Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Bedah Robotik Jadi Terobosan Cegah Masyarakat Berobat ke Luar Negeri

Despian Nurhidayat
15/12/2025 20:39
Bedah Robotik Jadi Terobosan Cegah Masyarakat Berobat ke Luar Negeri
Ilustrasi(Antara)

Pengembangan teknologi medis berbasis robotik terus menjadi pilar penting dalam peningkatan mutu layanan kesehatan modern. Inovasi ini tidak hanya mendorong presisi tindakan medis, tetapi juga mempercepat pemulihan pasien serta memperluas akses layanan kesehatan berstandar internasional di dalam negeri.

Salah satu wujud konkret dari kemajuan tersebut terlihat melalui pemanfaatan teknologi robotik dalam bedah ortopedi, khususnya pada tindakan penggantian sendi lutut. Teknologi robotik memungkinkan dokter melakukan perencanaan dan eksekusi operasi secara lebih akurat, personal, dan minim trauma jaringan, sehingga hasil klinis menjadi lebih optimal.

“Operasi robotik lutut ini merupakan langkah besar dalam pelayanan ortopedi modern. Dengan teknologi CORI, tindakan penggantian sendi lutut menjadi lebih presisi dan terpersonalisasi sesuai bentuk kaki pasien,” ujar dokter spesialis ortopedi RS Awal Bros Batam, Rayhan Cein.

Dalam konteks ini, RS Awal Bros Batam mencatatkan tonggak penting dengan berhasil melaksanakan operasi robotik ortopedi pertama di wilayah Sumatra menggunakan CORI Robotic Surgical System. Kehadiran teknologi ini memperluas akses layanan kesehatan canggih bagi masyarakat Kepulauan Riau, yang selama ini kerap harus mencari pengobatan ke luar negeri seperti Malaysia dan Singapura untuk prosedur serupa.

Pada tindakan perdana tersebut, tim medis melakukan Total Knee Replacement (TKR) pada pasien dengan osteoarthritis lutut, kondisi degeneratif yang sering menimbulkan nyeri kronis dan keterbatasan gerak, terutama pada kelompok lanjut usia dan pasien dengan obesitas. Teknologi CORI memungkinkan pemetaan anatomi lutut secara tiga dimensi dan real-time langsung di ruang operasi tanpa memerlukan CT scan, sehingga membantu dokter menentukan ukuran dan posisi implan yang paling sesuai dengan anatomi alami pasien.

Dokter spesialis ortopedi yang terlibat dalam prosedur ini menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi robotik membawa perubahan signifikan dalam praktik bedah sendi. Tingkat presisi yang lebih tinggi memungkinkan tindakan dilakukan secara lebih personal, stabil, dan efisien, dengan durasi operasi yang relatif singkat serta masa rawat inap yang lebih pendek.

Dari sisi anestesi dan perawatan pascaoperasi, penerapan pendekatan Enhanced Recovery After Surgery (ERAS) dengan manajemen nyeri multimodal turut mendukung percepatan pemulihan pasien. Pendekatan ini terbukti membantu mengurangi nyeri, mempercepat mobilisasi, dan meningkatkan kenyamanan pasien setelah operasi.

Proses pemulihan juga diperkuat melalui program rehabilitasi medik berbasis teknologi robotik yang dirancang untuk meningkatkan mobilitas, kekuatan otot, serta mencegah nyeri berlebih. Pendekatan rehabilitasi yang terintegrasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan hasil jangka panjang yang optimal bagi pasien pascaoperasi.

Sebagai mitra penyedia teknologi, Tawada Healthcare turut berperan dalam menghadirkan sistem robotik ortopedi CORI di Indonesia. Kehadiran teknologi ini dinilai memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan medis, dengan menjadikan sistem robotik sebagai asistensi bagi dokter agar setiap tindakan dapat dilakukan secara lebih presisi dan optimal, sehingga manfaat klinis yang diterima pasien menjadi semakin maksimal.

Kolaborasi antara penyedia layanan kesehatan dan industri teknologi medis ini mencerminkan arah baru pengembangan sektor kesehatan nasional, di mana inovasi teknologi menjadi kunci untuk menghadirkan layanan yang lebih aman, efektif, dan berorientasi pada pemulihan pasien.

Ke depan, pengembangan layanan medis berbasis robotik direncanakan akan terus diperluas ke berbagai bidang lain sebagai bagian dari roadmap transformasi layanan kesehatan berbasis inovasi dan teknologi. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya