masa depan menjadi fokus utama gerakan ini.
Kebijakan yang kurang mendukung lingkungan bersih menjadi salah satu kekhawatiran yang sering diungkapkan oleh para orang tua. Acara tersebut dihadiri oleh para orangtua dan community leader yang berkomitmen untuk memperjuangkan udara bersih melalui inisiatif Biru Voices Ambassadors 2024. (Z-1)
Penelitian terbaru mengungkap bagaimana retakan es Arktik dan polusi ladang minyak memicu reaksi kimia berbahaya yang mempercepat pencairan es kutub.
Studi itu menemukan hubungan antara paparan partikel super kecil polutan udara (PM2,5) dan nitrogen dioksida dengan peningkatan risiko tumor otak.
Polusi udara luar ruangan dapat meningkatkan risiko diabetes, bahkan pada tingkat polusi yang selama ini dianggap aman oleh EPA dan WHO.
Satelit Sentinel-4 milik ESA berhasil mengirimkan citra pertama yang memetakan polusi udara di Eropa dan Afrika Utara. Misi ini akan memantau kualitas udara setiap jam.
Penelitian terbaru menemukan awan di Samudra Atlantik dan Pasifik kini makin redup akibat udara yang lebih bersih.
Polusi udara dan asap rokok merupakan dua faktor lingkungan yang kerap diabaikan, padahal keduanya memiliki dampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak.
Kejaksaan Agung memeriksa mantan Menteri ESDM Sudirman Said sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah oleh Pertamina Energy Trading Ltd. (Petral) tahun 2008–2015.
REKTOR Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said menekankan pemimpin Indonesia seharusnya juga seorang pendidik.
Sudirman Said menyebut seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, melainkan juga oleh kemampuan menyelesaikan masalah secara nyata.
Sudirman Said mengatakan rencana Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan reformasi polri hanya akan berhasil jika melibatkan masyarakat.
Universitas Harkat Negeri (UHN) Tegal, Jawa Tengah, resmi melantik Sudirman Said, sebagai rektor untuk periode 2025-2029 dna pejabat struktural lainnya.
Menurut Sudirman Said, hukum yang berlumuran korupsi membuat rasa tak adil mendominasi suasana batin rakyat banyak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved