Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah menyambut baik transformasi penyelenggaraan haji yang dilakukan oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Transformasi ini, dengan berbagai sistem pelayanan modern yang diterapkan, diharapkan dapat mewujudkan impian jamaah haji untuk melaksanakan ibadahnya dengan nyaman dan aman.
“Muhammadiyah mengapresiasi langkah maju yang diambil oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dalam meningkatkan kualitas pelayanan haji,” ujar KH Saad Ibrahim, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam keterangan tertulis, Rabu (5/6).
“Transformasi ini diharapkan dapat memberikan pengalaman ibadah haji yang lebih berkesan dan bermakna bagi seluruh jamaah,” lanjutnya.
Baca juga : DPR RI Dukung Tindakan Tegas Pemulangan WNI yang Pakai Visa Palsu untuk Haji
Salah satu perubahan signifikan dalam transformasi haji adalah penerapan sistem pendaftaran elektronik. Sistem ini memungkinkan jamaah untuk mendaftar haji secara online, sehingga lebih mudah dan efisien. Selain itu, Pemerintah Arab Saudi juga menyediakan berbagai layanan digital lainnya, seperti aplikasi haji bernama Nusuk, yang dapat membantu jamaah dalam mempersiapkan dan melaksanakan ibadahnya.
“Muhammadiyah akan terus memberikan edukasi kepada jamaah haji tentang transformasi ini,” kata KH Saad Ibrahim. “Kami juga mendorong jamaah untuk memanfaatkan berbagai layanan digital yang disediakan oleh Pemerintah Arab Saudi, sehingga dapat mempermudah proses pelaksanaan ibadah haji.”
Transformasi haji ini sejalan dengan komitmen Muhammadiyah untuk meningkatkan kualitas pelayanan haji bagi jamaahnya. Muhammadiyah telah lama aktif dalam penyelenggaraan haji, dan selalu berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jamaahnya.
Baca juga : Jelang Puncak Haji 2024, PPIH Intensifkan Persiapan Armuzna dan Kesiapan Jemaah
Berikut beberapa poin penting yang perlu diperhatikan oleh jamaah haji terkait transformasi haji:
- Persyaratan haji: Jamaah haji harus memenuhi persyaratan usia, kesehatan, dan kemampuan finansial yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi.
- Pelayanan haji: Pemerintah Arab Saudi menyediakan berbagai layanan digital untuk membantu jamaah dalam mempersiapkan dan melaksanakan ibadahnya. Jamaah haji diimbau untuk memanfaatkan layanan digital tersebut.
- Keamanan haji: Pemerintah Arab Saudi telah meningkatkan keamanan haji dengan menerapkan berbagai langkah-langkah pengamanan. Jamaah haji diimbau untuk mengikuti peraturan dan prosedur yang berlaku.
Muhammadiyah berharap transformasi haji ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh jamaah haji, sehingga dapat melaksanakan ibadahnya dengan nyaman, aman, dan bermakna.
Tahapan saat ini adalah proses pengelompokan jemaah atau yang dikenal dalam istilah perhajian sebagai grouping atau pengkloteran jemaah calon haji.
ANGGOTA Komisi VIII DPR RI optimistis proses transisi kewenangan penyelenggaraan haji dari Kemenag ke Kemenhaj tidak akan mengganggu kualitas pelayanan haji 2026.
Garuda Indonesia menghibahkan satu unit pesawat untuk fasilitas manasik di Asrama Haji Kelas I Aceh. Hibah ini dirancang sebagai sarana praktik langsung bagi calon jemaah.
HARI ini, Minggu, (8/2) yang bertepatan dengan 20 Syaban 1447 H, pemerintah Arab Saudi resmi mulai menerbitkan visa haji 2026 atau 1447 Hijriah.
Sebanyak sembilan pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) di Kabupaten Sidoarjo terancam gagal berangkat ibadah haji 2026.
MENTERI Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan atau Gus Irfan mengungkapkan bahwa pihaknya kerap menerima komentar negatif terkait kebijakan istitha’ah kesehatan jemaah haji.
Dengan bantuan platform online video, pengguna dapat mengedit klip, menambahkan teks, memasukkan musik, hingga membuat video profesional langsung dari browser.
Saat ini, sekitar 62 persen masyarakat Indonesia telah terbiasa berbelanja daring dua hingga tiga kali per bulan.
KECINTAAN Justisia Dewi pada jam tangan, dan kepeduliannya terhadap lingkungan menjadi salah satu sumber inspirasi usahanya. Ia menghadirkan Ma.ja Watch pada tahun 2021
Tanpa kematangan psikologis yang cukup, anak-anak berisiko tinggi terpapar konten yang tidak sesuai dengan tahap perkembangan usia mereka.
Meta menekankan bahwa perlindungan terhadap anak tidak harus dilakukan dengan cara yang mengekang atau memantau seluruh isi percakapan secara berlebihan.
DI tengah upaya pemerintah memperketat pengawasan digital bagi anak-anak, suara dari akar rumput mengingatkan bahwa regulasi teknis saja tidak cukup.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved