Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMAK yang menumpuk usai lebaran tentunya menjadi sesuatu bagi banyak orang.
Di momen Ramadan biasanya banyak orang yang memakan makanan berlemak dan kolestrol.
Untuk menghilangkan lemak yang menumpuk tersebut bisa kalian lakukan sendiri.
Baca juga : Inilah Aktivitas Nge-Game Seru yang Bisa Bakar Lemak Pasca-Lebaran
Kalian bisa melakukan olahraga secara rutin baik itu di luar maupun di rumah.
Biasanya untuk melakukannya banyak orang yang malas saat memulai.
Namun, olahraga yang dilakukan untuk menghilangkan lemak di pertut ternyata tidak memerlukan banyak alat.
Baca juga : Ini Tips Memulihkan Stamina Usai Libur Lebaran
Selain itu, di aplikasi ponsel kalian pun sudah banyak panduan untuk olahraga tersebut.
Selain olahraga rutin setiap hari, pola hidup dan makan pun harus kalian jaga.
Baiknya jika ingin olahraga tersebut berjalan sukses, kalian harus konsisten saat melakukannya.
Baca juga : Jangan Lupa Lakukan Peregangan Otot Selama Perjalanan Mudik Agar Tetap Bugar
Kalian jangan begadang dan makan di atas pukul 21.00 WIB.
Jika makan pada jam tersebut maka lemak akan mudah tertimbun.
Selain itu kalian juga harus bisa bangun pagi dan luangkan waktu untuk olahraga kecil, seperti joging atau hanya peregangan saja.
Baca juga : Nutrifood Bersama Kemenkes dan BPOM Ajak Publik Hentikan Rantai Obesitas
Lalu kalian juga bisa melakukan sembilan olahraga di bawah ini pada sore atau malam hari.
Usahakan mandi setelah berolahraga agar tubuh tetap segar dan fit.
Dari sembilan olahraga di atas bisa kalian lakukan setiap hari di rumah. (Z-12)
Liposuction tidak bisa menggantikan gaya hidup yang sehat seperti makan makanan teratur, diet yang baik, rendah lemak, tinggi protein.
Peneliti menemukan neuron otak bisa menggunakan lemak, bukan hanya gula, sebagai sumber energi.
Perempuan yang memasuki periode perimenopause dan menopause perlu memperhatikan kadar lemak visceral dalam tubuh.
Minum satu kaleng minuman bersoda setiap hari baik versi manis maupun versi diet dapat meningkatkan risiko terkena penyakit hati berdasarkan penelitian terbaru di Tiongkok
Selama ini kita mengetahui bahwa obesitas dapat meningkatkan risiko kanker. Namun, temuan terbaru menunjukkan bahwa bukan hanya jumlah total lemak yang berperan.
Pada beberapa kanker, lokasi lemak lebih berpengaruh daripada jumlah total lemak. Pada jenis lain, total lemak lebih menentukan.
Lansia yang aktif secara fisik cenderung memiliki kondisi tubuh yang lebih bugar dibandingkan mereka yang kurang bergerak.
Orang dewasa yang aktif antara pukul 07.00–08.00 pagi mencatatkan kemungkinan terendah terkena penyakit arteri koroner.
Peneliti Duke University mengungkap fakta mengejutkan, pembakaran kalori saat olahraga tidak otomatis menambah total pembakaran harian karena tubuh melakukan kompensasi.
Di dalam tubuh manusia, terdapat hormon tertentu yang bertugas mengatur nafsu makan, rasa kenyang, hingga rasa lapar.
Kurang berolahraga dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Aktivitas fisik penting untuk menjaga fungsi organ, kebugaran, dan keseimbangan metabolisme.
Pemenuhan gizi tidak bisa disamaratakan bagi setiap orang. Strategi nutrisi yang efektif harus menyesuaikan dengan profil fisik dan usia individu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved