Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS diabetes di Indonesia kini kian jadi masalah serius. Menurut International Diabetes Federation (IDF), jumlah penderita diabetes di Indonesia mencapai lebih dari 19 juta kasus dan akan terus meningkat setiap tahunnya.
Hal ini rupanya menjadi perhatian serius bagi salah satu diva ternama di Tanah Air, Vina Panduwinata.. Apalagi, penderita diabetes seringkali mengalami beban yang sangat berat. Mulai dari kurangnya edukasi dan informasi, beban psikologis, hingga rasa sakit yang harus diderita.
“Di Indonesia, masih terlalu sedikit orang yang memahami penyakit diabetes. Padahal diabetes itu luar biasa bahayanya,” tandasnya dalam video interview di channel youtube mGanik.
Baca juga : Terapi Cahaya Merah Bisa Turunkan Tingkat Gula Darah
Vina 'si Burung Camar' Panduwinata membeberkan sejumlah pengalamannya menghadapi penderita diabetes yang kurang edukasi hingga berujung pada komplikasi. Menurutnya, kurangnya edukasi jadi salah satu faktor terbesar banyaknya penderita diabetes yang semakin jauh dari kesembuhan.
Memiliki kerabat penderita diabetes yang mengalami komplikasi hingga harus diamputasi dan meninggal dunia, membuat Vina ingin melakukan aksi nyata. Berupa edukasi dan solusi nyata bagi pejuang diabetes di Indonesia.
Menggandeng perusahaan suplemen alami khusus diabetes, mGanik Nutrition, Vina perkenalkan suplemen serat khusus diabetes mGanik Metafiber yang mampu blokir gula dari makanan sehingga efektif mengontrol gula darah penderita diabetes.
“Buat Mama Ina, apa sih yang bisa aku lakukan dalam hidup ini, mencoba melakukan kebaikan dan itu aku satu visi sama mGanik. Salah satu solusi yang luar biasa, mudah, enak, dan Mama Ina udah merasakan hasilnya” tuturnya.
Baca juga : Manfaat Madu Hitam bagi Kesehatan, Baik untuk Pengidap Diabetes
mGanik Metafiber sebagai pionir Sugar Blocker Pertama di Indonesia memberikan solusi alami untuk menurunkan dan menjaga stabilitas gula darah. Sebagai pemblokir glukosa, mGanik Metafiber dapat mencegah kenaikan gula darah setelah makan. Gel Metafiber akan memerangkap glukosa dari makanan dalam organ pencernaan agar tidak terserap dalam aliran darah.
Terbukti pada tahun 2023, mGanik Metafiber dianugerahi Award Top Innovation sebagai produk Minuman Serat Alami Pemblokir Gula untuk Penderita Diabetes.
Kabar baiknya, di awal 2024, telah diluncurkan mGanik Metafiber Travel Size. Harapannya, dengan kemasan sachet ini akan memudahkan masyarakat khususnya penderita diabetes membawa mGanik Metafiber saat bepergian.
Bersamaan dengan peluncuran produk baru mGanik Metafiber dalam kemasan sachet, mGanik berkolaborasi dengan Vina Panduwinata mengusung tajuk 'Turun-Turun Stabil' yang disiarkan dalam youtube channel mGanik.
Harapannya dapat memotivasi dan memberikan semangat bagi pejuang diabetes di Indonesia agar dapat mengontrol gula darahnya dan selangkah lebih dekat menuju kesembuhan. (S-1)
Pengembangan teknologi medis berbasis robotik terus menjadi pilar penting dalam peningkatan mutu layanan kesehatan modern.
Thalassemia disebabkan oleh mutasi genetik yang mengganggu produksi rantai globin dalam hemoglobin.
Kepala Badan Medis dan Biologi Federal (FMBA) Rusia, Veronika Skvortsova, mengumumkan bahwa vaksin kanker Rusia, Enteromix, telah selesai diuji praklinis.
Tidak semua obat aman dikonsumsi tanpa aturan. Kesalahan dalam menentukan dosis, interaksi dengan obat lain, hingga efek samping yang kerap diabaikan bisa berakibat fatal bagi kesehatan.
6 tips pola makan untuk pasien kanker yang mendukung pemulihan tubuh, meningkatkan daya tahan, dan menjaga kesehatan setelah pengobatan kanker.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengutuk keras orangtua atau pelaku yang telah melakukan kekerasan dan menelantarkan anak di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Penderita diabetes tetap dapat berpuasa dengan aman asalkan melakukan persiapan yang tepat.
Laporan medis terbaru menunjukkan lonjakan kasus diabetes tipe 2 yang signifikan pada kelompok usia 20 hingga 30 tahun.
Memasuki tahun 2026, data menunjukkan pergeseran tren medis yang mengkhawatirkan: lonjakan signifikan kasus diabetes tipe 2 pada kelompok usia 20 hingga 30 tahun (Gen Z).
DI 2026, anggapan bahwa diabetes melitus adalah penyakit orang tua telah resmi terpatahkan.
Penyakit Tidak Menular (PTM) kini mengintai usia produktif. Kenali gejala, data terbaru 2026, dan panduan deteksi dini untuk menjaga produktivitas masa depan.
Simak saran Dr. dr. Inge Permadhi, MS, SpGK(K) mengenai waktu olahraga terbaik dan pola makan bagi penderita diabetes serta hipertensi selama bulan Ramadhan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved