Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KAWAH di permukaan Bulan yang diabadikan foto 'Earthrise' dari misi Apollo 8, kini memainkan peran penting dalam perburuan kehidupan alien di tata surya kita. Kawah seluas hampir 40 kilometer di sisi terjauh Bulan ini, menjadi tempat uji coba instrumen ilmiah wahana antariksa Jupiter Icy Moons Explorer (JUICE), yang diluncurkan Badan Antariksa Eropa (ESA).
Kawah tersebut, yang awalnya dikenal sebagai "Pasteur T" dan kemudian berganti nama menjadi "Anders' Earthrise," menjadi fokus para ilmuwan saat JUICE terbang melintasinya. Momen ini dimanfaatkan untuk menguji sepuluh instrumen sains yang nantinya akan digunakan dalam misi utamanya menuju Jupiter. Tujuannya adalah untuk mencari tanda-tanda kelayakhunian di bulan-bulan masif Jupiter, seperti Europa, Ganymede, dan Callisto.
Salah satu instrumen yang paling krusial adalah Radar for Icy Moon Exploration (RIME). Instrumen ini dirancang untuk memetakan lapisan di bawah permukaan es bulan-bulan tersebut dengan menggunakan gema gelombang radio.
Karena RIME sangat sensitif dan membutuhkan kondisi yang tenang untuk mendapatkan pembacaan yang akurat. Kawah Earthrise menjadi lokasi ideal untuk pengujian.
Saat JUICE melewati kawah yang bersejarah ini, para ilmuwan ESA mengambil langkah ekstrem dengan mematikan semua instrumen lain selama delapan menit. Hal ini dilakukan agar RIME bisa mengamati kawah tanpa gangguan elektronik. Pengujian ini bertujuan memastikan RIME dapat bekerja dengan optimal sebelum memulai misi utamanya.
Awalnya pengujian menunjukkan adanya gangguan elektronik yang memengaruhi pengukuran RIME. Kini tim ilmuwan berhasil mengatasinya.
Mereka mengembangkan algoritma baru untuk memperbaiki masalah tersebut. Keberhasilan ini ditandai dengan peta elevasi baru kawah Earthrise yang menunjukkan kecocokan sempurna dengan data yang diambil oleh wahana antariksa lain sebelumnya.
Keberhasilan ini membuktikan RIME siap untuk tugas besarnya, yaitu memetakan kedalaman di bawah permukaan bulan-bulan terbesar di tata surya. Misi JUICE, yang diluncurkan pada April 2023, akan menghadapi perjalanan panjang sebelum akhirnya mencapai orbit Jupiter pada 2031.
Setelah tiba, JUICE akan melakukan 35 kali terbang lintas di bulan-bulan Jupiter yang paling masif. Sebelum akhirnya JUICE mengorbit Ganymede dari tahun 2034 hingga 2035.
Dengan mempelajari sistem Jupiter dan bulan-bulannya, para ilmuwan berharap dapat memperoleh wawasan baru tentang pembentukan planet raksasa tersebut. Di samping mengungkap potensi tanda-tanda kehidupan di bawah lapisan es bulan-bulan raksasa tersebut. (Space/Z-2)
Kilatan cahaya singkat yang muncul di sisi gelap Bulan pada Desember 2025 bukan hanya peristiwa astronomi biasa.
Selama lebih dari satu dekade, Bulan terbesar milik planet Saturnus, Titan dikenal sebagai salah satu kandidat terkuat tempat adanya kehidupan di luar Bumi.
Sebagian partikel atmosfer Bumi ternyata “bocor” dan berpindah ke permukaan Bulan. Proses ini diduga telah berlangsung selama miliaran tahun.
Pusat ini dibangun berdasarkan pengalaman JPL selama lebih dari 30 tahun dalam mengembangkan dan mengoperasikan misi permukaan Mars
Hasil pengukuran tersebut menunjukkan bahwa Bulan bergerak menjauhi Bumi sekitar 3,8 sentimeter setiap tahun, kira-kira secepat kuku manusia tumbuh.
Fenomena supermoon kembali menyapa di penghujung tahun.
Profesor Harvard Avi Loeb memicu perdebatan setelah menyebut komet antarbintang 3I/ATLAS menunjukkan percepatan non-gravitasi misterius.
Studi terbaru tunjukkan cara membedakan fase es unik di Ganymede dengan spektroskopi inframerah, membuka rahasia mantel dalam bulan Jupiter.
Satelite JUICE dinilai punya peluang terbaik mengamati 3I/ATLAS, karena lintasannya memungkinkan pengamatan dekat saat perihelion.
Kawah Anders’ Earthrise di Bulan digunakan wahana JUICE ESA untuk uji radar RIME sebelum menjelajah bulan-bulan es Jupiter demi mencari tanda kehidupan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved