Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Arab Saudi akan menerapkan aturan super ketat terkait penggunaan visa pada musim haji tahun ini untuk memperlancar prosesi pelaksanaan ibadah haji. Untuk itu, Arab Saudi menerapkan tagline Negara Tanpa Ada Pelanggaran.
"Tahun ini luar biasa. (Pemerintah Arab) Saudi ini sangat ketat. Mereka ada satu tagline mereka itu, negara tanpa ada pelanggaran. Nah ini sedang mereka terapkan," ujar Direktur Bina Haji Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Arsad Hidayat di Jakarta, Jumat (26/4).
Konsekuensi dari pemberlakuan ketat soal visa itu, kata Arsyad, adalah pelaksanaan ibadah haji hanya boleh dilakukan oleh pemilik visa resmi yaitu visa haji.
Baca juga : Kemenag: Keberangkatan Haji Harus Gunakan Visa Haji, Jangan Tertipu Tawaran Visa Lainnya
"Jadi ini juga saya kira mudah-mudahan upaya serius yang dilakukan pihak Arab Saudi juga menjadi solusi yang permasalahan yang terjadi di Muzdalifah tahun lalu ya," ujar Arsyad.
Pada kejadian di Muzdalifah tahun lalu, ribuan jemaah haji terlambat diangkut dari Musdalifah ke Mina, sedangkan mereka juga tidak mendapatkan makanan dan minuman di Musdalifah. Akibatnya, banyak jemaah haji mengalami kelelahan yang luar biasa.
Arsyada mengatakan salah satu penyebab keterlambatan transportasi itu adalah adanya kemacetan luar biasa transportasi Muzdalifah ke Mina akibat banyaknya jamaah-jamaah ilegal.
Baca juga : Kemenag Pastikan Jemaah Haji Tertunda Bukan Berarti Batal Berangkat
"Ilegal, mereka kan tidak punya tempat sehingga memenuhi jalan-jalan yang ada di sekitar jalanan antara Muzdalifah ke Mina. Itu yang membuat pergerakan lalu lintas bis itu menjadi terlambat," ujarnya.
Arsyad menambahkan salah satu upaya mencegah adanya jamaah ilegal ini adalah pemerintah Arab Saudi akan menerapkan smart card.
Menurut Arsyad, smartcard ini salah satu cara jitu dari pemerintah Arab Saudi untuk memastikan bahwa jamaah yang berangkat itu memang sudah memenuhi persyaratan-persyaratan yang dimintakan.
Baca juga : Arab Saudi Luncurkan Visa Elektronik untuk Indonesia Berbasis QR Code
"Jadi ini juga cara jenius ya Kementerian Haji atau Pemerintah Arab Saudi untuk memilah-milah mana yang sebenarnya jamaah yang resmi dan mana yang sebenarnya jamaah yang nonresmi atau gadungan," ujarnya.
Selain itu, kata dia, Kementerian Agama juga telah meminta pihak syarikah untuk melakukan evaluasi beberapa hal termasuk juga kaitan dengan masalah transportasi.
"Mudah-mudahan tahun ini tidak akan terjadi kembali lagi," ujarnya.
Terkait persiapan pelaksanaan haji tahun ini, Arsyad mengatakan saat ini persiapannya telah mencapai 90%.
"Ada 90% lah ya, karena kaitan dengan layanan di Arab Saudi sudah dikontrak. Kemudian proses bimbingan manasik juga sedang gencar di seluruh tanah air. Distribusi buku manasik saya lihat juga sudah hampir diterima oleh seluruh jamah haji di seluruh provinsi," pungkasnya. (Z-1)
Terkait biaya, visa turis 30 hari dikenakan biaya sebesar AED200 (sekitar Rp840.000), sedangkan untuk masa tinggal 60 hari dikenakan AED300 (sekitar Rp1.260.000).
FIFA PASS resmi hadir untuk mempermudah visa Amerika Serikat bagi pemegang tiket Piala Dunia 2026. Simak fitur, cara kerja, dan syaratnya di sini.
Pengetatan visa Donald Trump mengancam trafik suporter di Miami sebagai host Piala Dunia 2026. Simak dampak ekonomi dan skema FIFA PASS di sini.
Kebijakan visa ketat Donald Trump mulai mengancam kelancaran Grup C Piala Dunia 2026. Maroko dan Brasil hadapi ketidakpastian akses ke Amerika Serikat.
Kebijakan visa ketat Presiden Donald Trump mengancam kehadiran ribuan suporter di Piala Dunia 2026. Simak dampak bagi fans sepak bola global.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung, mengapresiasi kolaborasi antara Bank Jakarta dan Visa. Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah strategis agar berdaya saing global.
Fokus utama kampanye ini adalah membuka akses bagi wisatawan, termasuk dari Indonesia, untuk menjelajahi sisi paling ikonik dari Arab Saudi.
HARI ini, Minggu, (8/2) yang bertepatan dengan 20 Syaban 1447 H, pemerintah Arab Saudi resmi mulai menerbitkan visa haji 2026 atau 1447 Hijriah.
TERPIDANA kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein mengatakan kepada seorang pengusaha Qatar bahwa Doha perlu 'bernyanyi dan menari' untuk Israel.
Donald Trump mendesak Teheran segera berunding untuk mencapai kesepakatan baru terkait senjata nuklir atau bersiap menghadapi serangan dari AS.
PUTRA Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengatakan kerajaan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya atau wilayah teritorialnya digunakan untuk aksi militer apa pun terhadap Iran.
Ustaz Zakaria menekankan bahwa aturan di Tanah Haram bukan untuk membatasi jemaah, melainkan menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved