Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
Penyaluran bantuan sosial (bansos) sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) dalam beberapa tahun terakhir diapresiasi karena dinilai tepat sasaran. Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), tim yang dibentuk Kementerian Sosial untuk menyosialisasikan dan mengawasi jalannya penyaluran bansos, melihat program itu dieksekusi dengan baik.
Dalam pelaksanaannya, TKSK berkoordinasi dengan Pos Indonesia selaku pihak yang ditunjuk secara resmi oleh pemerintah untuk menyalurkan bansos.
“Manfaat layanan Pos Indonesia kepada masyarakat besar sekali. Proses pengambilan tidak lama. Ketika proses pencairan termasuk cepat. Selain itu juga lokasi pengambilan terlindungi, tidak di tempat terbuka jadi masyarakat nyaman,” kata pendamping TKSK Caly Defiyanto.
Baca juga : Pos Indonesia Salurkan Bansos Sembako dan PKH kepada 2.500 Keluarga di Semarang
Selama ini, kata Caly, kerja sama TKSK dengan Pos Indonesia terjalin baik. Data keluarga penerima manfaat (KPM) yang disediakan pun sesuai.
“Jelang penyaluran bansos biasanya kami mendapat pemberitahuan bahwa akan ada penyaluran. Kantor pos memberikan data-data serta waktu penyaluran dan itu tepat sasaran,” imbuhnya.
Selain itu, yang sangat membantu adalah tidak perlu banyak birokrasi alam proses pengambilan bansos. Masyarakat selaku penerima manfaat cukup datang ke kantor pos, melakukan registrasi, foto, dan dana bisa langsung dicairkan.
Baca juga : Penyaluran Bansos PKH dan Sembako 2024 Dimulai, KPM Apresiasi Pelayanan Kantor Pos
Selain disalurkan melalui kantor pos, Pos Indonesia memiliki metode penyaluran melalui komunitas dan diantarkan langsung ke rumah KPM (door to door).
“Penyaluran di komunitas biasanya dilakukan di kantor kelurahan. Pelayanan pencairannya sama seperti di Kantorpos, cuma rayonnya saja yang dipindah ke kelurahan,” tutur Caly.
Caly mengaku salut dengan metode penyaluran door to door yang dilakukan Pos Indonesia. Layanan pengantaran dana bansos ke rumah KPM ini hanya diberikan kepada KPM yang sedang sakit, lansia, dan disabilitas.
Baca juga : Bansos Langsung Diantar ke Rumah, KPM Banyuwangi Sebut Pos Indonesia Memudahkan
“Layanan door to door ini sangat baus karena ada beberapa KPM yang tidak bisa datang ke kantor pos, mungkin karena sakit atau ada keperluan lain. Nah, itu petugas yang datang. Saya sangat mengapresiasi,” ucapnya.
Pendamping TKSK lainnya, Eti Kurniasih dari Kecamatan Andir, Kota Bandung, juga memberikan penilaian positif terhadap pelayanan Pos Indonesia. Dalam penyaluran bansos saat ini Eti mendampingi sekitar seribu KPM. Pencairan dana bansos di Kantorpos, kata Eti, saat ini lebih aman dan tepat sasaran.
“Saya selalu lihat sendiri dari orangnya langsung atau diwakili dari anggota keluarga di KK yang sama. KPM biasanya langsung membelanjakan sembako dan ada juga yang kirim foto-foto belanjanya ke saya,” kata dia. (RO/Z-11)
Kemensos mengirimkan Tim Asesmen khusus ke Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk memverifikasi status sosial ekonomi keluarga YBS.
Kementerian Sosial (Kemensos) mengirim Tim Asesmen ke Ngada, NTT, untuk mendalami kondisi keluarga YBS, anak SD yang bunuh diri beberapa waktu lalu.
Kemensos menonaktifkan 13,5 juta peserta BPJS Kesehatan dari segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) sepanjang 2025.
Peserta JKN yang dinonaktifkan tersebut bisa mengaktifkan kembali status kepesertaan JKN-nya jika yang bersangkutan memenuhi beberapa kriteria.
Persoalan keterbatasan kapasitas, terutama pada Sekolah Rakyat yang belum memiliki gedung sendiri dan masih memanfaatkan sentra atau balai milik Kementerian Sosial.
Abidin mendorong adanya koordinasi cepat antara Kementerian Sosial dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk mempercepat pembangunan fisik sekolah di tingkat kabupaten.
Pemerintah meluncurkan BLT Kesejahteraan Rakyat (Kesra) 2025. Simak besaran bantuan, jadwal pencairan, dan cara cek nama penerima di cekbansos.kemensos.go.id.
Jadwal pencairan bansos September 2025: BPNT Rp600 ribu per KPM dan PKH sesuai kategori. Cek penerima lewat website atau aplikasi Cek Bansos.
Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) tahap 3 September 2025 yang mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Pos Indonesia telah menyalurkan bantuan sosial (bansos) sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 3,5 juta penerima dari total 4,2 juta penerima untuk periode triwulan pertama 2025.
PT Pos Indonesia (PosIND) telah merealisasikan 99% penyaluran bantuan sosial (bansos) sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) periode Triwulan pertama 2025.di Provinsi Lampung.
PT Pos Indonesia atau PosIND, selama 2024, telah menyalurkan bantuan sosial (bansos) Program Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 4,6 juta keluarga penerima manfaat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved