Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Nasional Penanggulangan bencana (BNPB) mencatat ada 94 bencana alam yang melanda Indonesia sejak 1 Januari hingga 16 Januari 2024. Jenis bencana terbanyak ialah hidrometeorologi seperti banjir.
“Tercatat jumlah kejadian 94 bencana,” tulis data resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rabu (17/1).
Dari angka tersebut, banjir menjadi bencana yang mendominasi yakni hingga 66 kejadian. Kemudian, disusul cuaca ekstrem dengan 19 kejadian dan tanah longsor dengan tujuh kejadian.
“Gempa bumi dan erupsi gunung api masing-masing satu kejadian,” sambung keterangan BNPB.
Baca juga: Cuaca Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi Mengintai Indonesia Hingga Februari 2024
Seluruh bencana yang terjadi di sepanjang awal tahun ini sudah merenggut lima nyawa. Sebanyak 18 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan 447.632 jiwa terdampak harus mengungsi.
Bencana juga membuat 9.881 rumah rusak. Secara rinci, angka itu meliputi 71 rumah rusak berat, 120 rumah rusak sedang, dan 9.690 rumah rusak ringan.
Baca juga: BNPB: Indonesia Dilanda 15 Bencana Alam Setiap Hari di 2023
“Kerusakan juga terjadi di tiga fasilitas pendidikan, dan empat tempat ibadah,” tulis data tersebut. (Z-11)
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto ingatkan daerah siaga dini hadapi fenomena bencana tak merata, mulai dari banjir hingga karhutla jelang puncak kemarau 2026.
Masa transisi bencana di tiga provinsi Sumatra berakhir 30 Maret 2026. Pemerintah percepat pembangunan 36 ribu huntap dan siapkan tahap rekonstruksi.
BNPB peringatkan risiko longsor susulan di TPST Bantargebang akibat hujan deras. Simak update pencarian korban dan daftar nama korban meninggal dunia di sini.
BMKG imbau waspada karhutla 2026 karena curah hujan di bawah rata-rata. Simak wilayah prioritas dan langkah mitigasi OMC dari BNPB dan Menhut.
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati menjelaskan bahwa peningkatan kesiapsiagaan dilakukan baik di tingkat pemerintah daerah maupun masyarakat.
DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan memastikan pompa pengendali banjir siaga
Hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di daerah itu mengakibatkan banjir dan merendam ratusan rumah.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved