Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
MARAKNYA kekerasan yang dilakukan anak hingga diviralkan di media sosial akhir-akhir ini harus diwaspadai sebagai pegeseran nilai menuju negatif yang dialami anak dalam memanfaatkan dunia maya. Untuk itu, keteladanan yang positif di media sosial semakin dibutuhkan terlebih bagi anak-anak yang mudah terpapar oleh pengaruh negatif dunia maya.
Peringatan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra terkait dengan fenomena anak di media sosial yang salah kaprah dalam menafsirkan eksistensi mereka di media sosial. Menurut Jasra, memang benar apa yang dikemukakan para praktisi tumbuh kembang anak yang menyatakan anak hanya bisa bertumbuh dengan pesan-pesan positif. Dari sanalah mereka akan bertumbuh ke arah yang diharapkan seperti bertanggung jawab dan punya integritas.
Selengkapnya baca di epaper Media Indonesia https://epaper.mediaindonesia.com/detail/keteladanan-di-media-sosial-dibutuhkan-anak
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Kunci utama keberhasilan aturan pembatasan gawai bukan hanya pada larangan, melainkan pada keteladanan orangtua sebagai role model.
Keistimewaan yang didapat oleh anak sulung perempuan sering kali muncul dalam bentuk pemberian otonomi yang lebih besar.
Orangtua didorong untuk menciptakan proyek sederhana di rumah, seperti membuat karya tulis atau pengamatan alam di sekitar rumah untuk memicu rasa ingin tahu.
Salah satu indikator utama seorang anak telah mencapai tahap adiksi adalah kehilangan kontrol diri yang akut.
Kunci pembeda utama antara stunting dan stunted terletak pada penyebab dan asupan nutrisi sang anak.
Dalam psikologi perkembangan, remaja sedang berada pada fase meningkatnya kebutuhan otonomi.
Salah satu fenomena yang paling sering muncul dari penggunaan media sosial adalah kecenderungan remaja untuk melakukan perbandingan sosial secara ekstrem.
Laporan Kebahagiaan Dunia terbaru mengungkap dampak negatif algoritma TikTok dan Instagram pada mental pemuda.
Matcha memang kaya akan katekin, terutama epigallocatechin gallate (EGCG) yang bersifat antioksidan.
Cara seseorang mengekspresikan kesedihannya berkaitan erat dengan apa yang dirasa paling menguatkan bagi dirinya sendiri.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved