Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

Tanpa Vaksin Lengkap, Risiko Sakit Jemaah Haji di Tanah Suci Meningkat

 Gana Buana
01/4/2026 18:10
Tanpa Vaksin Lengkap, Risiko Sakit Jemaah Haji di Tanah Suci Meningkat
Calon Jemaah haji wajib lengkapi vaksin dan jaga istirahat.(Antara)

CALON jemaah haji diingatkan untuk tidak menganggap sepele dua hal krusial sebelum berangkat ke Tanah Suci. Hal tersebut adalah vaksinasi lengkap dan waktu istirahat yang cukup.

Dokter sekaligus ahli gizi masyarakat, Tan Shot Yen, menegaskan bahwa vaksin bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan syarat utama untuk masuk Arab Saudi sekaligus perlindungan dasar dari risiko penyakit menular.

“Vaksin wajib sebagai syarat masuk Saudi dan harus dibuktikan dengan sertifikat,” ujarnya dilansir dari Antara, Rabu (1/4).

Ia menjelaskan, vaksin meningitis meningokokus menjadi kewajiban karena berfungsi melindungi dari radang selaput otak yang berbahaya. Selain itu, vaksin polio juga diwajibkan guna mencegah penyebaran virus yang masih menjadi perhatian global.

Namun, perlindungan tidak berhenti pada vaksin wajib. Tan menekankan pentingnya vaksin tambahan, terutama influenza untuk menghadapi perubahan cuaca ekstrem, serta vaksin pneumonia bagi jamaah lanjut usia atau yang memiliki penyakit penyerta seperti diabetes, asma, dan gangguan jantung.

Menurutnya, tingginya mobilitas dan kepadatan selama ibadah haji membuat jamaah berada dalam kondisi rentan terhadap paparan penyakit.

“Lingkungan padat dan aktivitas tinggi meningkatkan risiko penularan,” jelasnya.

Tak hanya soal vaksin, aspek yang kerap diabaikan adalah waktu istirahat. Padahal, kelelahan dapat menurunkan daya tahan tubuh secara signifikan.

“Ibadah itu selalu ada jeda. Gunakan untuk tidur,” tegas Tan.

Ia mengingatkan, memaksakan diri tanpa istirahat justru berpotensi mengganggu kelancaran ibadah secara keseluruhan.

Sementara itu, terkait konsumsi vitamin, Tan menyarankan agar penggunaannya tidak sembarangan dan tetap berdasarkan rekomendasi tenaga medis.

“Jika dianjurkan dokter,” katanya singkat.

Dengan kombinasi vaksinasi lengkap dan manajemen istirahat yang baik, calon jamaah haji diharapkan mampu menjaga kondisi tubuh tetap prima dan meminimalkan risiko gangguan kesehatan selama menjalankan ibadah.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya