Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Harkat Negeri (UHN) Tegal, Jawa Tengah, resmi melantik Sudirman Said, sebagai rektor untuk periode 2025-2029. Pelantikan yang berlangsung di aula kampus setempat pada Rabu (20/8) ini menandai dimulainya era baru bagi UHN setelah transformasi dari penggabungan Politeknik Harapan Bersama dan STMIK YMI Tegal.
Sebagai rektor UHN, Sudirman Said memiliki visi untuk menjadikan UHN sebagai universitas berskala nasional dan internasional, dengan fokus pada kualitas pengajaran dan penelitian.
“UHN berencana untuk meningkatkan ilmu terapan dan menjalin kerja sama dengan industri untuk menghasilkan lulusan yang siap kerja,” ujar Sudirman Said.
Sudirman Said menyebut UHN memiliki potensi untuk menjadi pusat pendidikan dan penelitian maritim, mengingat lokasi strategisnya di Tegal.
“Dengan pelantikan pejabaat struktural ini, UHN diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan pendidikan dan penelitian, khususnya di wilayah Tegal dan juga sekitarnya,” terang Sudirman Said.
Mantan Menteri BUMN ini menjelaskan berubahnya gabungan Politeknik Harapan Bersama dan STMIK YMI Tegal menjadi UHN, berdasarkan SK Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Nomor 624/B/O/2025 yang terbit 31 Juli 2025.
Ia menambahkan bahwa proses pengurusan izin universitas berjalan transparan dengan sistem berbasis teknologi informasi. “Saya mengapresiasi dukungan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Dirjen Pendidikan Tinggi, serta Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah Prof. Aisyah Endah Palupi,” pungkasnya. (E-2)
Kejaksaan Agung memeriksa mantan Menteri ESDM Sudirman Said sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah oleh Pertamina Energy Trading Ltd. (Petral) tahun 2008–2015.
REKTOR Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said menekankan pemimpin Indonesia seharusnya juga seorang pendidik.
Sudirman Said menyebut seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, melainkan juga oleh kemampuan menyelesaikan masalah secara nyata.
Sudirman Said mengatakan rencana Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan reformasi polri hanya akan berhasil jika melibatkan masyarakat.
Menurut Sudirman Said, hukum yang berlumuran korupsi membuat rasa tak adil mendominasi suasana batin rakyat banyak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved