Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GERHANA matahari total adalah salah satu fenomena alam yang paling menakjubkan dan langka. Saat terjadi, langit siang tiba-tiba menjadi gelap gulita karena Bulan sepenuhnya menutupi Matahari, menciptakan pemandangan yang sangat spektakuler dan memukau bagi yang menyaksikannya.
Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang gerhana matahari total:
Kapan Terjadi: Gerhana matahari total terjadi ketika Bulan berada di antara Matahari dan Bumi, dan semua tiga benda langit tersebut sejajar secara tepat. Fenomena ini hanya terjadi beberapa kali dalam setahun dan hanya bisa disaksikan dari lokasi tertentu di Bumi. Gerhana matahari total kali ini terjadi pada 8 April 2024 dan hanya bisa disaksikan di Meksiko, Amerika Serikat, serta Kanada.
Baca juga : Kemunculan Komet Setan saat Gerhana Matahari Jelang Lebaran
Durasi yang Singkat: Meskipun proses gerhana matahari total sendiri berlangsung beberapa jam, tetapi saat fase totalitasnya terjadi, yaitu ketika Matahari sepenuhnya terhalangi oleh Bulan, hanya berlangsung selama beberapa menit. Namun, pengalaman melihat gerhana matahari total ini sangatlah luar biasa dan tak terlupakan.
Perjalanan Eksklusif: Gerhana matahari total terjadi di lintasan yang relatif sempit di permukaan Bumi. Orang harus berada di lokasi tertentu di dalam jalur gerhana untuk dapat menyaksikan totalitas. Ini membuat pengalaman menyaksikan gerhana matahari total menjadi perjalanan eksklusif bagi para penikmat astronomi.
Efek Cahaya Unik: Selama fase totalitas gerhana matahari, langit sekitar terlihat seperti senja yang datang secara tiba-tiba, dan bintang-bintang muncul di siang hari. Fenomena ini menciptakan atmosfer yang sangat menakjubkan dan memukau.
Gerhana Matahari Total di Indonesia: Indonesia merupakan salah satu negara yang beruntung karena beberapa kali menjadi tuan rumah gerhana matahari total. Gerhana matahari total terakhir di Indonesia terjadi pada 9 Maret 2016, dan sebelumnya pada 11 Agustus 1999. Lokasi terbaik untuk menyaksikan gerhana matahari total di Indonesia bergantung pada jalur lintasan gerhana yang melintasi wilayah negara ini.
Bagi para penggemar astronomi dan pencinta alam, menyaksikan gerhana matahari total adalah pengalaman yang tidak boleh dilewatkan. Selain memberikan wawasan tentang alam semesta yang luas, gerhana matahari total juga mengingatkan kita akan kebesaran dan kompleksitas alam yang mengelilingi kita.
Kilatan cahaya singkat yang muncul di sisi gelap Bulan pada Desember 2025 bukan hanya peristiwa astronomi biasa.
Selama lebih dari satu dekade, Bulan terbesar milik planet Saturnus, Titan dikenal sebagai salah satu kandidat terkuat tempat adanya kehidupan di luar Bumi.
Sebagian partikel atmosfer Bumi ternyata “bocor” dan berpindah ke permukaan Bulan. Proses ini diduga telah berlangsung selama miliaran tahun.
Pusat ini dibangun berdasarkan pengalaman JPL selama lebih dari 30 tahun dalam mengembangkan dan mengoperasikan misi permukaan Mars
Hasil pengukuran tersebut menunjukkan bahwa Bulan bergerak menjauhi Bumi sekitar 3,8 sentimeter setiap tahun, kira-kira secepat kuku manusia tumbuh.
Fenomena supermoon kembali menyapa di penghujung tahun.
Matahari meletuskan ledakan X-Class dan CME raksasa melaju ke Bumi. Badai geomagnetik kuat berpotensi terjadi dalam 24 jam ke depan.
Fenomena pertama gerhana matahari cincin dijadwalkan terjadi pada 17 Februari 2026.
SELAMA ini ekor planet sering dikaitkan dengan benda langit tertentu. Namun, riset ilmiah menunjukkan bahwa bumi pun memiliki “ekor” sendiri yang terbentang jauh ke luar angkasa
Sseorang yang terbiasa terpapar sinar matahari aktif umumnya memiliki risiko lebih rendah terhadap penyakit kardiovaskular (CVD) dan kematian nonkanker/non-CVD.
Medan magnet Bumi terbentuk oleh inti Bumi yang terdiri dari besi cair yang berputar di kedalaman sekitar 2.900 kilometer. Medan ini melindungi permukaan Bumi dari partikel bermuatan
Ini adalah pertama kalinya para ilmuwan melihat CME dengan variasi suhu seperti itu pada bintang muda yang mirip Matahari. Temuan ini dianggap penting karena menunjukkan bahwa aktivitas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved