Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MARAKNYA modus penipuan banyak orang resah dan gelisah soal kasus tersebut.
Karena modus penipuan ini bisa terjadi dimana pun dan kapan pun, bahkan di linggungan sendiri.
Namun, di zaman yang sudah modern ini banyak pelaku modus penipuan yang menyasar melalui pesan WhatsApp.
Baca juga : Sudah Banyak Makan Korban, Waspada Modus Penipuan Petugas Provider
Melihat hampir semua orang menggunakan aplikasi tersebut, pelaku pun memanfaatkannya.
Untuk modus penipuan WhatsApp ini berbagai macam jenisnya.
Tetapi kalian bisa mengatasinya juga dengan beberapa cara.
Baca juga : Waspada! Ini Modus Penipuan yang Sering Terjadi, Berikut Cara Mengatasinya
Modus penipuan yang pertama adalah pelaku mengirimkan persan 'Undangan Pernikahan'.
Pelaku hanya mengirimkan aplikasi atau apk dengan nama 'Undangan Pernikahan'.
Biasanya aplikasi tersebut memiliki besaran 5,8 MB
Baca juga : Waspada Modus Penipuan Online, ini Jenis-jenisnya
Selanjutnya, sama seperti 'Undangan Pernikahan', namun pelaku mengirimkan pesan 'Paket'.
Bahkan, besaran aplikasi 'Paket' ini sama seperti 'Undangan Pernikahan'.
Kalian jangan pernah membuka keduanya, jika hal tersebut dilakukan maka uang di mobile banking akan langsung ludes.
Baca juga : Waspada Modus Penipuan Salah Transfer, Begini Ciri-cirinya
Lalu, modus penipuan ini pun sama seperti 'Undangan Pernikahan' dan 'Paket'.
Namun bedanya pelaku mengatasnamakan orang pajak yang akan meminta korban untuk membayar pajak.
Bahkan, pelaku juga mengirimkan aplikasi dengan besaran yang sama dan diberi nama 'Bukti Pajak'.
Dari tiga modus penipuan di atas tentunya kalian bisa mengatasinya.
Cara yang pertama adalah bersikap tenang saat menghadapinya.
Banyak korban yang terperangkap dengan modus penipuan tersebut karena tidak tenang.
Kalian bisa perhatikan cara pelaku dan jangan tertipu dengan modusnya.
Lalu selanjutnya jangan merespon pelaku.
Pelaku akan mengirimi pesan WhatsApp dengan nomor tak dikenal.
Jika hal tersebut terjadi baiknya jangan dibalas, bahkan jangan dibuka pesan tersebut.
Selanjutnya adalah hapus dan blokir nomor pelaku.
Biasanya, pelaku akan mengirimi terus pesan ke korban jika tak dibalas.
Kalian bisa langsung melakukan pemblokiran nomor pelaku agar tidak kembali mengirimi pesan.
Cara yang terakhir adalah jangan menyebarkan data di media sosial.
Umumnya pelaku akan mendapatkan data kalian dari media sosial atau internet.
Bahan, data tersebut tak hanya nomor telepon saja, email dan alamat pun bisa disalah gunakan.
Dari tips di atas kalian bisa melakukannya jika sewaktu-waktu terjadi dengan cara yang tenang. (Z-12)
Meskipun di perairan utara hanya diguyur hujan ringan, lanjut Doni Prastio, namun gelombang tinggi terjadi di kawasan bagian timur perairan utara Jawa Tengah, cukup berisiko.
Munculnya anomali atmosfer Madden Julian Oscillation, gelombang Kelvin, dan Rossby Equator yang memicu hujan ekstrem.
Virus ini biasanya menyebabkan penyakit ringan dan dapat sembuh sendiri.
Curah hujan tinggi disertai angin kencang dapat meningkatkan risiko pohon tumbang.
Untuk pencegahan DBD, langkah yang paling efektif dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Selain itu, peran juru pemantau jentik nyamuk (jumantik) perlu dioptimalkan.
Indonesia menjadi negara urutan ke-20 dengan jumlah korban terbanyak di dunia, tetapi termasuk negara yang cepat memulihkan keadaan melalui vaksinasi.
Korban pertama kecelakaan ATR 42-500 di Balocci, Pangkep dievakuasi. Ia ditemukan tewas di jurang 200 m saat SAR dihantam cuaca ekstrem. Kabut pekat visibilitas 5 m.
Dua dari tiga korban merupakan pasangan suami istri berinisial HW, 54, dan NJ, 49.
BPBD Kabupaten Agam, Sumatera Barat, melaporkan sebanyak 72 orang korban bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut hingga Sabtu (20/12) masih belum ditemukan.
Pelaku mendatangi rumah korban dan menawarkan program investasi bank bernama Get Reward.
PRESIDEN Prabowo Subianto menuntaskan rangkaian kunjungan kerjanya ke wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat pada Senin (1/12).
Pihak kampus mendukung penuh proses penyelidikan dan memastikan keamanan lingkungan akademik tetap menjadi prioritas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved