Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
LANSKAP ekonomi Ramadan di Indonesia pada 2026 diprediksi akan mengalami transformasi digital yang masif. Visa merilis proyeksi terbaru yang menunjukkan bahwa adopsi pembayaran digital yang semakin luas akan menjadi motor utama pertumbuhan konsumsi masyarakat sepanjang bulan suci hingga Idul Fitri.
Laporan tersebut menegaskan bahwa total belanja kartu pada Ramadan 2026 diperkirakan melampaui pencapaian tahun sebelumnya. Fenomena ini didorong oleh kuatnya konsumsi domestik serta penetrasi teknologi pembayaran nirsentuh (contactless), e-commerce, dan transaksi di dalam aplikasi (in-app) yang merata di seluruh Indonesia.
Salah satu temuan kunci dalam laporan ini adalah terbentuknya perilaku konsumen yang semakin hybrid.
Saat ini, sekitar 62% masyarakat Indonesia telah terbiasa berbelanja daring dua hingga tiga kali per bulan. Integrasi antara pencarian produk secara online dan eksekusi pembelian secara offline kini telah menjadi standar baru bagi konsumen tanah air.
Vira Widiyasari, Country Manager Visa Indonesia, menekankan bahwa saat ini sedang terjadi pergeseran struktural dalam ekonomi Ramadan.
"Kami melihat adanya perubahan dari sekadar peningkatan volume menuju perilaku konsumen yang lebih canggih dan digital-native. Integrasi yang seamless antara pencarian produk secara online dan pembelian offline kini menjadi ekspektasi dasar. Agar bisnis dapat berhasil di periode krusial ini, mereka harus menawarkan pengalaman pembayaran yang aman dan tanpa hambatan, sesuai dengan keluwesan perjalanan konsumen masa kini, baik saat memesan perjalanan mudik maupun membeli kebutuhan hari raya," papar Vira.
Visa memproyeksikan aktivitas belanja digital akan semakin intensif pada paruh kedua bulan Ramadan.
Puncak transaksi diperkirakan terjadi pada pekan ketiga, seiring dengan meningkatnya pembelian tiket perjalanan (mudik), pengiriman hadiah (parsel), serta kebutuhan persiapan hari raya yang dilakukan melalui platform digital.
Analisis data menunjukkan bahwa 10 hari terakhir menjelang Idul Fitri tetap menjadi periode paling krusial bagi ekosistem ritel.
Meski volume transaksi secara historis menurun 30%–40% pada hari Idul Fitri karena fokus masyarakat pada ibadah, pola belanja diprediksi akan segera pulih (rebound) dalam waktu singkat setelahnya.
Bagi pelaku usaha, lonjakan belanja digital ini bukan sekadar peningkatan angka, melainkan peta jalan strategis untuk memenangkan pasar.
"Data menunjukkan adanya jendela peluang yang sangat terkonsentrasi di pekan-pekan terakhir, diikuti oleh jeda yang dapat diprediksi saat Idul Fitri," ungkap Simon Baptist, Asia Pacific Principal Economist Visa.
"Wawasan kami mengindikasikan bahwa bisnis yang secara proaktif menyelaraskan rantai pasok, promosi terarah, dan infrastruktur pembayaran dengan lonjakan yang dapat diprediksi. terutama di kategori pertumbuhan tinggi seperti perjalanan, akan memperoleh keunggulan kompetitif yang signifikan pada 2026," pungkasnya. (Z-1)
KECINTAAN Justisia Dewi pada jam tangan, dan kepeduliannya terhadap lingkungan menjadi salah satu sumber inspirasi usahanya. Ia menghadirkan Ma.ja Watch pada tahun 2021
Tanpa kematangan psikologis yang cukup, anak-anak berisiko tinggi terpapar konten yang tidak sesuai dengan tahap perkembangan usia mereka.
Meta menekankan bahwa perlindungan terhadap anak tidak harus dilakukan dengan cara yang mengekang atau memantau seluruh isi percakapan secara berlebihan.
DI tengah upaya pemerintah memperketat pengawasan digital bagi anak-anak, suara dari akar rumput mengingatkan bahwa regulasi teknis saja tidak cukup.
Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria, mengungkapkan adanya kesenjangan yang signifikan antara kebutuhan industri dan ketersediaan tenaga talenta digital.
Ajang belanja modest fashion dan lifestyle untuk perempuan kembali hadir melalui Sisterhood Modest Bazar 2026.
Dapatkan diskon hingga Rp 1,3 juta di Shopee, Tokopedia, & Lazada! Simak tips belanja hemat akhir tahun pakai promo BRI dan Ceria di sini.
Perilaku seperti belanja berlebih, mengambil pinjaman, atau menghamburkan uang dijadikan sebagai cara tidak langsung mengurangi stres, kesepian, atau rasa tidak berdaya.
Dengan desain arsitektur yang modern dan dinamis berpadu dengan elemen hijau serta ruang terbuka, mal ini menghadirkan suasana hangat dan elegan.
Anggaran rumah tangga kelas menengah bergeser ke kebutuhan pokok dan pendidikan, sementara belanja fesyen, makan di luar, serta rekreasi dipangkas atau ditunda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved