Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menerima bantuan kemanusiaan dari Unilever Indonesia sebesar Rp3 miliar. Bantuan akan disalurkan untuk membantu para korban di area konflik.
Penyerahan bantuan kemanusiaan tersebut secara simbolis berlangsung Rabu (27/12) di Gedung Baznas, Jakarta. Acara penyerahan bantuan dihadiri Ketua Baznas, Prof. KH. Noor Achmad MA; Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Ditzawa) Kementerian Agama, Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur; Komisaris Independen Unilever Indonesia, Alissa Wahid; serta Direktur dan Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia, Nurdiana Darus.
"Kami menyambut baik bantuan dari Unilever Indonesia dan dengan tulus mengapresiasi kemitraan yang sudah berlangsung lama dan terus berkesinambungan di antara kedua belah pihak. Kolaborasi menjadi elemen krusial dalam upaya kolektif untuk mengatasi berbagai isu sosial. Kontribusi berkelanjutan dari entitas swasta, seperti Unilever Indonesia, memainkan peran kunci dalam perjalanan mewujudkan perdamaian dan keadilan, terutama di wilayah yang tengah dilanda konflik." kata Noor Achmad dalam keterangannya, Rabu (27/12).
"Sumbangan yang tiada henti dari para donatur semoga dapat meringankan beban penderitaan saudara-saudara kita yang terdampak konflik. Dengan penuh harapan, yakinlah bahwa kontribusi yang diberikan akan menciptakan dampak positif yang berarti, memberikan kesejahteraan dan meningkatkan kondisi kemanusiaan bagi para korban," tambahnya.
Sedangkan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Ditzawa) Kementerian Agama, Waryono Abdul Ghafur mengatakan perlu kekuatan bersama dan berkelanjutan untuk membantu warga yang terdampak di area konflik. "Kami atas nama Kementerian Agama menyambut gembira dan mengapresiasi yang dilakukan Unilever Indonesia. Semoga konstribusi sosial ini dapat bermanfaat," jelasnya.
Di sisi lain, Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia, Nurdiana Darus menyampaikan keprihatinan dengan banyaknya korban yang warga sipil di area konflik. "Wujud keprihatinan terus kami lakukan dalam berbagai bentuk untuk memberikan bantuan kemanusiaan, kali ini bersama Baznas menyalurkan donasi senilai Rp. 3 miliar. Tentunya doa kami tiada henti menyertai mereka yang terdampak di masa yang luar biasa sulit ini," jelasnya. (RO/R-2)
Bantuan ini merupakan simbol solidaritas dan penguatan ukhuwah antarwilayah dalam membantu saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah.
Penyaluran bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga, terutama sembako serta perlengkapan sekolah untuk anak-anak.
Bantuan yang disalurkan antara lain paket sembako, shelter kits (terpal, tikar, paku dan lain-lain), cooking utensils (alat masak), dan hygiene kits.
Baznas telah menyalurkan bantuan kemanusiaan sejak hari pertama bencana melanda Provinsi Aceh dan Sumatra.
Dampak bencana di wilayah Sumatra bersifat luas dan membutuhkan penanganan jangka menengah hingga panjang.
Jhonlin Group menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp1 miliar bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Sejumlah studi menunjukkan bahwa sebagian besar kasus rambut rontok justru bermula dari kondisi kulit kepala yang tidak sehat.
Unilever menyoroti adanya tekanan pasar akibat tantangan ekonomi makro yang memengaruhi daya beli dan kondisi industri secara umum.
Sepanjang tahun lalu, Unilever Indonesia membukukan penjualan bersih sebesar Rp35,1 triliun dan laba bersih sebesar Rp3,4 triliun.
Biaya iklan dan promosi Unilever meningkat menjadi 9,2% dari total penjualan bersih di Q1 2025, guna mendukung kekuatan merek dan keterlibatan konsumen.
SITUASI Unilever di Indonesia semakin kompleks karena menghadapi boikot yang merugikan. Ini memperburuk erosi pangsa pasarnya di ekonomi terbesar di Asia Tenggara tersebut.
PT Unilever Indonesia Tbk meraih penghargaan The Best Listed Company Based on ESG Score dalam ajang CSA Awards.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved