Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa musim kemarau 2024 tidak akan sekering kemarau 2023. Selain itu, kemarau tahun ini pun akan berlangsung lebih pendek dibanding tahun lalu.
Koordinator Bidang Analisis Variabilitas Iklim BMKG Supari mengungkapkan, hingga kini, baru 7% zona musim di indonesia yang mengalami musim kemarau. Wiayah itu meliputi pesisir timur Sumatra bagian utara, sebagian kecil Jawa dan sebagian kecil Sulawesi.
“Sebagian besar wilayah akan mengalami musim kemarau yang normal hingga ats normal atau lebih basah,” kata Supari saat dihubungi, Minggu (28/4).
Baca juga : 79% Wilayah Indonesia Sudah Masuk Musim Kemarau
Sementara itu, hingga akhir April ini, diprediksi baru sekitar 14 % yang masuk musim kemarau. Wilayah yang sedang proses beralih ke musim kemarau di Bulan April ini antara lain sebagian NTT, sebagian NTB, sebagian Bali, sebagian Jatim, sebagian kecil Jabar dan sebagian kecil Banten
Adapun, wilayah yang awal kemaraunya diprediksikan mundur yaitu sebagian Sumatera Utara, sebagian Riau, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, DIY, Jawa Timur, sebagian besar Kalimantan, sebagian Bali, NTB, sebagian NTT, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Sulawesi Barat, sebagian besar Sulawesi Tengah, Gorontalo, sebagian Sulawesi Tengah dan sebagian Maluku.
BMKG pun mengimbau, guna menghadapi musim kemarau 2024, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, institusi terkait dan seluruh masayarkat untuk lebih siap dan antisipatif terhadap kemungkinan dampak, terutama wilayah yang mengalami kemarau di bawah normal.
Wilayah yang diprediksi yang mengalami sifat musim kemarau di bawah normal yaitu di sebagian kecil Aceh, sebagain kecil Sumatra Utara, sebagian kecil Riau, sebagian Kepulauan Bangka Belitung, sebagian Jawa Timur, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Sulawesi Selatan sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian NTT, Maluku Utara, sebagian Papua Barat, sebagian Papua Tengah dan sebagian Papua Selatan. (H-2)
MASYARAKAT wilayah Cirebon, yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu dilanda suhu panas beberapa hari terakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 8 Oktober 2025. Pekan pertama Oktober, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki masa peralihan.
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Masyarakat NTT diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar,"
MUSIM kemarau menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Krisis air bersih terjadi di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, yang terdampak
BMKG memprakirakan cuaca Jakarta hari ini, Rabu 11 Februari 2026, akan diguyur hujan ringan pada siang hari secara merata. Simak rincian lengkapnya.
Potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, cukup merata di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian timur, Pantura, dan Solo Raya.
Meskipun modifikasi cuaca merupakan ikhtiar mitigasi yang penting, teknik ini bukanlah solusi permanen.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Jakarta hari ini, 10 Februari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan lebat hingga sedang sejak pagi hari.
BMKG memprakirakan cuaca Jakarta hari ini, Senin 9 Februari 2026, didominasi hujan. Wilayah Jakbar dan Jaksel berpotensi hujan sepanjang hari. Cek detailnya.
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta hari ini 7 Februari 2026. Waspada potensi hujan lebat dan petir di Jakarta Selatan serta Jakarta Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved