Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Nasional Penanggulangan bencana (BNPB) mencatat ada 94 bencana alam yang melanda Indonesia sejak 1 Januari hingga 16 Januari 2024. Jenis bencana terbanyak ialah hidrometeorologi seperti banjir.
“Tercatat jumlah kejadian 94 bencana,” tulis data resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rabu (17/1).
Dari angka tersebut, banjir menjadi bencana yang mendominasi yakni hingga 66 kejadian. Kemudian, disusul cuaca ekstrem dengan 19 kejadian dan tanah longsor dengan tujuh kejadian.
“Gempa bumi dan erupsi gunung api masing-masing satu kejadian,” sambung keterangan BNPB.
Baca juga: Cuaca Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi Mengintai Indonesia Hingga Februari 2024
Seluruh bencana yang terjadi di sepanjang awal tahun ini sudah merenggut lima nyawa. Sebanyak 18 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan 447.632 jiwa terdampak harus mengungsi.
Bencana juga membuat 9.881 rumah rusak. Secara rinci, angka itu meliputi 71 rumah rusak berat, 120 rumah rusak sedang, dan 9.690 rumah rusak ringan.
Baca juga: BNPB: Indonesia Dilanda 15 Bencana Alam Setiap Hari di 2023
“Kerusakan juga terjadi di tiga fasilitas pendidikan, dan empat tempat ibadah,” tulis data tersebut. (Z-11)
BNPB mencatat 140 kejadian bencana alam di Indonesia pada awal tahun 2026 yang didominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.
Kepala BNPB memastikan setiap kepala keluarga yang kehilangan rumah akan memperoleh satu unit hunian, meski sebelumnya tinggal bersama dalam satu rumah.
Hingga Senin (19/1), banjir masih merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang dengan Tinggi Muka Air (TMA) bervariasi antara 10 hingga 200 sentimeter.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
BANJIR dan tanah longsor yang terjadi di Desa Tempur, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, telah memutus akses jalan masyatakat dan merusak rumah warga.
Bahkan banjir merendam sejumlah daerah tersebut, juga mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur seperti tanggul jebol, jalan l, jembatan hingga sejumlah perkantoran dan sekolah rusak
Hingga Jumat (23/1) dini hari pukul 02.00 WIB, kawasan Pengasinan, Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, dilaporkan masih terendam banjir.
PERMUKIMAN warga di RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, terendam banjir hingga ketinggian air mencapai 120 cm akibat luapan Kali Sunter, pada Kamis (22/1) malam.
Banjir yang melumpuhkan kawasan Cawang, Kamis (22/1) pagi ini berdampak langsung pada aksesibilitas menuju Stasiun Kereta Cepat Halim.
KCIC menyampaikan hujan lebat di wilayah Jakarta menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan, termasuk Jalan DI Panjaitan yang merupakan salah satu akses menuju Stasiun Kereta Cepat Halim.
Menghadapi potensi banjir yang meluas di wilayah Jabodetabek, warga diimbau untuk segera melaporkan kondisi darurat melalui kanal resmi.
Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Kamis (22/1/2026) dini hari menyebabkan banjir setinggi 70 sentimeter (cm) di ruas Jalan DI Panjaitan, Cawang, Jakarta Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved