Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (PGPAUD FIP UPI) bekerja sama dengan Tanoto Foundation menyelenggarakan Seminar sosialisasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan tema “Kupas Tuntas MBKM dan Peranannya dalam Pengembangan Diti Mahasiswa” pada Rabu, 8 November 2023.
Seminar ini merupakan salah satu program yang ditetapkan dalam rangka mendukung kebijakan program MBKM.
Selain dengan Tanoto Foundation, kerja sama juga dilakukan Prodi PGPAUD UPI dengan Pusat Unggulan Etnoparenting UPI dan Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB).
Agar mahasiswa mendapatkan manfaat yang optimal, pengenalan mengenai program MBKM pada mereka menjadi langkah awal untuk memahami konsep dan esensi dari serangkaian kegiatan MBKM.
Baca juga: Anak Muda Perlu Tingkatkan Kapasitas Demi Meraih Manfaat Bonus Demografi
Akan tetapi,kegiatan sosialisasi dan berbagi pengalaman dari para alumni program MBKM terkait pelaksanaan program dilapangan selama ini masih minim dilakukan.
Oleh karena itu, kegiatan seminar ini dapat menjadi salah satu pengalaman berharga bagi mahasiswa yang ingin mengikuti program MBKM secara lebih komprehensif.
“Program ini diperuntukkan bagi semua mahasiswa UPI, baik jurusan PGPAUD maupun nonPGPAUD UPI. Mahasiswa semester 5 diprioritaskan untuk mengikuti seminar ini, walau pun tidakmenutup kemungkinan adik tingkatnya di semester 3 dan 1 juga ikut serta." ujar Yeni Rachmawati, M.Pd., Ph.D., Ketua Program Studi PGPAUD FIP UPI sekaligus salah satu narasumber utama dalam seminar ini..
"Karena semakin dinimemahami MBKM, semakin baik, karena dapat merencanakan studinya dengan optimal.” kata Yeni Rachmawati.
Baca juga: Bermain Sambil Belajar, Jenis Permainan Sederhana Ini Banyak Manfaatnya untuk Anak Usia Dini
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Prof. Dr. Rudi Susilana, M.Si, menyampaikan bahwa seminar sosialisasi MBKM ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana MBKM dapat diintegrasikan ke dalam rencana studi guna mengembangkan keterampilan mereka.
Melalui seminar ini, mahasiswa dapat memperoleh informasi yang lengkap mengenai pemanfaatan program MBKM, persyaratan yangdibutuhkan, serta berbagai peluang dan manfaat yang dapat diperoleh dari program MBKM.
Baca juga: Cara Cegah Bullying? Mari Ajarkan Kasih Sayang Sejak Dini
Selain Yeni, berperan sebagai keynote speaker dalam acara sosialisasi MBKM ini adalah Dr. YusiRiksa Yustiana, M.Pd., selaku koordinator program MBKM UPI, serta para mahasiswa yang telah menyelesaikan atau sedang melaksanakan program MBKM.
Mereka adalah mahasiswa darisemester 7 dan alumni. Seminar sosialisasi MBKM ini terdiri dari dua sesi, yakni pemaparanmateri oleh narasumber utama dari akademisi, serta sesi paralel yang diisi oleh mahasiswa pelaku MBKM.
Dari sembilan jenis program MBKM yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), UPI memilikiperwakilan dari tiap jenisnya.
Program MBKM yang dilaksanakan oleh PGPAUD UPI antara lain:PMM; Kampus Mengajar; Program Magang dan Studi Independen (MSIB); P3K UPI; SEAMEOCECEP; Magang Tanoto Foundation; IISMA; dan Riset/Penelitian mandiri. Setiap perwakilan yangsebagian besar berasal dari mahasiswa PGPAUD ini antusias menjadi narasumber parallel sessiondalam seminar ini.
Baca juga: Cara Menyenangkan Ajarkan Anak Kebiasaan Mencuci Tangan
Program Coordinator SIGAP Kabupaten Pandeglang Tanoto Foundation, Panji Aziz Pratama mengatakan bahwa Tanoto Foundation terus mendukung beragam program yang dilaksanakan oleh Kemendikbudristek, salah satunya termasuk program MBKM.
“Tanoto Foundation turut bangga dapat terlibat dalam program MKBM yang dilaksanakan oleh PGPAUD UPI. Kegiatan magang yang dilaksanakan oleh para mahasiswa PGPAUD UPI untuk program Rumah Anak SIGAP di Kabupaten Pandeglang beberapa waktu lalu tidak hanya memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar langsung di lapangan," kata Panji.
"Tapi juga memberikan banyak insight bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik dalam mengerjakan program kami. Diharapkan program ini dapat bermanfaat dan berdampak positif bagi generasi muda di Indonesia,” ujar Panji.
Kegiatan seminar sehari ini dirancang untuk memberi kebermanfaatan pada mahasiswa dalammengambil keputusan, mendukung minat, serta membuka jalan untuk mengambil pengalaman belajar secara langsung melalui program MBKM yang diusung pemerintah.
Hal ini dilakukan gunamendukung visi Pendidikan Indonesia untuk menghasilkan masyarakat yang cerdas dan unggul dimasa depan. (RO?S-4)
Mitigasi lewat pendekatan sosial kemasyarakatan ini bisa menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun ketangguhan desa menghadapi bencana.
Penguatan kompetensi dan sistem perlindungan bagi mahasiswa yang melakukan kegiatan kerja di luar negeri harus terus ditingkatkan.
Peserta juga diajak mengeksplorasi cara memanfaatkan kertas daur ulang sebagai media artistik seperti ilustrasi, kartu ucapan, kemasan kreatif, dan karya dekoratif.
Kunjungan akademik ini menjadi langkah strategis Universitas LIA dalam memperkuat jejaring internasional dan memberikan pengalaman global bagi sivitas akademika.
MIU kini menaungi puluhan ribu mahasiswa dari lebih 130 negara, dengan cabang di berbagai kawasan dunia.
Pengurus Pusat Himpunan Sarjana Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial Indonesia (PP Hispisi) kembali menggelar rangkaian kegiatan International Conference
SEJUMLAH ibu terlihat berkumpul di sebuah ruang dengan ukuran sekitar 7 x 5 meter dari keseluruhan bangunan dengan luas sekitar 63 meter persegi.
Tidak banyak kepala desa yang mau melanjutkan program setelah masa pendampingan berakhir. Namun kondisi itu tidak berlaku bagi Saeful Muslimin, Kepala Desa Tuwel, Tegal, Jateng.
Di SDN 015 Marangkayu, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pembelajaran numerasi tidak selalu dimulai dari buku dan papan tulis.
Di sebuah rumah sederhana di Kota Jambi, 7 Mei 1980, Zulva Fadhil tumbuh sebagai anak perempuan yang gemar membaca.
Program tersebut nantinya jika memang memberikan dampak yang nyata akan dibuatkan sebagai program nasional oleh pemerintah.
Ruang sederhana di SDN 015 Marang kayu, yang dulu penuh debu dan dinding retak, kini telah bertransformasi menjadi perpustakaan ramah anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved