Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
MANAJER Advokasi Wahana Visi Indonesia, Junito Drias mengatakan bahwa residu atau ampas dari penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) selama ini tidak pernah dibereskan oleh pemerintah atau pun partai politik. Padahal dampaknya sangat buruk pada kebiasaan anak sehari-hari.
"Residu politik yakni sisa kampanye itu tidak pernah diberesin padahal selama kampanye selalu menjelekkan dan puji-puji, dampaknya pada anak yakni mereka yang belum mengerti jadi bisa tertanam pada anak dan dibawa pada kehidupan sehari-hari," kata Junito kepada Media Indonesia di Kantor KPAI, Jakarta, Senin (27/11).
Ia mencontohkan paling gampang dilihat pada anak usia 14 -16 tahun yang notabene masih suka bermain dengan melihat lingkungan sekitar hingga muncul menghina-hina atau perundungan dan menimbulkan konflik antara teman sebaya karena punya pandangan berbeda dari narasi-narasi yang dibuat oleh elit politik.
Baca juga : Anies: Pemerintah Selanjutnya Dihasilkan dari Pemilu Jujur
Sayangnya setelah pemilu selesai residu pemilunya pun tidak ikut diselesaikan. Namun yang menjadi tumpuan malah guru-guru yang mengurus korban perundungan yang jadi korban persekusi karena memilih salah satu pasangan calon (paslon) sedangkan yang mayoritas memilih paslon lain bisa hingga muncul persekusi.
Baca juga : Soal Pilihan Pilpres, GAMKI Jatim Kembalikan ke Hati Nurani
"Residu-residu ini gak pernah diberesin sama partai politik. Partai politik cenderung setelah selesai yaudah pulang. Saya usul berani nggak partai politik setelah selesai pemilu maka beresin semuanya," ungkapnya.
Ia meminta agar pemerintah dan partai politik mengupayakan untuk bisa diselesaikan dengan rekonsiliasi atau dari awal dengan mencegah.
Menurutnya terlepas dari hiruk pikuk paslon nomor urut 2 dengan moto kampanye 'santuy' dinilai lebih sejuk bagi pengamat isu anak karena itu dilihat meredam di lapangan jadi bisa diserukan oleh paslon lain.
"Paslon ini punya fungsi dan kekuatan untuk membuat situasi anak lebih terlindungi. Sehingga baik tidak perlu ribut-ribu jadi santai saja," pungkasnya. (Z-8)
Menlu Sugiono bertemu Sekjen PBB António Guterres di New York, bahas Palestina, Board of Peace, dan partisipasi Presiden Prabowo Subianto.
POLITIK sering riuh oleh slogan, tapi sepi etika. Kita mudah terpukau oleh janji muluk, retorika yang memabukkan, dan klaim kemenangan seolah tanda kelayakan moral.
KPPOD menilai 25 tahun otonomi daerah menunjukkan kemajuan penurunan kemiskinan dan peningkatan IPM, namun tren resentralisasi dan ketergantungan fiskal ke pusat menguat.
Prabowo juga melantik Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
Mahfud mengatakan posisi Polri saat ini merupakan hasil reformasi 1998.
PKB menyebut arah kebijakan tersebut sebagai penerapan ekonomi konstitusi yang berpijak pada Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
Anak tengah memiliki risiko lebih besar merasa diperlakukan berbeda dibandingkan saudara sulung maupun bungsu.
Adil tidak berarti memberikan perlakuan yang identik kepada setiap anak, melainkan harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.
Langkah pertama yang harus dilakukan bukanlah memaafkan secara terburu-buru, melainkan menyadari bagaimana pengalaman tersebut membentuk dinamika diri di masa kini.
Kebocoran aliran darah pada jantung dapat memicu tekanan tinggi pada paru yang berujung pada kondisi fatal yang disebut Sindrom Eisenmenger.
Kombinasi gerakan mengayun dan suara mesin kendaraan bekerja secara sinergis menenangkan sistem saraf anak.
Meta menekankan bahwa perlindungan terhadap anak tidak harus dilakukan dengan cara yang mengekang atau memantau seluruh isi percakapan secara berlebihan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved