Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
INOVASI dalam bedah minimal invasif dan kemajuan teknologi berperan dalam memberikan solusi medis yang lebih aman dan efektif untuk pasien.
Hal tersebut disampaikan dalam Round Table Discussion (RTD) yang bertajuk "Bariatric Laparoscopy: Current and Future in Medicine" dan "The Future of Minimally Invasive and Robotic Surgery in Colorectal Cancer Management" yang digelar Brawijaya Healthcare.
Diskusi yang dipandu dr. Caroline Supit, Sp.B, dokter spesialis bedah di Brawijaya Hospital Saharjo menghadirkan dua pembicara internasional dari Singapore General Hospital, yakni Asst. Prof. Ravishankar Asokkumar dan Prof. Emile Tan Kwong Wei.
Asst. Prof. Ravishankar Asokkumar, ahli bedah bariatrik terkemuka yang membahas tentang perkembangan terkini dalam teknik laparoskopi bariatrik dan potensinya untuk masa depan dalam menangani obesitas secara efektif dan aman.
Prof. Emile Tan Kwong Wei, pakar dalam bedah kolorektal robotik menegaskan prosedur minimal invasif dan teknologi bedah robotik dapat membawa perubahan signifikan dalam penanganan kanker kolorektal, dengan fokus pada pemulihan pasien yang lebih cepat dan hasil klinis yang lebih baik.
Acara ini dihadiri oleh para dokter spesialis dari seluruh jejaring Brawijaya Hospital and Clinic, termasuk spesialis bedah dan penyakit dalam. Diskusi ini tidak hanya bertujuan untuk berbagi pengetahuan terkini dalam bidang medis, tetapi juga memfasilitasi pertukaran pengalaman antara para ahli untuk meningkatkan kualitas layanan medis di jejaring Brawijaya Healthcare.
"Teknik laparoskopi bariatrik ini tidak hanya terbatas dalam upaya menangani obesitas, namun juga dapat digunakan sebagai salah satu teknik pelengkap dalam penanganan penyakit-penyakit metabolisme seperti membantu stabilisasi kadar gula dalam darah pada penderita penyakit kencing manis (Diabetes Mellitus)," jelas dr. Asokkumar.
Lebih jauh, Prof. Emile menyampaikan bahwa teknik minimal invasif yang dipadu dengan teknologi bedah robotik akan memberikan akurasi yang sangat tinggi. "Ini menurunkan potensi terjadinya komplikasi, sehingga aklan mempercepat pemulihan pasien, berkurangnya waktu rawat dan hasil operasi yang jauh lebih baik," jelas dia.
Dokter Caroline Supit, Sp.B menekankan pentingnya inovasi dalam bedah minimal invasif dan peran teknologi dalam memberikan solusi medis yang lebih aman dan efektif untuk pasien.
Ia juga menyampaikan bahwa acara ini adalah bagian dari upaya Brawijaya Healthcare untuk selalu memberikan pelayanan kesehatan terbaik dengan pendekatan teknologi yang inovatif, khususnya dalam menyambut hadirnya Brawijaya Hospital Taman Mini yang menjadi pusat pelayanan kesehatan modern dengan fokus pada teknologi bedah minimal invasif dan robotik tahun depan.(H-2)
Pada pembengkakan saluran tuba, penyumbatan perlu ditangani terlebih dahulu dengan laparoskopi agar peluang keberhasilan program bayi tabung (IVF) meningkat.
TEKNOLOGI kesehatan saat ini memungkinkan pasien mengalami tindakan operasi yang lebih sederhana, salah satunya adalah operasi hernia inguinalis dengan menggunakan teknik laparoskopi.
BKKBN serahkanbantuan alat laparoskopi kepada Rs Gading Medika Bengkulu
Kerja sama itu diharapkan dapat meningkatkan pemerataan akses Masyarakat Indonesia atas layanan bedah berkualitas, khususnya yang berada di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar)
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Pengembangan teknologi medis berbasis robotik terus menjadi pilar penting dalam peningkatan mutu layanan kesehatan modern.
Masalah urologi seperti pembesaran prostat atau kanker prostat sangat umum terjadi, namun sering diabaikan.
PROSEDUR bedah mengganti cakram tulang belakang dengan implan buatan menggunakan teknik lumbar disc replacement (LDR) bisa bertahan selama 25 tahun dan nyeri minimal.
Kongres bertujuan untuk terus memperbarui keahlian bedah pinggul dan lutut, sekaligus melakukan perbaikan pelayanan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved