Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Tanggal 23 Juli selalu diperingati sebagai Hari Anak Nasional (HAN) di Indonesia. Peringatan ke-40 HAN tahun ini mengusung tema Anak Terlindungi, Indonesia Maju.
Tema ini mengajak kita untuk memperhatikan kesejahteraan dan perkembangan anak melalui berbagai kegiatan, seperti mendongeng, membaca buku cerita, atau menyanyikan lagu yang sesuai dengan kelpompok usia.
Di tengah perayaan ini, terdapat kekhawatiran terkait kondisi lagu anak di Indonesia. Seiring dengan perubahan zaman, minat terhadap lagu anak semakin menurun. Industri rekaman juga jarang memproduksi lagu anak terbaru. Situasi ini menimbulkan pertanyaan tentang kurangnya perhatian akan pentingnya lagu anak sebagai salah satu indikator perkembangan dan kesejahteraan anak.
Baca juga : Tasya Kamila Optimis Lagu Anak Indonesia Bisa Bersaing
Penyanyi cilik yang muncul juga tidak sedikit. Namun, sebagian besar dari mereka justru melantunkan atau melakukan cover lagu-lagu dewaasa bertema cinta.
Melansir dari Alodokter, musik memiliki berbagai manfaat penting bagi anak, antara lain:
1. Kasih Ibu
Lagu ini menggambarkan kasih sayang ibu yang tiada batas.
Baca juga : Lagu Anak Bisa Menumbuhkan Ekosistem bagi Anak-anak
2. Nenek Moyangku
Menceritakan kegagahan nenek moyang bangsa Indonesia.
3. Topi Saya Bundar
Mengajarkan anak tentang bentuk dan kegunaan topi.
4. Balonku
Mengenalkan warna dan angka melalui balon.
Baca juga : Lagu Anak Penting Bagi Tumbuh Kembang
5. Nina Bobo
Lagu pengantar tidur yang lembut.
6. Bintang Kecil
Mengenalkan benda-benda angkasa dan mengajarkan imajinasi.
7. Anak Pelangi
Mengajarkan warna dan keindahan pelangi.
Baca juga : Ini Pentingnya Lagu Anak Berbahasa Indonesia untuk Tumbuh Kembang
8. Lihat Kebunku
Mengenalkan jenis-jenis bunga dan warna.
9. Cicak di Dinding
Mengajarkan anak tentang cicak dan kebiasaan makanannya.
10. Kring Kring Ada Sepeda
Mengenalkan sepeda dan sepatu serta suara yang dihasilkan.
Lagu-lagu ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pendidikan dan nilai-nilai penting bagi anak-anak. Dalam rangka Hari Anak Nasional, penting untuk kembali mengapresiasi dan mempromosikan lagu anak yang memiliki dampak positif bagi perkembangan mereka. (Z-11)
Kementerian Kebudayaan kembali menyelenggarakan program Kita Cinta Lagu Anak Indonesia (KILA).
Antusiasme dan apresiasi pada penyelenggaraan KILA dari tahun-tahun sebelumnya berhasil diraih
TERBATASNYA akses lagu-lagu anak Indonesia, membuat banyak anak di media sosial, khususnya TikTok, saat ini menyanyikan lagu-lagu yang tidak sesuai usia mereka.
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli 2024, TRUST Junior Orchestra mempersembahkan sebuah pertunjukan istimewa bertajuk Senandung Masa Kecil.
Di era medsos sekarang ini, lagu anak juga harus menarik minat orang untuk membawakannya lagi agar bisa dikenal.
MUSISI Raissa Anggiani sukses menggelar konser album ‘Kepada, Yang Terhormat’ di M Bloc Live House, Jakarta. Raissa menutup gelaran konser album dengan sempurna di Jakarta.
SEBAGAI bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, penyanyi solo, Rossa, menyalurkan zakat mal senilai Rp500 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatra.
Rossa mengaku bahwa ini adalah pengalaman pertamanya terlibat dalam sebuah proyek seni di luar keperluan komersial.
Belum Siap Dewasa adalah lagu tentang perasaan takut tumbuh besar dan meninggalkan masa sekolah yang penuh tawa dan teman-teman.
Paa Perasuk menarik perhatian tidak hanya karena alur ceritanya yang unik tetapi juga karena berhasil mengandeng penyanyi internasional Anggun C. Sasmi untuk debut.
PENYANYI muda Prince Poetiray berhasil menyabet penghargaan Pendatang Baru Terbaik Terbaik di AMI Awards 2025. Musisi berusia 11 tahun itu merebut penghargaan lewat lagu Selalu Ada di Nadimu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved