Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menerima bantuan kemanusiaan dari Unilever Indonesia sebesar Rp3 miliar. Bantuan akan disalurkan untuk membantu para korban di area konflik.
Penyerahan bantuan kemanusiaan tersebut secara simbolis berlangsung Rabu (27/12) di Gedung Baznas, Jakarta. Acara penyerahan bantuan dihadiri Ketua Baznas, Prof. KH. Noor Achmad MA; Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Ditzawa) Kementerian Agama, Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur; Komisaris Independen Unilever Indonesia, Alissa Wahid; serta Direktur dan Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia, Nurdiana Darus.
"Kami menyambut baik bantuan dari Unilever Indonesia dan dengan tulus mengapresiasi kemitraan yang sudah berlangsung lama dan terus berkesinambungan di antara kedua belah pihak. Kolaborasi menjadi elemen krusial dalam upaya kolektif untuk mengatasi berbagai isu sosial. Kontribusi berkelanjutan dari entitas swasta, seperti Unilever Indonesia, memainkan peran kunci dalam perjalanan mewujudkan perdamaian dan keadilan, terutama di wilayah yang tengah dilanda konflik." kata Noor Achmad dalam keterangannya, Rabu (27/12).
"Sumbangan yang tiada henti dari para donatur semoga dapat meringankan beban penderitaan saudara-saudara kita yang terdampak konflik. Dengan penuh harapan, yakinlah bahwa kontribusi yang diberikan akan menciptakan dampak positif yang berarti, memberikan kesejahteraan dan meningkatkan kondisi kemanusiaan bagi para korban," tambahnya.
Sedangkan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Ditzawa) Kementerian Agama, Waryono Abdul Ghafur mengatakan perlu kekuatan bersama dan berkelanjutan untuk membantu warga yang terdampak di area konflik. "Kami atas nama Kementerian Agama menyambut gembira dan mengapresiasi yang dilakukan Unilever Indonesia. Semoga konstribusi sosial ini dapat bermanfaat," jelasnya.
Di sisi lain, Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia, Nurdiana Darus menyampaikan keprihatinan dengan banyaknya korban yang warga sipil di area konflik. "Wujud keprihatinan terus kami lakukan dalam berbagai bentuk untuk memberikan bantuan kemanusiaan, kali ini bersama Baznas menyalurkan donasi senilai Rp. 3 miliar. Tentunya doa kami tiada henti menyertai mereka yang terdampak di masa yang luar biasa sulit ini," jelasnya. (RO/R-2)
Baznas terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat Gaza, Palestina yang tengah menjalankan ibadah puasa di tengah krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut berupa 1.314 paket hidangan berbuka.
AEON menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI sebagai bagian dari upaya mendukung proses pemulihan di Sumatra.
Program tersebut mencakup renovasi musala, perbaikan instalasi air bersih, pembangunan fasilitas toilet umum yang higienis, serta perbaikan fasilitas publik lain yang terdampak banjir.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Sudan untuk Indonesia, Yassir Mohamed Ali Mohamed, di Kantor Pusat Baznas, Jakarta.
Menlu RI Sugiono bertemu Menlu Pakistan, Mesir, dan Yordania di sela sidang DK PBB New York, dorong gencatan senjata Gaza dan solusi dua negara Palestina.
WAKIL Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad agar bantuan kemanusiaan dari diaspora Aceh di Malaysia yang saat ini tertahan administrasi di bea cukai
PT Unilever Indonesia Tbk melaporkan penjualan bersih dari continuing operations atau operasi yang masih berjalan sebesar Rp31,9 triliun pada 2025.
Sejumlah studi menunjukkan bahwa sebagian besar kasus rambut rontok justru bermula dari kondisi kulit kepala yang tidak sehat.
Unilever menyoroti adanya tekanan pasar akibat tantangan ekonomi makro yang memengaruhi daya beli dan kondisi industri secara umum.
Sepanjang tahun lalu, Unilever Indonesia membukukan penjualan bersih sebesar Rp35,1 triliun dan laba bersih sebesar Rp3,4 triliun.
Biaya iklan dan promosi Unilever meningkat menjadi 9,2% dari total penjualan bersih di Q1 2025, guna mendukung kekuatan merek dan keterlibatan konsumen.
SITUASI Unilever di Indonesia semakin kompleks karena menghadapi boikot yang merugikan. Ini memperburuk erosi pangsa pasarnya di ekonomi terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved