Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSIAPAN haji tidak cukup hanya soal dokumen dan perlengkapan. Dokter dan ahli gizi masyarakat Tan Shot Yen, menegaskan calon jemaah haji harus memastikan kondisi tubuh benar-benar prima sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Menurut Tan, aspek kesehatan menjadi kunci karena ibadah haji menuntut daya tahan fisik tinggi, terlebih dengan perbedaan cuaca dan padatnya rangkaian aktivitas yang akan dijalani jamaah di Arab Saudi.
“Prinsipnya jemaah haji harus sehat dan jika punya penyakit kronik harus terkontrol,” kata Tan dilansir dari Antara, Rabu (1/4).
Ia menekankan, pemeriksaan kesehatan yang menjadi bagian dari tahapan persiapan haji tidak boleh dipandang sebagai formalitas. Proses itu penting untuk mengukur apakah calon Jemaah benar-benar mampu mengikuti seluruh rangkaian ibadah yang menguras tenaga.
Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu mengingatkan bahwa kesiapan fisik harus dibangun sejak sebelum keberangkatan. Salah satu hal paling mendasar adalah menjaga pola makan tetap stabil dan tidak tergoda mengubahnya secara ekstrem.
Menurut dia, calon jemaah sebaiknya tidak menjalani diet ketat atau mengikuti tren pola makan tertentu menjelang keberangkatan. Alih-alih membuat tubuh lebih siap, perubahan drastis justru bisa mengganggu kondisi fisik.
“Makan biasa saja, tidak perlu diet ekstrem atau mengikuti tren diet tertentu,” ujarnya.
Tan juga meminta calon jemaah lebih cermat memilih makanan agar tidak memicu gangguan pencernaan. Selain itu, waktu istirahat harus dijaga karena ibadah haji berlangsung dalam ritme aktivitas yang padat dan menuntut pemulihan tenaga yang cukup.
“Ibadah itu ada jedanya. Gunakan untuk tidur,” kata dia.
Soal suplemen, Tan menilai vitamin tidak selalu menjadi kebutuhan wajib bagi setiap calon haji. Ia menyarankan konsumsi suplemen tetap didasarkan pada konsultasi medis, bukan sekadar ikut-ikutan.
Dengan kondisi fisik yang terjaga, pola makan bergizi seimbang, dan istirahat yang cukup, calon jamaah diharapkan mampu menjalani seluruh tahapan ibadah haji dengan aman, optimal, dan minim risiko gangguan kesehatan. (Ant/Z-10)
Keberangkatan haji bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan panggilan suci yang tidak semua orang mendapatkannya.
Calon Jemaah haji wajib lengkapi vaksin dan jaga istirahat. Ahli ingatkan risiko penyakit meningkat jika dua hal ini diabaikan selama ibadah di Tanah Suci.
Siapkan keberangkatan Haji 2026 dengan maksimal! Simak daftar perlengkapan wajib, mulai dari dokumen, obat-obatan, hingga tips packing efisien agar koper tidak melebihi muatan.
Jelang musim Haji 2026, jemaah diimbau membatasi skala walimatus safar. Simak tips menjaga kondisi fisik dan alasan medis mengapa kelelahan ekstrem bisa berakibat fatal
Persiapkan fisik prima untuk Haji 2026. Simak panduan latihan jalan kaki, manajemen kesehatan, dan tips kebugaran agar ibadah haji lancar dan mabrur.
“Ketombe biasa itu istilah awam. Salah satu penyebabnya memang dermatitis seboroik, tapi bisa juga karena penyakit lain yang gejalanya mirip, seperti psoriasis,”
Contoh Procedure Text Tentang Tips Kesehatan. Jaga kesehatan optimal! Temukan tips & prosedur teks kesehatan terpercaya di sini. Hidup sehat, bahagia, dan produktif dimulai sekarang!
Selama bulan Ramadhan, perubahan pola makan dan aktivitas berdampak pada berbagai aspek kesehatan, termasuk kesehatan reproduksi.
Pakar kesehatan Dinda Maharani Augusmiadoni mengingatkan masyarakat untuk mengendalikan makanan yang dikonsumsi khususnya di libur panjang.
Keberhasilan penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak lepas dari dukungan aktif berbagai pihak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved