Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJAGA kesehatan anak pada saat perubahan musim tentunya menjadi perhatian tersendiri bagi orang tua.
Terlebih lagi bagi anak yang aktif dan selalu ingin beraktivitas di luar ruangan.
Hal tersebut dapat membuat anak semakin rentan terserang virus dan bakteri.
Baca juga : Ini Cara Tasya Kamila Atasi Batuk Pilek pada Anak
Untuk menjaganya, orang tua tidak hanya memberi asupan gizi yang cukup saja namun memperhatikan keperluan untuk kesehatan anak.
Tetapi umumnya anak terserang virus flu atau batuk.
Untuk virus tersebut pemulihannya pun membutuhkan waktu yang cukup lama.
Baca juga : Ini Penyebab Anak Jadi Gampang Pilek dan Batuk di Musim Hujan
Cara yang pertama, kalian bisa memberikan uap hangat kepada anak.
Si buah hati bisa menghirup uap hangat tersebut dengan cara berendam atau mandi dengan air hangat.
Uap hangat bisa membuat encer dahak dan anak dapat kembali bernapas lega.
Baca juga : Ini Alasan Anak yang Pilek tidak Boleh Minum Minuman Dingin
Selanjutnya bisa menggunakan minyak esensial.
Caranya, kalian oleskan saja minyak esensial tersebut ke kulit sang anak.
Nantinya si buah hati akan mengirupnya dan pernapasanpun bisa menjadi lega.
Baca juga : Ini yang Harus Orangtua Lakukan Saat Anak Menderita Selesma
Lalu cara yang ketiga bisa mengoleskan pasta kuyit.
Sama seperti minyak esensial, pasta kunyit menyandung zat yang bersifat antiinflamasi.
Maka dari itu jika menghirupnya, bakteri atau virus batuk pada anak akan perlahan menghilang.
Lalu, kalian juga bisa menggunakan pelembab ruangan atau humidifier.
Simpan pelembab ruangan ini di kamar sang anak.
Dengan adanya pelembab ruangan maka batuk si buah hati akan perlahan menghilang.
Selanjutnya kalian bisa meminumkan anak madu atau air hangat.
Air hangat dan madu dipercaya bisa meredakan batuk.
Tak hanya bagi anak-anak saja, hal tersebut selalu dilakukan untuk semua umur.
Lalu usahakan sang anak bisa beristirahat dengan cukup.
Batuk juga karena faktor sang anak kelelahan dan imunitas tubuh menjadi menurun.
Maka dari itu untuk membalikan imunitasnya harus dengan cara beristirahat.
Cara yang terakhir adalah konsultasi atau membawanya ke dokter.
Hal ini dilakukan jika enam cara di atas sudah dilakukan namun belum ada perkembangan.
Bawalah si buah hati ke dokter spesialis anak.
Dari tujuh cara di atas bisa kalian lakukan sendiri di rumah dan melihat perkembangan anak. (Z-12)
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Durasi batuk merupakan indikator paling krusial dalam mendeteksi TB, terutama pada orang dewasa.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan satu anak dengan gizi buruk, satu anak stunting, dan enam anak dengan gizi kurang.
Di luar obat-obatan medis, ramuan herbal telah terbukti dapat membantu meredakan gejala dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Data Globocan 2022 menunjukkan kanker paru merupakan kanker ketiga terbanyak di Indonesia sekaligus penyebab utama kematian akibat kanker pada pria.
Kondisi ini memicu merebaknya kasus batuk serta infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved